Gresik, KabarSDGs – Wakil Ketua DPRD Gresik, Lutfi Dawam, menegaskan dukungannya yang penuh terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto mengenai penghapusan utang yang macet bagi pelaku UMKM, petani, serta nelayan.
Sebagai anggota Partai Gerindra, Lutfi Dawam mengakui bahwa ia sudah mulai menginformasikan program ini kepada masyarakat, khususnya di daerah pemilihannya di Pulau Bawean, Gresik.
“Kami terus menginformasikan kebijakan ini kepada para petani, nelayan, dan pelaku UMKM. Jika masih ada yang terjerat utang, kami siap untuk memfasilitasi mereka bersama pemerintah desa, kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten,” ujar Dawam pada hari Kamis (8/5) lalu.
Dawam berpendapat bahwa kebijakan penghapusan utang ini sangat krusial untuk menyelamatkan para pelaku ekonomi kecil dari jeratan pinjaman di bank konvensional maupun rentenir. Ia berharap inisiatif ini dapat memberikan peluang bagi masyarakat untuk kembali berproduktivitas dan mandiri secara ekonomi.
“Kebijakan ini merupakan bagian dari program prioritas 100 hari kerja Presiden Prabowo. Selain penghapusan utang yang macet, ada pula program layanan cek kesehatan gratis saat merayakan hari kelahiran,” jelas Dawam, yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC Gerindra Gresik.
Program penghapusan utang ini berlandaskan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024. Dalam regulasi tersebut, pemerintah memberikan pengampunan atas utang macet yang ditanggung oleh para pelaku UMKM di berbagai bidang seperti pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, serta industri rumahan seperti usaha busana, makanan, minuman, dan industri kreatif.
Dawam menegaskan bahwa pemantauan dan pendampingan untuk program ini akan terus dilakukan secara bersama-sama dengan perangkat pemerintah daerah agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada pelaku UMKM yang tertinggal. Semangatnya adalah memberikan keadilan ekonomi dan perhatian kepada rakyat kecil,” tegasnya.











Discussion about this post