• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
5 September 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Indonesia Perluas Pasar Wisatawan Taiwan

by SDGS Admin
5 September 2026
Indonesia Perluas Pasar Wisatawan Taiwan
14
SHARES
88
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Taipei, Kabar SDGs – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperluas pasar pariwisata Indonesia di Taiwan melalui kegiatan Wonderful Indonesia Sales Mission yang berlangsung di Taipei pada 2 September 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan mitra bisnis Taiwan sekaligus menjadi sarana memperkenalkan lebih banyak destinasi wisata Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat hubungan bisnis antara industri pariwisata kedua negara. Pertemuan business to business (B2B) diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama sekaligus meningkatkan penjualan produk wisata Indonesia.

BACA JUGA

Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

27 Juli 2026
Zita Anjani Soroti Potensi Wisata Sejarah Aceh

Zita Anjani Soroti Potensi Wisata Sejarah Aceh

18 Mei 2026
Pameran DXI Dorong Wisata Petualangan Indonesia Mendunia

Pameran DXI Dorong Wisata Petualangan Indonesia Mendunia

28 April 2026

“Selain memperkuat promosi, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan dan reputasi terhadap Wonderful Indonesia, memperkuat citra positif dan daya saing dengan destinasi kompetitor, serta menghasilkan kesepakatan dan nilai transaksi penjualan (_real pax_) maupun potensi kerja sama berkelanjutan antara para pelaku industri pariwisata Indonesia dan Taiwan,” kata Made dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Program Wonderful Indonesia Sales Mission di Taipei digelar melalui kerja sama Kemenpar dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA), serta STARLUX Airlines.

Sebanyak 21 pelaku usaha pariwisata Indonesia ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari perusahaan perjalanan wisata, tour operator, Destination Management Company (DMC), hingga penyedia akomodasi. Produk dan paket perjalanan Indonesia ditawarkan kepada lebih dari 49 buyers asal Taiwan.

Pertemuan antara pelaku industri dilakukan melalui table top meeting dan networking session. Forum tersebut memberikan kesempatan kepada sellers dari Indonesia dan buyers Taiwan untuk membahas peluang transaksi sekaligus menjajaki kerja sama jangka panjang.

Dalam kegiatan promosi itu, sejumlah destinasi Indonesia diperkenalkan kepada pasar Taiwan, di antaranya Bali, Jakarta, Yogyakarta, Pasuruan di Jawa Timur, Surabaya, dan Labuan Bajo. Produk wisata minat khusus yang dinilai sesuai dengan karakteristik wisatawan Taiwan juga menjadi bagian dari penawaran.

Selain memperkenalkan destinasi, Kemenpar dan KDEI Taipei turut membawa konsep quality tourism melalui sejumlah produk unggulan. Promosi mencakup wisata bahari atau marine tourism, wisata kebugaran atau wellness tourism, wisata gastronomi atau gastronomy tourism, serta pengalaman menikmati kekayaan budaya dan alam Indonesia.

Made berharap promosi dan pertemuan bisnis tersebut dapat memberikan dampak terhadap peningkatan jumlah wisatawan asal Taiwan yang datang ke Indonesia.

“Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia,” ujar Made.

Taiwan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu pasar utama pariwisata Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 108.989 kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia selama Januari hingga Juni 2026. Angka tersebut menempatkan Taiwan di posisi ke-13 sebagai negara penyumbang wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Peluang untuk meningkatkan jumlah kunjungan masih terbuka luas karena masyarakat Taiwan memiliki tingkat perjalanan ke luar negeri yang cukup tinggi. Pada periode Januari-Juni 2026, jumlah outbound travellers dari Taiwan tercatat lebih dari 12,6 juta perjalanan atau meningkat 16,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sebagian besar perjalanan tersebut menyasar berbagai negara di kawasan Asia.

Di sisi lain, jumlah wisatawan Taiwan yang memilih Indonesia masih berada di bawah 1 persen dari keseluruhan perjalanan outbound Taiwan ke Asia. Pada periode yang sama, Jepang menerima sekitar 4,6 juta wisatawan Taiwan, Mainland China sekitar 2,1 juta, Korea Selatan sekitar 1,4 juta, Vietnam sekitar 706 ribu, dan Thailand sebanyak 645.687 wisatawan.

