Kerinci, Kabar SDGs – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci menerima bantuan obat-obatan dan bahan medis dari PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Dukungan ini menjadi wujud kepedulian sosial perusahaan terhadap kebutuhan fasilitas kesehatan di daerah.
Bupati Kerinci Monadi yang hadir dalam penyerahan bantuan tersebut mengungkapkan apresiasinya kepada pihak perusahaan atas kontribusi nyata yang diberikan. “Kami memberikan apresiasi tinggi kepada PT Kerinci Merangin Hidro atas kontribusi dan sinerginya dalam mendukung visi Kerinci Berdaya Saing,” ujar Bupati Monadi, yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci.
Ia menambahkan bahwa kerja sama berkelanjutan antara pemerintah daerah dan sektor swasta sangat penting untuk memperkuat kualitas pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan. Pemerintah berharap langkah ini dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dalam meningkatkan fasilitas serta pelayanan bagi warga Kerinci.
Manajer Humas PT Kerinci Merangin Hidro, Aslori, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang fokus memberikan dampak nyata kepada masyarakat sekitar wilayah operasional. “Semoga bantuan ini dapat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten Kerinci dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Aslori.
Penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci Hermendizal, Direktur RSUD Kerinci Arpan, serta sejumlah tenaga medis yang turut memastikan kelancaran proses serah terima. Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat layanan kesehatan daerah.
Dukungan dari PT Kerinci Merangin Hidro diharapkan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut berperan aktif dalam pembangunan daerah, terutama dalam sektor kesehatan, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kerinci.











Discussion about this post