Karawang, Kabar SDGs – Pemerintah Kabupaten Karawang terus mengembangkan desa wisata sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga saat ini, Kabupaten Karawang telah memiliki delapan desa wisata yang terus dibina dan dikembangkan.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karawang, Abas Sudrajat, mengatakan bahwa pihaknya secara rutin melakukan kunjungan ke berbagai wilayah guna mengidentifikasi potensi desa yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata. Selain itu, pembinaan dan evaluasi terhadap desa wisata yang sudah berjalan juga terus dilakukan agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
“Dalam setiap minggunya kami bisa tiga kali turun ke lapangan untuk mencari potensi desa wisata, sekaligus melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap desa wisata yang telah berjalan,” katanya, Kamis (29/7).
Menurut Abas, keberadaan desa wisata telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di sekitarnya. Meningkatnya aktivitas wisata membuka berbagai peluang usaha bagi warga, mulai dari berdagang, menyediakan layanan parkir, hingga menjalankan usaha lainnya yang mampu menambah pendapatan keluarga.
“Ekonomi desa menjadi lebih hidup karena banyak masyarakat yang berjualan di lokasi wisata. Bahkan warga yang belum bekerja juga bisa memperoleh penghasilan dengan menjadi petugas parkir atau membuka usaha lainnya,” terangnya.
Ia menambahkan, Disparpora akan terus mendorong pengembangan desa wisata yang memiliki potensi agar mampu menjadi destinasi unggulan. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, tetapi juga memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui sektor pariwisata.











Discussion about this post