Perbandingan tersebut menunjukkan Indonesia masih memiliki peluang yang besar untuk merebut pangsa pasar wisatawan Taiwan. Pengembangan pilihan destinasi serta penawaran produk wisata yang menyesuaikan minat dan karakter perjalanan wisatawan Taiwan menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan.

Peluang tersebut juga didukung peningkatan konektivitas penerbangan antara Indonesia dan Taiwan. STARLUX Airlines sebagai salah satu mitra kegiatan akan membuka rute penerbangan langsung Taipei-Denpasar mulai 1 Oktober 2026. Penerbangan tersebut dijadwalkan beroperasi lima kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu.

“Konektivitas baru tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan Taiwan untuk menjelajahi Indonesia, tidak hanya Bali tetapi juga berbagai destinasi lainnya sesuai dengan karakteristik dan tren perjalanan wisman Taiwan,” ujar Made.

Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo juga melihat Taiwan sebagai pasar yang memiliki prospek besar bagi industri pariwisata Indonesia. Tingginya aktivitas perjalanan masyarakat Taiwan ke luar negeri, ditambah dengan semakin tersedianya konektivitas penerbangan, dinilai dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperluas pangsa pasarnya.

Arif menilai diperlukan kerja sama yang konsisten antara berbagai pihak, mulai dari Kemenpar, KDEI Taipei, maskapai penerbangan, asosiasi industri, travel agent, tour operator, hotel, hingga pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diperlukan agar potensi pasar Taiwan dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan kunjungan wisatawan yang lebih nyata.

“Karena itu, kita perlu memperkuat promosi, memperluas kerja sama B2B, dan menawarkan lebih banyak destinasi Indonesia di luar Bali,” ujar Arif.

Pelaku industri pariwisata Indonesia yang mengikuti sales mission tersebut antara lain ARSAwisata Tours, Panorama Destination, Floressa Bali Tours, Java Traveller Indonesia, Bali Megah Wisata (BMW), TJTS-Bali, PT Anugerahjaya Sukses Lestari, Travel Hangar, PT Yorker Holidays DMC, Elior Tour, Monas Tours & Travel, STAT Indonesia Tours, The Saku Travel, dan Zada Liveaboard.

Dari sektor akomodasi, peserta yang hadir meliputi Impiana Private Villas Seminyak, Louvre Hotels Group South East Asia, Hotel Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS, Hotel MaxOne Ubud, Tijili Benoa Hotel, PHM Hotels, serta Lereng Bromo Hotel.

Share6SendTweet4
Previous Post

Kompetensi Personel Transportasi Udara Diperkuat, Dorong Digitalisasi untuk Penerbangan Aman dan Keberlanjutan

Next Post

Kemenhub Tegaskan Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Next Post
Kemenhub Tegaskan Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Kemenhub Tegaskan Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Direksi KAI Services Turun Langsung Temui Pelanggan, Serap Masukan di Hari Pelanggan Nasional

Direksi KAI Services Turun Langsung Temui Pelanggan, Serap Masukan di Hari Pelanggan Nasional

Discussion about this post

NEWS UPDATE

KAI Services Hadirkan Berbagai Produk dan Layanan di KAI Expo 2026

KAI Services Hadirkan Berbagai Produk dan Layanan di KAI Expo 2026

5 September 2026
Lake Toba Traditional Music Festival Buka Peluang Ekonomi Musik Daerah

Lake Toba Traditional Music Festival Buka Peluang Ekonomi Musik Daerah

5 September 2026
Direksi KAI Services Turun Langsung Temui Pelanggan, Serap Masukan di Hari Pelanggan Nasional

Direksi KAI Services Turun Langsung Temui Pelanggan, Serap Masukan di Hari Pelanggan Nasional

5 September 2026
Kemenhub Tegaskan Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Kemenhub Tegaskan Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

5 September 2026
Indonesia Perluas Pasar Wisatawan Taiwan

Indonesia Perluas Pasar Wisatawan Taiwan

5 September 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2606 shares
    Share 1042 Tweet 652
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    2346 shares
    Share 938 Tweet 587
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    2309 shares
    Share 924 Tweet 577
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    2301 shares
    Share 920 Tweet 575
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    2287 shares
    Share 915 Tweet 572

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.