• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
2 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Wilton Makmur Cermati Dampak Rencana Tata Kelola Ekspor SDA

by SDGS Admin
1 Juni 2026
Wilton Makmur Cermati Dampak Rencana Tata Kelola Ekspor SDA
15
SHARES
93
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

BACA JUGA

Petrindo Soroti Kepastian Hukum Rencana Tata Kelola Ekspor SDA

Petrindo Soroti Kepastian Hukum Rencana Tata Kelola Ekspor SDA

1 Juni 2026
Gerakan Pramuka Harus Berperan Aktif Melindungi dan Kelola Sumber Daya Alam

Gerakan Pramuka Harus Berperan Aktif Melindungi dan Kelola Sumber Daya Alam

30 September 2024

Jakarta, Kabar SDGs – PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) menilai rencana pemerintah menerapkan tata kelola ekspor sumber daya alam melalui regulasi baru berpotensi memberikan dampak terhadap industri pertambangan emas apabila nantinya kebijakan tersebut turut mencakup komoditas emas.

Pandangan tersebut disampaikan perseroan dalam tanggapan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam dan pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Khusus Ekspor.

Direktur Utama PT Wilton Makmur Indonesia Tbk, Oktavia Budi Raharjo, menjelaskan bahwa hingga saat ini perusahaan belum merasakan dampak langsung dari kebijakan tersebut karena sektor pertambangan emas belum termasuk dalam cakupan implementasi awal yang beredar di publik.

“Grup akan terus mengamati dengan cermat implementasi kebijakan peraturan dan menilai kembali dampaknya terhadap aktivitas operasional dan posisi keuangan grup,” ujar Oktavia dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat (29/5/2026).

Meski belum terdampak secara langsung, perseroan memperkirakan biaya operasional dapat meningkat apabila kebijakan tersebut di kemudian hari diterapkan kepada pelaku usaha pertambangan emas. Kenaikan biaya tersebut dinilai berpotensi menekan margin usaha perusahaan.

Selain itu, Wilton Makmur juga menyoroti kemungkinan munculnya risiko fluktuasi harga. Menurut perseroan, hingga saat ini belum terdapat kejelasan mengenai mekanisme lindung nilai atau hedging apabila harga ekspor nantinya ditentukan melalui sistem yang dikelola oleh BUMN khusus ekspor.

Perusahaan menilai risiko tersebut dapat menjadi lebih besar apabila mekanisme perdagangan berubah dari sistem sell-through menjadi sell-to. Perubahan pola transaksi tersebut dinilai dapat memengaruhi fleksibilitas perusahaan dalam menjalankan aktivitas penjualan ke pasar ekspor.

Perseroan menyebut kondisi saat ini belum memengaruhi keberlangsungan usaha. Namun demikian, perusahaan mengingatkan bahwa pembeli di pasar internasional berpotensi mencari pemasok alternatif apabila tidak menyetujui harga yang ditetapkan melalui mekanisme baru.

Jika kondisi tersebut terjadi, volume penjualan perusahaan di masa mendatang berpotensi mengalami tekanan. Selain itu, keterlibatan BUMN dalam rantai ekspor juga diperkirakan dapat menambah tahapan persetujuan terkait volume maupun harga penjualan.

Menurut perusahaan, apabila proses persetujuan membutuhkan waktu lebih panjang, maka terdapat kemungkinan timbulnya biaya tambahan dalam kegiatan operasional.

Kendati demikian, Wilton Makmur memastikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat dampak terhadap operasional perusahaan, kondisi keuangan, maupun hubungan bisnis yang telah terjalin dengan pelanggan.

Perusahaan juga menyatakan tidak melihat adanya pengaruh terhadap pemenuhan kewajiban maupun ketentuan covenant dalam perjanjian pembiayaan yang berlaku saat ini.

Dari aspek hukum, perseroan menilai risiko yang muncul masih relatif terbatas karena implementasi awal kebijakan belum menyasar industri pertambangan emas. Meski begitu, perusahaan akan terus melakukan evaluasi terhadap kemungkinan dampak pada perjanjian offtake di masa mendatang, terutama yang melibatkan perusahaan induk di luar negeri dan berada di bawah yurisdiksi hukum asing.

Terkait langkah antisipasi, manajemen menyebut belum menyiapkan tindakan korporasi khusus karena masih menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai arah kebijakan pemerintah.

“Belum ada langkah korporasi yang direncanakan dalam waktu dekat,” kata Oktavia.

Wilton Makmur menegaskan tetap mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat tata kelola ekspor sumber daya alam nasional. Perusahaan berharap kebijakan yang diterapkan nantinya mampu menjaga stabilitas fiskal sekaligus tetap memperhatikan keberlangsungan dan daya saing industri pertambangan, termasuk sektor emas.

 

Share6SendTweet4
Previous Post

Petrindo Soroti Kepastian Hukum Rencana Tata Kelola Ekspor SDA

Next Post

Pesanan Arang Pesantren Meningkat Jelang Iduladha

Next Post
Pesanan Arang Pesantren Meningkat Jelang Iduladha

Pesanan Arang Pesantren Meningkat Jelang Iduladha

JNE dan TIKI Salurkan Kurban untuk Masyarakat

JNE dan TIKI Salurkan Kurban untuk Masyarakat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

JNE dan TIKI Salurkan Kurban untuk Masyarakat

JNE dan TIKI Salurkan Kurban untuk Masyarakat

1 Juni 2026
Pesanan Arang Pesantren Meningkat Jelang Iduladha

Pesanan Arang Pesantren Meningkat Jelang Iduladha

1 Juni 2026
Wilton Makmur Cermati Dampak Rencana Tata Kelola Ekspor SDA

Wilton Makmur Cermati Dampak Rencana Tata Kelola Ekspor SDA

1 Juni 2026
Petrindo Soroti Kepastian Hukum Rencana Tata Kelola Ekspor SDA

Petrindo Soroti Kepastian Hukum Rencana Tata Kelola Ekspor SDA

1 Juni 2026
WHO Peringatkan Wabah Ebola di Tengah Konflik Kongo

WHO Peringatkan Wabah Ebola di Tengah Konflik Kongo

31 Mei 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    139 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    132 shares
    Share 53 Tweet 33

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.