Balikpapan, Kabar SDGs – Antusiasme masyarakat yang hendak pulang kampung melalui jalur laut mulai terlihat di Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan. Sejumlah calon penumpang bahkan rela menginap sejak malam hari demi memastikan dapat berangkat menggunakan KM Dorolonda yang berlayar menuju Kota Surabaya.
Salah satu penumpang, Hendra, mengaku sudah berada di Pelabuhan Semayang sejak pukul 21.00 Wita pada malam sebelum keberangkatan. Ia merupakan pekerja di kawasan Ibu Kota Nusantara yang memanfaatkan momen Lebaran untuk pulang ke kampung halaman.
“Dari jam sembilan malam sudah di sini. Sekalian menunggu keberangkatan,” ujarnya saat ditemui di pelabuhan, Sabtu (14/3/2026).
Hendra mengatakan dirinya baru sekitar enam bulan bekerja di proyek pembangunan IKN di Provinsi Kalimantan Timur. Momentum Lebaran dimanfaatkannya untuk pulang kampung setelah beberapa bulan merantau.
Ia menyebutkan dari perusahaan tempatnya bekerja terdapat sekitar 16 orang yang ikut pulang menggunakan kapal yang sama.
“Kalau dari tempat kerja kami sekitar 16 orang yang pulang,” katanya.
Menurut Hendra, harga tiket kapal untuk rute Balikpapan menuju Surabaya berkisar Rp370 ribu. Meski harus menunggu cukup lama di pelabuhan, ia mengaku tidak mengalami kendala berarti sejak tiba hingga proses keberangkatan.
“Dari datang sampai sekarang aman saja,” ujarnya.
Selain penumpang reguler, terdapat pula pemudik yang berangkat melalui program mudik gratis BUMN. Salah satunya Slamet Nurul Ihsani yang mengaku bersyukur bisa mendapatkan kesempatan pulang kampung bersama keluarganya melalui program tersebut.
“Alhamdulillah bisa ikut. Ini pertama kali saya dapat mudik gratis. Sangat membantu karena kami berangkat satu keluarga,” ujarnya.
Ia mengatakan program mudik gratis sangat membantu masyarakat, terutama para perantau yang ingin pulang kampung namun memiliki keterbatasan biaya perjalanan. Ia berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan kuota yang lebih besar.
Sementara itu, Kepala Cabang PT PELNI (Persero) Balikpapan, Ridwan Mandaliko, menyebut KM Dorolonda diberangkatkan dari Pelabuhan Semayang menuju Surabaya dengan membawa total 2.512 penumpang.
“Total penumpang on board KM Dorolonda hari ini sebanyak 2.512 orang,” ujarnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.230 orang merupakan peserta program mudik gratis BUMN, sementara 1.282 lainnya merupakan penumpang reguler.
Program mudik gratis tersebut merupakan kolaborasi sejumlah BUMN, antara lain PT PELNI (Persero), PLN, Telkomsel, dan Askrindo dengan total kuota 1.230 pemudik.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI, Anik Hidayati, mengatakan rute Balikpapan–Surabaya dipilih karena banyak pekerja asal Pulau Jawa yang bekerja di Kalimantan Timur dan memanfaatkan momen Lebaran untuk pulang ke daerah asal.
“Program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang aman dan nyaman,” ujarnya.












Discussion about this post