• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
17 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Program TAMASYA Perkuat Kesehatan Ibu Hamil

by SDGS Admin
29 Maret 2026
Program TAMASYA Perkuat Kesehatan Ibu Hamil
18
SHARES
115
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bengkulu, Kabar SDGs – Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang digagas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional terus diperkuat sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, khususnya melalui pemenuhan serta pemantauan gizi ibu hamil.

Program ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi, tetapi juga menjadi ruang pendampingan intensif bagi ibu hamil agar lebih memahami pentingnya asupan gizi seimbang selama masa kehamilan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya kondisi kehamilan yang sehat sekaligus mencegah berbagai risiko kesehatan sejak dini.

BACA JUGA

No Content Available

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, menyampaikan bahwa program ini memiliki peran penting dalam menekan angka stunting di masyarakat. “Yang lebih penting lagi program tersebut guna tercegahnya risiko stunting sejak dini di tengah masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Zamhari, S.H., M.H usai mengikuti zoom meeting pada TAMASYA di KERABAT yang mengangkat tema “Gizi Pada Kehamilan Dan Pemantauan Gizi Menuju Kehamilan Sehat” Kamis,(26/3/2026).

Dalam pelaksanaannya, TAMASYA melibatkan berbagai unsur mulai dari tenaga kesehatan, petugas keluarga berencana, hingga kader di tingkat desa. Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama dalam memastikan pelayanan kepada ibu hamil berjalan optimal dan berkelanjutan.

Program tersebut juga didukung oleh sejumlah mitra teknis seperti POGI Provinsi Bengkulu, Dinas Kesehatan, organisasi perangkat daerah bidang keluarga berencana, serta pemerintah kabupaten dan kota.

” Tenaga kesehatan berperan dalam melakukan pemeriksaan rutin, pemantauan status gizi, serta memberikan edukasi terkait kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang anak. Sementara itu, petugas KB turut memberikan pendampingan, termasuk konseling kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga yang sehat dan berkualitas”.

Selain itu, peran kader dan pemerintah daerah dinilai sangat penting dalam memperkuat implementasi program melalui edukasi langsung kepada masyarakat serta dukungan fasilitas layanan di lapangan. Sinergi lintas sektor ini memungkinkan intervensi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tingkat keluarga hingga komunitas.

Melalui keterlibatan berbagai pihak tersebut, program TAMASYA diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan stunting sekaligus meningkatkan kualitas generasi mendatang. Pendekatan yang terintegrasi ini menjadi bagian dari upaya membangun fondasi kesehatan keluarga sejak masa kehamilan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Share7SendTweet5
Previous Post

Kuliner Aci Bandung Kian Inovatif

Next Post

Xiaomi Hadirkan Smartphone Kamera Leica

Next Post
Xiaomi Hadirkan Smartphone Kamera Leica

Xiaomi Hadirkan Smartphone Kamera Leica

Film Pelangi di Mars Tembus Batas Imajinasi

Film Pelangi di Mars Tembus Batas Imajinasi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Wisata di Ulun Danu Beratan

Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Wisata di Ulun Danu Beratan

17 Mei 2026
Gemarikan Dorong Pencegahan Stunting di Badung

Gemarikan Dorong Pencegahan Stunting di Badung

17 Mei 2026
Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

17 Mei 2026
Kelompok Binaan Pertamina Panen Perdana Ikan Bioflok

Kelompok Binaan Pertamina Panen Perdana Ikan Bioflok

16 Mei 2026
Tunanetra Balikpapan Istiqomah Belajar Al Quran

Tunanetra Balikpapan Istiqomah Belajar Al Quran

16 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BPDP Promosikan Produk UMKM Sawit di PALMEX 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.