• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
21 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Satu Bulan Pasca Rilis, Rasi Makin Percaya Diri Masuk Hutan Alam TNGC

by Riski Yanti
8 April 2022
Satu Bulan Pasca Rilis, Rasi Makin Percaya Diri Masuk Hutan Alam TNGC
33
SHARES
204
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Kuningan, Kabar SDGs.com – Berdasarkan pantauan, pergerakan “Rasi” semakin meluas dan masuk kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).

Rasi adalah Macan Tutul Betina yang dilepasliarkan Balai TNGC bekerjasama dengan Balai Besar KSDA Jawa Barat, Gembiraloka Zoo, Sintas Indonesia, dan PPS Cikananga pada tanggal 5 Maret 2022 lalu.

BACA JUGA

Pelepasliaran Curik Bali Perkuat Komitmen Konservasi

Pelepasliaran Curik Bali Perkuat Komitmen Konservasi

12 April 2026
Pemprov Riau Matangkan Penetapan FREL Untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Pemprov Riau Matangkan Penetapan FREL Untuk Mitigasi Perubahan Iklim

14 Maret 2026
Indonesia Perkuat Kerja Sama Kehutanan Lestari dengan Prancis

Indonesia Perkuat Kerja Sama Kehutanan Lestari dengan Prancis

8 Februari 2026

Selama 32 hari pasca lepas liar, Tim Macan Tutul (Matul) secara rutin memantau pergerakannya. Karena Rasi memasuki habitat baru yang pastinya memerlukan adaptasi ekstra.

Kepala Balai TNGC Teguh Setiawan mengutarakan, berdasarkan sinyal dari GPS Colar yang dipasang di leher Rasi, pada minggu pertama dan kedua, pergerakan Rasi masih seputaran kandang habituasi.

Hal ini merupakan naluri dan insting sang predator yang masih terbiasa dengan kandang habituasi, yang sempat dihuni selama 30 hari.

“Namun dari hasil pemantauan, pada tanggal 5 April 2022, saat ini Rasi sudah memasuki zona rimba dengan ekosistem hutan alam. Pergerakannya menunjukan ke arah lebih masuk ke kawasan dan semakin meluas,” kata Teguh dalam keterangannya Kamis (7/4).

Diungkapkan Teguh, kabar baik ini sekaligus menepis kekhawatiran masyarakat mengenai pergerakan Rasi yang cenderung ke arah pemukiman warga.

Sebagai salah satu satwa liar, secara naluri pasti akan memilih untuk menjauhi manusia dan mencari perlindungan ke tempat yang lebih aman.

“Kita berharap di bulan Ramadhan ini Rasi bertemu dengan Slamet Ramadan dan segera melakukan perkawinan agar spesies kunci ini terus berkembang populasinya sebagai top predator, penyeimbang dalam kehidupan ekosistem di kawasan hutan TN Gunung Ciremai,” pungkas Teguh Setiawan.

Berdasarkan beberapa literatur, daerah jelajah Macan Tutul Jawa mencapai 10-15 km, tergantung dari jumlah individu yang ada.

Semakin banyak individu Macan Tutul Jawa yang menghuni hamparan kawasan hutan, maka daerah jelajahnya akan semakin kecil.

Macan Tutul Jawa merupakan jenis satwa soliter yang tidak membentuk suatu kelompok seperti halnya jenis mamalia lain yaitu primata.

Share13SendTweet8
Previous Post

Kuota Mudik Gratis Sepeda Motor Masih Tersedia, Cek Jadwal dan Kota Tujuan Anda

Next Post

Jembatan Ploso, Jombang, Siap Digunakan Mudik Lebaran

Next Post
Jembatan Ploso, Jombang, Siap Digunakan Mudik Lebaran

Jembatan Ploso, Jombang, Siap Digunakan Mudik Lebaran

Eka Hospital Group Wakafkan Ribuan Alquran

Eka Hospital Group Wakafkan Ribuan Alquran

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Indonesia Naik ke Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia

Indonesia Naik ke Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia

21 Juni 2026
Pelaku Wisata di Dieng Diminta Tingkatkan Kesiapan Jelang Liburan Sekolah

Pelaku Wisata di Dieng Diminta Tingkatkan Kesiapan Jelang Liburan Sekolah

21 Juni 2026
Loko Café Hadir di Gelaran Vok Pop Music On Track Bareng LRT Jabodebek

Loko Café Hadir di Gelaran Vok Pop Music On Track Bareng LRT Jabodebek

21 Juni 2026
10 Ruas Tol Baru Siap Difungsionalkan Jelang Nataru

10 Ruas Tol Baru Siap Difungsionalkan Jelang Nataru

21 Juni 2026
Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Demi Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

Kementerian PU Bangun Jembatan Permanen Demi Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra

21 Juni 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    476 shares
    Share 190 Tweet 119
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    446 shares
    Share 178 Tweet 112
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    442 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    716 shares
    Share 286 Tweet 179

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.