• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
24 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

Kepala BMKG: Kearifan Lokal Dorong Masyarakat Waspada Bencana

by Editor
5 Maret 2021
Kepala BMKG: Kearifan Lokal Dorong Masyarakat Waspada Bencana
24
SHARES
151
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs — Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan kearifan lokal atau local wisdom mendorong masyarakat selalu waspada terhadap bencana alam yang kerap terjadi di daerahnya. Hal itu menjadi salah satu bagian dari sistem informasi peringatan dini potensi bencana yang harus tetap dirawat dan ditingkatkan di tiap-tiap daerah.

“Upaya mitigasi bencana dan implementasi dari sistem peringatan dini tidak bisa hanya dengan mengandalkan infrastruktur dan sarana prasarana yang dibangun dengan teknologi modern. Perlu adanya pemahaman masyarakat, kearifan yang kemudian menjadi suatu budaya,” jelas Dwikorita dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di Jakarta, Jumat (5/3/2021).

BACA JUGA

Museum Tsunami Aceh Siapkan Pameran Kebencanaan

Museum Tsunami Aceh Siapkan Pameran Kebencanaan

10 Mei 2026
Pasar Tanjung Jember Direnovasi Berbasis Kearifan Lokal

Pasar Tanjung Jember Direnovasi Berbasis Kearifan Lokal

24 Februari 2026
Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

Aceh Tengah Mulai Merasakan Dukungan Bantuan dan Berharap Infrastruktur Kembali Pulih

3 Desember 2025

Dwikorita mencontohkan masyarakat Simeulue di Aceh yang sudah memiliki kearifan lokal mengenai ‘smong’ atau tsunami dalam bahasa daerah setempat.

Cerita dan informasi yang disampaikan secara turun-temurun melalui ’tutur’ oleh masyarakat Simeulue itu kemudian menjadi sistem peringatan dini yang baik bagi masyarakatnya, sehingga banyak yang selamat dari peristiwa Tsunami Aceh 2004 silam.

Dia menambahkan, selain lebih mudah diterima dan dipahami masyarakat, sistem informasi peringatan dini menggunakan kearifan lokal tersebut juga diyakini dapat mendorong masyarakat menjadi mandiri.

“Yang ada di Aceh dan beberapa wilayah di Indonesia. Ketika (masyarakat) merasakan goyangan gempabumi saat berada di pantai sampai 10 – 20 hitungan, (mereka) terus saja lari ke tempat yang lebih tinggi. Tidak perlu lagi menunggu sirine dari BPBD,” jelas Dwikorita.

Menyilam pada peristiwa Gempabumi dan Tsunami Palu 2018 yang menelan korban sebanyak 2.045 jiwa, kemunculan gelombang tsunami hanya berselang kurang lebih dua menit setelah adanya guncangan gempa.

Pada saat itu, ujar Dwikorita, sistem peringatan dini yang dimiliki BMKG baru mengeluarkan tanda bahaya pada menit keempat.

Menurutnya, korban jiwa seharusnya dapat ditekan apabila masyarakatnya memiliki pengetahuan dan pemahaman dari kearifan lokal yang kemudian menjadi budaya dan diimplementasikan kepada upaya mitigasi bencana.

Melihat dari fenomena tersebut, dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa sistem peringatan dini berbasis tekonologi modern belum cukup membantu masyarakat dalam mitigasi bencana. Perlu adanya aspek dari sisi kearifan lokal dan juga infrastruktur evakuasi yang memadai.

“Sehingga local wisdom itu yang harus dicanangkan,” tandas Dwikorita.

Rakornas PB BNPB 2021 pada hari ketiga mengusung materi “Hidrometeorologi Basah dan Kering, Perspektif Kebijakan dan Implementasi”.

Share10SendTweet6
Previous Post

Menristek: Digitalisasi Science Center Langkah Tepat Tanggapi Pandemi

Next Post

Menko Polhukam Minta Semua Daerah Jaga Karhutla

Next Post
Menko Polhukam Minta Semua Daerah Jaga Karhutla

Menko Polhukam Minta Semua Daerah Jaga Karhutla

KBRI Paris Gelar Pelatihan Calon Pengajar BIPA

KBRI Paris Gelar Pelatihan Calon Pengajar BIPA

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Trakindo Kembangkan Caterpillar untuk Biodiesel B50

Trakindo Kembangkan Caterpillar untuk Biodiesel B50

24 Agustus 2026
Gerak Jalan Merah Putih Mojokerto Diikuti Hingga 120 Regu

Gerak Jalan Merah Putih Mojokerto Diikuti Hingga 120 Regu

23 Agustus 2026
Kementerian PU tangani 1.229 Lokasi Kekeringan, 41 Ribu Hektare Sawah dan 616 Ribu Jiwa

Kementerian PU tangani 1.229 Lokasi Kekeringan, 41 Ribu Hektare Sawah dan 616 Ribu Jiwa

23 Agustus 2026
PKK Balikpapan Perkuat Kebersamaan Lewat Berkebaya

PKK Balikpapan Perkuat Kebersamaan Lewat Berkebaya

23 Agustus 2026
Tim Medis Balai Kesehatan Penerbangan Bantu Korban Gempa Bumi NTT

Tim Medis Balai Kesehatan Penerbangan Bantu Korban Gempa Bumi NTT

23 Agustus 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2273 shares
    Share 909 Tweet 568
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2017 shares
    Share 807 Tweet 504
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1957 shares
    Share 783 Tweet 489
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1964 shares
    Share 786 Tweet 491
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1973 shares
    Share 789 Tweet 493

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.