• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
15 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY PENDIDIKAN & IPTEK

Bahasa dan Literasi Fondasi Karya Kreatif di Era AI

by Riski Yanti
8 Februari 2026
Bahasa dan Literasi Fondasi Karya Kreatif di Era AI
19
SHARES
118
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar sepakat bahwa bahasa dan literasi berperan sebagai fondasi utama dalam mengungkapkan gagasan. Dengan begitu, bahasa dan literasi bisa melahirkan karya kreatif di tengah pesatnya perkembangan teknologi artificial intelligence (AI).

“Bahasa menjadi fondasi dari hubungan manusia dengan manusia lain, manusia dengan diri sendiri, dan di era sekarang, manusia dengan mesin. Semakin baik cara kita bertutur saat memberi instruksi kepada AI maupun manusia, semakin dekat hasilnya dengan tujuan yang kita inginkan,” kata Wamen Ekraf Irene saat menjadi pembicara dalam rangkaian acara Selebrasi Narabahasa (Senara) 2026 yang digelar di Omah Martimbang, Jakarta pada Sabtu, 7 Februari 2026.

BACA JUGA

Perpustakaan Keliling Tingkatkan Minat Baca Siswa Asahan

Perpustakaan Keliling Tingkatkan Minat Baca Siswa Asahan

5 April 2026
Asahan Gelar Seminar EduDay 2026 Dorong Pendidikan Digital

Asahan Gelar Seminar EduDay 2026 Dorong Pendidikan Digital

5 April 2026
Pemerintah Dorong Pengembangan Industri Musik Lewat Kolaborasi Lintas Negara

Pemerintah Dorong Pengembangan Industri Musik Lewat Kolaborasi Lintas Negara

11 Maret 2026

“Saya sangat setuju dengan tagline Narabahasa ‘Kuasai Bahasa, Kuasai Dunia’, karena bahasa adalah  tools utama kita untuk mengekspresikan apa yang ada di pikiran dan hati untuk saling memahami,” sambung Wamen Ekraf Irene.

Narabahasa sendiri merupakan pendamping kebahasaan yang berkomitmen menguatkan ekosistem bahasa dan literasi di Indonesia.

Dalam rangka menyambut HUT ke-6, Narabahasa menggelar Senara 2026 sebagai ruang temu kolaboratif bagi komunitas, kreator, penerbit untuk merayakan serta mengembangkan karya berbasis bahasa dan literasi.

Wamen Ekraf Irene turut memandang karya tulis sebagai titik awal lahirnya kekayaan intelektual yang dapat dikembangkan ke pasar yang lebih luas.

Menurutnya, produk kebahasaan memiliki potensi besar untuk diterjemahkan ke berbagai medium yang lebih mudah diakses masyarakat, sehingga mampu memperluas jangkauan dan nilai ekonominya dalam ekosistem ekonomi kreatif.

“Banyak buku, seperti karya Ika Natassa dan Marchella FP, yang berangkat dari tulisan, kemudian dikembangkan menjadi naskah dan diadaptasi ke film. Basisnya tetap bahasa dan cerita, tetapi dikemas ulang agar bisa dipahami dan dinikmati oleh audiens yang lebih luas,” ujar Wamen Ekraf Irene.

Sejalan dengan pembahasan tersebut, Sastrawan Nenden Lilis Aisyah juga menyoroti pentingnya menjaga orisinalitas karya di tengah kemudahan produksi konten akibat perkembangan teknologi.

Di tengah kemajuan AI, keunikan perspektif dan pengalaman personal kreator dinilai menjadi pembeda utama dalam melahirkan karya yang autentik dan bernilai.

“Dengan maraknya teknologi digital saat ini, orisinalitas dan personalisasi menjadi sangat penting. Dalam menulis, salah satu sumber yang paling kuat adalah pengalaman pribadi. Dari sanalah lahir perbedaan dan keunikan, karena pengalaman yang dihayati secara mendalam akan melahirkan bahasa yang lebih personal dan membuat karya menjadi benar-benar orisinal,” ungkap Nenden.

Sementara itu, Direktur Utama Narabahasa Ivan Lanin menegaskan bahwa Narabahasa sejak awal hadir tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan berbahasa, tetapi juga untuk mengangkat martabat bahasa Indonesia sebagai bahasa yang setara dan berdaya di ruang publik maupun profesional.

“Tujuan Narabahasa tertuang dalam tiga misi utama, yaitu mengangkat marwah bahasa Indonesia, meningkatkan keterampilan berbahasa masyarakat, dan mendorong kebahagiaan. Banyak orang Indonesia sebenarnya memiliki gagasan yang baik, tetapi kesulitan mengekspresikannya secara utuh. Ketika kemampuan berbahasa meningkat, kepercayaan diri tumbuh, dan itu berpengaruh pada kualitas komunikasi sekaligus kebahagiaan,” ujar Ivan.

Acara Senara 2026 berlangsung dalam suasana inklusif dan kolaboratif melalui berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari bazar komunitas dan penerbit, gelar wicara, bincang komunitas, hiburan, hingga lokakarya menulis cerita dan menjahit buku.

Kegiatan ini menyasar pelajar, pendidik, pegiat komunitas, kreator konten, hingga masyarakat umum sebagai bagian dari upaya memperluas dampak bahasa dan literasi bagi ekosistem nasional, termasuk terhadap pengembangan industri ekonomi kreatif.

Share8SendTweet5
Previous Post

Jelang Imlek, Indonesia Negara Paling Inklusif

Next Post

Indonesia Perkuat Kerja Sama Kehutanan Lestari dengan Prancis

Next Post
Indonesia Perkuat Kerja Sama Kehutanan Lestari dengan Prancis

Indonesia Perkuat Kerja Sama Kehutanan Lestari dengan Prancis

Nobar Film Dokumenter Roehana Koeddoes, Wamen Ekraf Tekankan Peran Jurnalis Perempuan dalam Perjuangan

Nobar Film Dokumenter Roehana Koeddoes, Wamen Ekraf Tekankan Peran Jurnalis Perempuan dalam Perjuangan

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

Gandeng PolTax UI, Kementerian Ekraf Siapkan Usulan Royalti yang Adaptif

14 April 2026
Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

Game Lokal Dapat Respons Positif Dunia, Kementerian Ekraf Apresiasi KuloNiku

14 April 2026
Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

Cuaca Ekstrem, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan Demi Keselamatan

14 April 2026
ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

ASDP Tunda Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka

14 April 2026
IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

IKN Buka Peluang Besar Bagi Generasi Kreatif Kalimantan

14 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Bromo Ditutup Sementara demi Pemulihan Alam

    24 shares
    Share 10 Tweet 6

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.