Denpasar, Kabar SDGs – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara turut ngayah sebagai sangging dalam pelaksanaan Metatah Massal yang diselenggarakan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar di Pura Agung Lokanatha Denpasar, Sabtu (3/10). Kehadiran dan keterlibatan tersebut menjadi bentuk kebersamaan serta kepedulian pemerintah bersama masyarakat dalam mendukung pelaksanaan upacara keagamaan.
Kegiatan metatah massal tersebut diikuti 157 peserta. Selain metatah, rangkaian kegiatan juga mencakup upacara Menek Kelih dengan 107 peserta serta Mewinten Saraswati yang diikuti 35 peserta. Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Bali, I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, turut hadir dan ikut ngayah sebagai sangging dalam kegiatan tersebut.
I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan bahwa keikutsertaannya sebagai sangging merupakan bagian dari ngayah sekaligus bentuk kebersamaan dengan masyarakat dalam menjalankan yadnya.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan dan gotong royong dalam meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan yadnya. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan lancar dan mendapatkan kerahayuan,” ujar Jaya Negara.
Ia menjelaskan, metatah massal tidak hanya menjadi momentum bagi masyarakat untuk menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki peran dalam mempertahankan tradisi serta nilai-nilai agama Hindu. Pelaksanaan kegiatan secara bersama-sama juga dinilai dapat mempererat hubungan sosial dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Jaya Negara menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan, adat, dan budaya yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali.
Ketua PHDI Kota Denpasar I Made Arka turut menyampaikan penghargaan atas kehadiran dan partisipasi Wali Kota Denpasar yang ikut ngayah sebagai sangging. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam pelaksanaan kegiatan tersebut mencerminkan semangat bersama untuk memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
“Melalui pelaksanaan Metatah Massal, Menek Kelih, dan Mewinten Saraswati, PHDI Kota Denpasar berharap seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga keberlangsungan adat, agama, dan budaya Bali di tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya.












Discussion about this post