• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
28 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Kutai Timur Perluas Akses Modal Usaha hingga Pelosok Desa

by SDGS Admin
28 Oktober 2026
Kutai Timur Perluas Akses Modal Usaha hingga Pelosok Desa
15
SHARES
91
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Kutai Timur, Kabar SDGs – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha produktif di wilayah pedesaan. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan warga terhadap rentenir dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kutim, Noorviari Noor, menekankan pentingnya kemudahan akses terhadap layanan keuangan formal dengan bunga terjangkau. Menurutnya, petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membutuhkan dukungan permodalan agar kegiatan usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan.

BACA JUGA

Bazar UMKM Tanjungpinang Hadirkan Dukungan Digital dan Permodalan

Bazar UMKM Tanjungpinang Hadirkan Dukungan Digital dan Permodalan

24 Oktober 2026
BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

BI Bali Raih Apresiasi Lewat Program Inovasi UMKM Hijau

22 Oktober 2026
Pertamina Perkuat Kapasitas UMKM di Kalimantan

Pertamina Perkuat Kapasitas UMKM di Kalimantan

5 Oktober 2026

“Peluang pembiayaan ini harus kita manfaatkan. Petani, nelayan, dan pelaku UMKM di desa perlu lebih mudah mendapatkan modal usaha. Mereka juga harus terlindungi dari pinjaman ilegal,” ujar Noorviari, Jumat (23/10/2026).

Dalam upaya tersebut, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) memiliki peran penting untuk menghubungkan kebutuhan pembiayaan masyarakat dengan perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta berbagai lembaga keuangan lainnya. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Noorviari menjelaskan bahwa tantangan perluasan pembiayaan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan dana, tetapi juga pemerataan informasi mengenai program yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, penyampaian informasi hingga ke pelosok desa menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.

“Jangan sampai program kredit hanya diketahui masyarakat perkotaan. Warga desa harus mendapat informasi dan kesempatan yang sama agar usaha mereka punya peluang berkembang,” tegasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, Pemkab Kutim menyelaraskan agenda TPAKD dengan prioritas pembangunan daerah melalui empat strategi utama. Pertama, memetakan kebutuhan pembiayaan dengan mengidentifikasi potensi usaha produktif dan kebutuhan modal masyarakat pedesaan.

Kedua, memperkuat program Kredit atau Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) sebagai salah satu upaya melindungi pedagang kecil dan masyarakat dari praktik pembiayaan yang memberatkan, termasuk pinjaman ilegal.

Ketiga, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui perluasan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) serta optimalisasi layanan agen Laku Pandai hingga tingkat kecamatan. Langkah ini diharapkan membantu masyarakat memahami dan memanfaatkan layanan keuangan formal secara lebih luas.

Keempat, mengembangkan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) untuk mendorong kemandirian ekonomi desa dengan mengoptimalkan potensi lokal. Melalui pendekatan tersebut, kegiatan usaha masyarakat diharapkan memperoleh dukungan pembiayaan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Penguatan akses permodalan di Kutim juga sejalan dengan agenda pemerintah pusat dalam memperluas pembiayaan bagi masyarakat. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD 2026 yang dibuka Presiden RI Prabowo Subianto dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah menargetkan alokasi pembiayaan rakyat sebesar Rp400 triliun untuk 28 juta keluarga di Indonesia.

Noorviari menyatakan Pemkab Kutim siap mendukung upaya tersebut melalui penetapan target kinerja yang terukur serta peningkatan pendampingan bagi pelaku usaha. Dengan demikian, program pembiayaan diharapkan tidak berhenti pada penyaluran modal, tetapi juga mendorong keberlanjutan dan perkembangan usaha masyarakat.

“Sinergi lintas sektor adalah kunci agar manfaat program TPAKD dirasakan secara nyata dan merata oleh seluruh warga Kutai Timur,” pungkasnya.

Melalui penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, perbankan, regulator, dan lembaga keuangan, Pemkab Kutim berupaya menciptakan akses pembiayaan yang lebih merata. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kemandirian pelaku usaha di pedesaan, serta membantu masyarakat terhindar dari praktik pinjaman ilegal.

Share6SendTweet4
Previous Post

PGN Perluas Edukasi Jargas untuk Warga Surabaya

Next Post

PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

Next Post
PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

PPU Matangkan Peta Jalan CSR untuk Pembangunan Daerah

28 Oktober 2026
Kutai Timur Perluas Akses Modal Usaha hingga Pelosok Desa

Kutai Timur Perluas Akses Modal Usaha hingga Pelosok Desa

28 Oktober 2026
PGN Perluas Edukasi Jargas untuk Warga Surabaya

PGN Perluas Edukasi Jargas untuk Warga Surabaya

27 Oktober 2026
Penerapan Code Stroke, Sistem Penanganan Komprehensif untuk Stroke Akut

Penerapan Code Stroke, Sistem Penanganan Komprehensif untuk Stroke Akut

27 Oktober 2026
Innova Zenix 2026 Hadir dengan Fitur Kendali Jarak Jauh

Innova Zenix 2026 Hadir dengan Fitur Kendali Jarak Jauh

27 Oktober 2026

POPULAR

  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3422 shares
    Share 1369 Tweet 856
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4032 shares
    Share 1613 Tweet 1008
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    4007 shares
    Share 1603 Tweet 1002
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4061 shares
    Share 1624 Tweet 1015
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4069 shares
    Share 1628 Tweet 1017

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.