• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
28 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Satu Bulan Pasca Rilis, Rasi Makin Percaya Diri Masuk Hutan Alam TNGC

by Riski Yanti
8 April 2022
Satu Bulan Pasca Rilis, Rasi Makin Percaya Diri Masuk Hutan Alam TNGC
31
SHARES
192
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Kuningan, Kabar SDGs.com – Berdasarkan pantauan, pergerakan “Rasi” semakin meluas dan masuk kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).

Rasi adalah Macan Tutul Betina yang dilepasliarkan Balai TNGC bekerjasama dengan Balai Besar KSDA Jawa Barat, Gembiraloka Zoo, Sintas Indonesia, dan PPS Cikananga pada tanggal 5 Maret 2022 lalu.

BACA JUGA

Pelepasliaran Curik Bali Perkuat Komitmen Konservasi

Pelepasliaran Curik Bali Perkuat Komitmen Konservasi

12 April 2026
Pemprov Riau Matangkan Penetapan FREL Untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Pemprov Riau Matangkan Penetapan FREL Untuk Mitigasi Perubahan Iklim

14 Maret 2026
Indonesia Perkuat Kerja Sama Kehutanan Lestari dengan Prancis

Indonesia Perkuat Kerja Sama Kehutanan Lestari dengan Prancis

8 Februari 2026

Selama 32 hari pasca lepas liar, Tim Macan Tutul (Matul) secara rutin memantau pergerakannya. Karena Rasi memasuki habitat baru yang pastinya memerlukan adaptasi ekstra.

Kepala Balai TNGC Teguh Setiawan mengutarakan, berdasarkan sinyal dari GPS Colar yang dipasang di leher Rasi, pada minggu pertama dan kedua, pergerakan Rasi masih seputaran kandang habituasi.

Hal ini merupakan naluri dan insting sang predator yang masih terbiasa dengan kandang habituasi, yang sempat dihuni selama 30 hari.

“Namun dari hasil pemantauan, pada tanggal 5 April 2022, saat ini Rasi sudah memasuki zona rimba dengan ekosistem hutan alam. Pergerakannya menunjukan ke arah lebih masuk ke kawasan dan semakin meluas,” kata Teguh dalam keterangannya Kamis (7/4).

Diungkapkan Teguh, kabar baik ini sekaligus menepis kekhawatiran masyarakat mengenai pergerakan Rasi yang cenderung ke arah pemukiman warga.

Sebagai salah satu satwa liar, secara naluri pasti akan memilih untuk menjauhi manusia dan mencari perlindungan ke tempat yang lebih aman.

“Kita berharap di bulan Ramadhan ini Rasi bertemu dengan Slamet Ramadan dan segera melakukan perkawinan agar spesies kunci ini terus berkembang populasinya sebagai top predator, penyeimbang dalam kehidupan ekosistem di kawasan hutan TN Gunung Ciremai,” pungkas Teguh Setiawan.

Berdasarkan beberapa literatur, daerah jelajah Macan Tutul Jawa mencapai 10-15 km, tergantung dari jumlah individu yang ada.

Semakin banyak individu Macan Tutul Jawa yang menghuni hamparan kawasan hutan, maka daerah jelajahnya akan semakin kecil.

Macan Tutul Jawa merupakan jenis satwa soliter yang tidak membentuk suatu kelompok seperti halnya jenis mamalia lain yaitu primata.

Share12SendTweet8
Previous Post

Kuota Mudik Gratis Sepeda Motor Masih Tersedia, Cek Jadwal dan Kota Tujuan Anda

Next Post

Jembatan Ploso, Jombang, Siap Digunakan Mudik Lebaran

Next Post
Jembatan Ploso, Jombang, Siap Digunakan Mudik Lebaran

Jembatan Ploso, Jombang, Siap Digunakan Mudik Lebaran

Eka Hospital Group Wakafkan Ribuan Alquran

Eka Hospital Group Wakafkan Ribuan Alquran

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Presiden Prabowo dan Menhub Temui Korban Insiden KA Bekasi Timur

Presiden Prabowo dan Menhub Temui Korban Insiden KA Bekasi Timur

28 April 2026
Pameran DXI Dorong Wisata Petualangan Indonesia Mendunia

Pameran DXI Dorong Wisata Petualangan Indonesia Mendunia

28 April 2026
Penataan Pantai Panjang Bengkulu Kembali Digencarkan

Penataan Pantai Panjang Bengkulu Kembali Digencarkan

28 April 2026
Program Pemagangan Nasional Batch Satu Resmi Ditutup

Program Pemagangan Nasional Batch Satu Resmi Ditutup

28 April 2026
Pelatihan Gizi Kediri Perkuat Upaya Tekan Stunting

Pelatihan Gizi Kediri Perkuat Upaya Tekan Stunting

28 April 2026

POPULAR

  • Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.