• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
1 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Kementerian PU Catat Peningkatan Layanan dan Keselamatan

by Riski Yanti
5 April 2026
Evaluasi Mudik Lebaran 2026, Kementerian PU Catat Peningkatan Layanan dan Keselamatan
18
SHARES
110
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat peningkatan kinerja layanan infrastruktur serta aspek keselamatan dalam penanganan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa periode Lebaran tahun ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan infrastruktur ke depan.

BACA JUGA

Bendung Jamuan di Aceh Utara Segera Diperbaiki, Siapkan Desain Penanganan Permanen

Bendung Jamuan di Aceh Utara Segera Diperbaiki, Siapkan Desain Penanganan Permanen

23 April 2026
Penilik Jalan Jadi Garda Terdepan, Penanganan Jalan Berlubang di Pantura Jawa Hampir Tuntas

Penilik Jalan Jadi Garda Terdepan, Penanganan Jalan Berlubang di Pantura Jawa Hampir Tuntas

23 April 2026
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Perkuat Produksi Pangan di Bali

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Perkuat Produksi Pangan di Bali

23 April 2026

“Periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 menjadi momentum penting, tidak hanya dalam pelaksanaan, tetapi juga sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas layanan ke depan,” ujar Menteri Dody dalam kegiatan Silaturahmi Menteri PU dengan Media di Gedung Pendopo Kementerian PU, Kamis (2/4).

Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Kementerian PU memastikan kesiapan infrastruktur serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Kementerian PU memastikan kondisi jalan nasional tetap mantap, dan posko serta tim tanggap darurat tetap siaga. Kementerian PU juga melakukan identifikasi titik rawan bencana dengan dukungan Disaster Relief Unit (DRU), serta penguatan koordinasi lintas sektor bersama Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, BMKG, dan pemangku kepentingan lainnya,” tambah Menteri Dody.

Kementerian PU mencatat panjang jaringan jalan nasional mencapai 47.603,39 km dengan tingkat kemantapan sebesar 93,50%. Selama periode mudik, seluruh ruas jalan nasional dijaga dalam kondisi mantap dan didukung pemantauan intensif.

Sebanyak 546 posko mudik juga disiagakan di seluruh Indonesia untuk mendukung penanganan kondisi darurat di titik rawan bencana, kemacetan, dan kecelakaan.

Pada jaringan jalan tol, total panjang ruas operasional mencapai 3.115,98 km yang didukung 76 ruas tol serta pengoperasian 10 ruas tol fungsional sepanjang 291,13 km untuk menambah kapasitas layanan selama periode Lebaran.

Volume kendaraan keluar dari Jakarta tercatat mencapai 3,25 juta kendaraan atau meningkat 18,43% dari kondisi normal. Kebijakan diskon tarif tol sebesar 30% memberikan manfaat ekonomi sekitar Rp38,69 miliar bagi 1,22 juta kendaraan serta membantu distribusi lalu lintas.

“Kalau saya melihat sepintas, memang kondisinya lebih baik dibandingkan beberapa tahun lalu. Peningkatan ini antara lain karena kontribusi dari BUJT yang telah banyak berinvestasi, misalnya dalam pemasangan CCTV dan radar. Dengan teknologi tersebut, arus pergerakan kendaraan dapat terdeteksi dengan lebih mudah. Secara keseluruhan kondisi lalu lintas masih cukup baik dan terkendali, meskipun ada beberapa titik yang perlu dibenahi,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody juga mengapresiasi pemanfaatan teknologi oleh BUJT, khususnya Jasa Marga, dalam mendukung pemantauan lalu lintas selama periode Lebaran.

“Saya juga mengapresiasi langkah Jasa Marga dalam pemanfaatan teknologi, namun agar tidak bergantung pada satu penyedia layanan saja. Perlu adanya cadangan provider agar sistem pemantauan tetap berjalan optimal. Ke depan, diharapkan sistem ini dapat terintegrasi dengan BUJT lainnya sehingga seluruh ruas tol dapat dimonitor secara bersamaan dan pengelolaannya menjadi lebih baik,” kata Menteri Dody.

Dari aspek keselamatan, tingkat fatalitas kecelakaan berhasil ditekan menjadi 5% dari sebelumnya 8%. Respons penanganan darurat juga menunjukkan kinerja yang baik dengan waktu tanggap rata-rata 5–8,5 menit, lebih cepat dari standar pelayanan minimal.

Meski demikian, sejumlah titik masih menjadi perhatian, antara lain kemacetan di beberapa ruas serta keterbatasan kapasitas rest area, khususnya di KM 57 dan KM 62, yang menjadi fokus perbaikan ke depan.

“Kami sudah melakukan pembahasan dengan BUJT untuk peningkatan kapasitas rest area dan penambahan rest area fungsional. Ke depan hal ini akan terus kami dorong agar pelayanan semakin optimal,” tegas Menteri Dody.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian PU juga akan melakukan berbagai langkah perbaikan, antara lain pengendalian pasar tumpah, pengaturan kendaraan angkutan barang, penambahan buffer zone di pelabuhan, serta peningkatan kapasitas simpang dan akses jalan guna mendukung kelancaran arus mudik pada periode berikutnya.

Share7SendTweet5
Previous Post

Pemprov Bali Tegaskan Larangan Plastik di Besakih

Next Post

Poco X8 Series Resmi Hadir di Indonesia

Next Post
Poco X8 Series Resmi Hadir di Indonesia

Poco X8 Series Resmi Hadir di Indonesia

Asahan Gelar Seminar EduDay 2026 Dorong Pendidikan Digital

Asahan Gelar Seminar EduDay 2026 Dorong Pendidikan Digital

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

Film Pangku Sukses di Bioskop dan Platform Digital

30 April 2026
OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana Dorong Inklusi Investasi

30 April 2026
Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

Pelatihan Kopi Wanagiri Dorong Daya Saing Petani

30 April 2026
Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

Nias Selatan Peringati Hari Otonomi Daerah ke Tiga Puluh

30 April 2026
Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

Badung Perkuat Pengelolaan Keuangan Lewat Koordinasi Kemendagri

29 April 2026

POPULAR

  • Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan Dibatalkan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Korban Meninggal Dunia Bertambah, KAI Batasi Perjalanan KRL Sampai Stasiun Bekasi

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, KAI Lakukan Evakuasi

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Relaksasi Pelaporan SPT Pajak Diberlakukan Hingga Akhir April

    20 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.