• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
18 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Menparekraf: Platform FCE Dorong Posisi Indonesia Sebagai Pemimpin Ekraf Global

by Riski Yanti
5 Oktober 2023
Menparekraf: Platform FCE Dorong Posisi Indonesia Sebagai Pemimpin Ekraf Global
30
SHARES
189
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Tangerang, KabarSDGs – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan platform Friends of Creative Economy (FCE) Meeting 2023 bisa mendorong posisi Indonesia ini sebagai pemimpin ekonomi kreatif (ekraf) global.

Menparekraf Sandiaga seusai menghadiri FCE Meeting 2023 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (4/10/2023) menjelaskan Indonesia memiliki ekonomi kreatif ketiga terbesar di dunia. Indonesia berada di bawah Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan. Hal ini yang menjadi fokus pemerintah dimana Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar posisi Indonesia mengambil peran yang strategis di sektor ekonomi kreatif.

BACA JUGA

Bahasa dan Literasi Fondasi Karya Kreatif di Era AI

Bahasa dan Literasi Fondasi Karya Kreatif di Era AI

8 Februari 2026
Jelang Imlek, Indonesia Negara Paling Inklusif

Jelang Imlek, Indonesia Negara Paling Inklusif

8 Februari 2026
Gubernur Gorontalo Temui Sandiaga Uno untuk Gagas Bank Milik Gorontalo

Gubernur Gorontalo Temui Sandiaga Uno untuk Gagas Bank Milik Gorontalo

10 Mei 2025

“Sebagai salah satu dari tiga negara terbesar dunia dengan ekonomi kreatif untuk mengambil peran yang strategis. Kami mengundang beberapa negara yang telah mengadopsi resolusi yang kita tampilkan melalui komitmen di PBB dimana ekonomi kreatif menjadi ekonomi masa depan kita semua yang menciptakan semangat inklusif dan menciptakan lapangan kerja yang kita targetkan sebanyak 25 juta lapangan kerja dari segi ekonomi kreatif,” katanya.

Menparekraf Sandiaga menjelaskan dalam FCE Meeting 2023 ia belajar dari banyak pengalaman di berbagai negara dan melihat best practice dari negara lain seperti Afrika Selatan, Bulgaria, Uzbekistan, dan lainnya.

“Dari peringkat ketiga, dalam 5 sampai 10 tahun ke depan kita targetkan bisa lebih mendekati capaian Korea Selatan yang berada di posisi kedua dan kita berharap saat 2045 mudah-mudahan bisa nomor satu di dunia,” katanya.

FCE Meeting 2023 diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE) 2024 yang akan dilaksanakan di Uzbekistan. Acara ini diselenggarakan setiap tahun dengan mengundang seluruh stakeholder ekonomi kreatif, mulai dari pemerintah, pihak swasta, akademisi, asosiasi, serta media.

Mengangkat tema Designing and Delivering a Robust Policy Support to Creative Economy, ada tiga sesi panel yang dihadirkan, yaitu pertama Bali Creative Economy Roadmap: Towards Concrete and Impactful Actions, kedua Better Measuring Creative Economy, dan ketiga Adapting to Emerging Challenges and Opportunities.

Kegiatan ini diikuti oleh 7 duta besar negara sahabat, 154 peserta luring, 117 peserta daring dari total 38 negara di seluruh dunia.

“Dengan diadakannya FCE Meeting 2023, kami mengundang seluruh pihak dan pemangku kepentingan ekonomi kreatif, baik nasional maupun internasional, untuk ikut serta dalam mengimplementasikan Bali Creative Economy Roadmap yang merupakan dokumen keluaran dari WCCE 2022,” ujar Sandiaga.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Martini M. Paham, mengapresiasi Kementerian Luar Negeri yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan Friends of Creative Economy Meeting 2023 serta menyebutkan mengenai komitmen dan aksi nyata Indonesia dalam pengarusutamaan ekonomi kreatif.

“Terdapat 5 isu utama dalam Bali Creative Economy Roadmap 2022 dan salah satunya adalah pengarusutamaan ekonomi kreatif dalam mainstream economy. Indonesia telah melaksanakan WCCE setiap dua tahun sekali dan FCE Meeting setiap tahun. Selain itu, Indonesia telah mengeluarkan UU Nomor 24 Tahun 2019 tentang ekonomi kreatif yang mengakui pentingnya ekonomi kreatif dalam perekonomian nasional,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Multilateral, Kementerian Luar Negeri Tri Tharyat menjelaskan bahwa pihaknya secara konsisten terus mendukung promosi ekonomi kreatif di berbagai forum internasional, termasuk FCE Meeting 2023. Indonesia mendorong PBB dan berbagai pihak untuk meningkatkan dukungan yang nyata, berdampak, dan berkelanjutan dalam pengembangan ekonomi kreatif.

“Indonesia berencana untuk mengajukan rancangan resolusi Creative Economy for Sustainable Development pada Sidang Majelis Umum PBB tahun ini,” ujarnya.

Turut hadir pula pada FCE 2023 baik secara luring maupun daring, para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf serta Kementerian/Lembaga terkait.

Share12SendTweet8
Previous Post

Jasa Marga Targetkan Naik Level dalam Wujudkan Proses Bisnis Jalan Tol Berkelanjutan

Next Post

Dukung Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional, Kemenhub Gelar Padat Karya

Next Post
Dukung Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional, Kemenhub Gelar Padat Karya

Dukung Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional, Kemenhub Gelar Padat Karya

Bandara Kertajati Dipastikan Siap Terima Perpindahan Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Mulai 29 Oktober 2023

Bandara Kertajati Dipastikan Siap Terima Perpindahan Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Mulai 29 Oktober 2023

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Wisata di Ulun Danu Beratan

Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Wisata di Ulun Danu Beratan

17 Mei 2026
Gemarikan Dorong Pencegahan Stunting di Badung

Gemarikan Dorong Pencegahan Stunting di Badung

17 Mei 2026
Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

17 Mei 2026
Kelompok Binaan Pertamina Panen Perdana Ikan Bioflok

Kelompok Binaan Pertamina Panen Perdana Ikan Bioflok

16 Mei 2026
Tunanetra Balikpapan Istiqomah Belajar Al Quran

Tunanetra Balikpapan Istiqomah Belajar Al Quran

16 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • KAI Services Buka Lowongan Pramugara dan Pramugari Kereta Api

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BPDP Promosikan Produk UMKM Sawit di PALMEX 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    19 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.