Nusantara, Kabar SDGs – Pembangunan Sekolah Menengah Atas Taruna Nusantara di Ibu Kota Nusantara ditargetkan selesai pada Januari 2026. Sekolah berasrama unggulan ini dibangun di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Wilayah Perencanaan 1C dan diproyeksikan menjadi salah satu pusat pendidikan strategis di ibu kota baru.
Sekretaris Wakil Presiden RI, Al Muktabar, menyampaikan target tersebut saat mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung progres pembangunan IKN pada Rabu (31/12/2025). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dasar yang akan menunjang operasional sekolah.
“Dari luas 60 hektare lahan, untuk pembangunannya di atas lahan 23 hektare untuk sekolah, asrama, dan fasilitas pendukung. Kemudian sebanyak 37 hektare untuk ruang terbuka hijau,” ujar Al Muktabar.
Ia menjelaskan, porsi ruang terbuka hijau yang lebih luas dirancang untuk mendukung kebijakan kampus hijau sekaligus memperkuat konsep IKN sebagai kota hutan atau forest city. SMA Taruna Nusantara IKN akan berdiri di atas lahan seluas 60,48 hektare dan menjadi kampus baru yang melengkapi kampus utama SMA Taruna Nusantara di Magelang, Jawa Tengah.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran memastikan berbagai infrastruktur vital telah dipersiapkan, mulai dari akses jalan, jaringan listrik, gas, hingga ketersediaan air bersih. Seluruh fasilitas itu menjadi penopang utama operasional sekolah berasrama yang dirancang sebagai pusat pendidikan unggulan di kawasan IKN.
Peninjauan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan fondasi sumber daya manusia melalui pendidikan sebagai investasi jangka panjang bangsa. SMA Taruna Nusantara IKN sendiri merupakan sekolah berasrama unggulan yang diprakarsai langsung oleh Presiden Prabowo.
“Saya berharap pembangunan sekolah ini dapat diselesaikan tepat waktu dan berkualitas, sehingga nantinya mampu menjadi pusat pendidikan unggulan yang mencetak generasi penerus bangsa terbaik,” ujar Wapres Gibran.
Sekolah ini diposisikan sebagai bagian dari strategi nasional untuk menyiapkan generasi muda yang berkarakter kuat, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki daya saing global. Pemerintah berharap kehadiran SMA Taruna Nusantara IKN tidak hanya memperluas akses pendidikan berkualitas, tetapi juga memperkuat visi Ibu Kota Nusantara sebagai kota masa depan yang bertumpu pada keunggulan sumber daya manusia.
Dengan target penyelesaian pada Januari 2026, pemerintah optimistis SMA Taruna Nusantara IKN dapat segera memasuki tahap operasional dan penerimaan peserta didik, sekaligus menjadi salah satu ikon pendidikan nasional di Ibu Kota Nusantara.












Discussion about this post