Surabaya, Kabar SDGs – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 menerima Penghargaan Zero Accident dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa atas keberhasilan perusahaan menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kepelabuhan. Penghargaan tersebut diberikan setelah Pelindo Regional 3 mencatatkan 9.671.112 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja dalam periode 1 November 2012 hingga 31 Oktober 2024.
Penghargaan dengan Piagam Nomor 100.3.3/111/KPTS/033.2/2026 itu diserahkan dalam acara resmi di Surabaya, Rabu (28/1/2026), dan diterima oleh perwakilan manajemen Pelindo Regional 3. Capaian ini menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan budaya keselamatan kerja di sektor kepelabuhan yang dikenal memiliki tingkat risiko tinggi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa menyampaikan apresiasinya atas komitmen Pelindo Regional 3 dalam menjaga standar keselamatan kerja. Menurutnya, keberhasilan mencatatkan jutaan jam kerja tanpa kecelakaan menunjukkan bahwa penerapan K3 tidak hanya melindungi pekerja, tetapi juga mendukung keberlanjutan operasional perusahaan. “Pencapaian Zero Accident menunjukkan bahwa budaya K3 yang kuat dapat berjalan seiring dengan produktivitas dan keberlanjutan operasional,” ujarnya.
Executive Director Pelindo Regional 3, Daru Wicaksono Julianto, mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh insan perusahaan. Ia menegaskan bahwa keselamatan kerja telah menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional pelabuhan. “Capaian ini tidak terlepas dari peran aktif seluruh pekerja dan manajemen dalam menjalankan standar operasional prosedur K3 secara disiplin,” katanya.
Menurut Daru, penerapan SOP yang ketat, pengawasan berkelanjutan, serta peningkatan kesadaran pekerja terhadap aspek keselamatan menjadi faktor utama keberhasilan Pelindo Regional 3 dalam meraih Zero Accident. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya K3 di seluruh lini operasional.
Pelindo Regional 3 menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelabuhan yang aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan melalui lingkungan kerja yang sehat dan produktif.












Discussion about this post