Batam, Kabar SDGs – Operasional penerbangan umrah dari Batam dipastikan tetap berjalan normal di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. PT Bandara Internasional Batam menegaskan seluruh jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah hingga saat ini berlangsung aman.
Penjabat Sementara Direktur Utama BIB, Annang Setia Budhi, mengatakan pihak bandara terus memantau perkembangan global serta berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas penerbangan. “Setelah kami konfirmasi ke unit terkait, penerbangan umrah masih aman dan berjalan normal,” ujarnya di Batam, Minggu (1/3/2026).
Ia menegaskan keselamatan dan keamanan penumpang menjadi prioritas utama. Jika terdapat perubahan situasi yang berdampak langsung pada jalur penerbangan, pihak bandara akan segera menyampaikan informasi resmi kepada publik dan calon jemaah.
Sementara itu, pemerintah memastikan kondisi jemaah umrah Indonesia tetap terpantau. Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji (SISKOPATUH), sekitar 58.873 jemaah saat ini berada di Arab Saudi.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Puji Raharjo, mengimbau jemaah agar tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
“Kami terus memonitor situasi secara cermat. Jemaah diminta tetap tenang dan berkoordinasi dengan PPIU masing-masing,” kata Puji di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).
Ia juga meminta PPIU aktif berkomunikasi dengan KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh agar setiap perkembangan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
Pemerintah menegaskan koordinasi lintas instansi, baik di dalam maupun luar negeri, terus diperkuat guna memastikan keamanan dan keselamatan jemaah umrah Indonesia tetap terjaga.












Discussion about this post