Cianjur, Kabar SDGs – Deretan air terjun yang tersembunyi di perbukitan Desa Kemang, Kecamatan Bojongpicung, mulai muncul sebagai daya tarik wisata alam yang semakin ramai disambangi warga setiap akhir pekan. Delapan curug yang tersebar di aliran Sungai Ciparanje, Citungul, Cihea, Cikupa, dan Cirangkong itu menawarkan pemandangan yang masih alami, udara sejuk, serta aliran sungai yang jernih, sehingga menjadi pilihan banyak wisatawan lokal untuk melepas penat.
Kepala Desa Kemang, Dadan R. Subarna, menuturkan bahwa potensi itu sebenarnya telah lama ada, namun baru belakangan mulai ditata menjadi destinasi yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. “Air terjun atau curug di wilayah kami sebenarnya sudah lama ada, hanya saja belum dikelola. Untuk ke depannya kami berharap dinas pariwisata bisa menjadikan akses dan fasilitas agar wisatawan bisa menikmati keindahan alam dengan nyaman, untuk membuka peluang ekonomi bagi warga kami,” katanya.
Pemdes Kemang telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk membuka akses yang belum dapat dilewati kendaraan roda empat. Dalam beberapa waktu terakhir, kunjungan wisatawan juga terus terlihat, terutama pada hari Minggu, ketika sejumlah warga datang menikmati aliran sungai yang membelah perbukitan, berjalan di jalur alami menuju titik-titik curug. “Pengunjung setiap libur hari Minggu sering ada yang datang dan dapat menikmati jalur aliran sungai yang mengalir jernih dan pemandangannya yang alami, menuju tiap air terjun,” tuturnya.
Setiap air terjun memiliki karakter yang berbeda, mulai dari dinding batu yang unik hingga kolam alami yang cocok untuk bermain air. Suasana hutan yang masih rimbun menjadi nilai tambah yang membuat kawasan itu terasa seperti ruang pelarian dari hiruk pikuk kota. Pemdes bersama warga juga mulai membangun fasilitas sederhana agar wisatawan dapat menikmati perjalanan dengan lebih nyaman. “Untuk mendukung kenyamanan wisatawan, kami bersama warga telah membangun beberapa fasilitas seperti area istirahat, tempat foto, gazebo bambu, hingga jalur pengaman. Ke depan, akses jalan menuju lokasi juga agar dapat diperbaiki agar lebih mudah dijangkau,” ungkapnya.
Antusiasme pengunjung yang sudah datang belakangan ini membuat pemerintah desa optimistis. Beberapa wisatawan menyampaikan kesan positif dan menilai kawasan ini berpotensi menjadi destinasi unggulan jika dibenahi secara serius. “Semoga ada perhatian dari dinas terkait dan investor dengan adanya wisata air terjun, kami juga berharap dapat semakin dikenal luas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM lokal,” pungkasnya.












Discussion about this post