Rejang Lebong, Kabar SDGs – Keindahan alam pegunungan Bukit Barisan yang membentang hijau dengan udara sejuk khas dataran tinggi menjadi daya tarik utama Kabupaten Rejang Lebong. Daerah yang dikenal dengan sebutan Bumi Pat Petulai ini menghadirkan beragam destinasi wisata alam, mulai dari pendakian Bukit Kaba, pemandian air panas Suban, Danau Mas Harun Bastari, hingga sejumlah air terjun seperti Tri Muara Karang dan Curug Papat.
Pesona alam tersebut kini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mulai mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Aktivitas pariwisata yang semakin ramai membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi kecil, khususnya UMKM yang tersebar di berbagai titik destinasi wisata.
Momentum libur Idul Fitri 1447 Hijriah membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan. Lonjakan pengunjung tidak hanya memenuhi lokasi wisata unggulan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Tetty (30), salah seorang pedagang kuliner di kawasan wisata Curup, merasakan langsung dampak positif dari meningkatnya jumlah wisatawan. “ Kunjungan wisata membawa berkah bagi kelompok masyarakat lokal. Baik dari pelaku ekonomi (UMKM) hingga masyarakat sekitar titik kumpul wisatawan yang memanfaatkan lokasi parkir kendaraan pengunjung. agar keberadaan pariwisata dapat memberikan manfaat positif barbagai lapisan masyarakat pemerintah perlu meningkatkan pelayanan demi kenyamanan pengunjung. Kita berharap pemerintah daerah terus memperhatikan penataan kawasan wisata agar lebih tertib dan nyaman. Penataan lapak yang rapi, area berdagang yang jelas, serta fasilitas yang memadai akan membuat pedagang dapat berusaha dengan lebih baik tanpa mengganggu kenyamanan wisatawan”.
Selain pedagang kuliner, pelaku usaha jasa seperti penyewaan tikar, pengelola parkir, hingga pemandu wisata turut merasakan dampak dari ramainya kunjungan. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata memberikan efek berganda yang nyata terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Eva (37), wisatawan asal Kota Bengkulu, mengakui bahwa Curup menjadi salah satu ikon wisata alam di Provinsi Bengkulu. Ia bersama keluarganya memilih daerah tersebut sebagai tujuan liburan karena menawarkan berbagai destinasi dengan suasana sejuk pegunungan.
Sejak hari kedua lebaran, ia telah mengunjungi sejumlah objek wisata seperti Bukit Kaba, Danau Mas Harun Bastari, hingga Pemandian Air Panas Suban yang dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Menurutnya, meningkatnya kunjungan wisatawan akan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal.
“ Kita yakin destinasi wisata membawa angin segar membuka ruang pundi pelaku ekonomi. Kendati demikian tantangan tetap ada. Kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, serta penataan kawasan wisata agar tetap menjadi perhatian utama sehingga lonjakan pengunjung tidak berdampak negatif dalam jangka panjang,” ujarnya.
Ia juga menilai peran pemerintah daerah sangat penting dalam menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan agar sektor pariwisata dapat terus berkembang. Momentum Idul Fitri tahun ini menjadi bukti bahwa pariwisata di Rejang Lebong tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Ke depan, diharapkan geliat sektor ini tidak hanya terjadi saat musim liburan, melainkan terus berlanjut sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.












Discussion about this post