• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Mei 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pemerintah sedang Perbaiki Jaminan Kesehatan Nasional melalui PforR JKN Reforms

by SDGS Admin
5 Juni 2023
Pemerintah sedang Perbaiki Jaminan Kesehatan Nasional melalui PforR JKN Reforms
39
SHARES
242
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

JAKARTA, KabarSDGs – Pemerintah sedang berusaha memperbaiki skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Program for Results JKN reforms (PforR JKN reforms) dengan dukungan pinjaman dari Bank Dunia. Tujuan dari skema ini adalah untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas perawatan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Selain itu, juga meningkatkan fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjutan (FKTRL), meningkatkan efisiensi manajemen klaim biaya kesehatan, meningkatkan koordinasi antara pihak-pihak terkait dalam sistem JKN, dan menyempurnakan program JKN. Dengan implementasi yang baik, diharapkan kebijakan JKN akan terus meningkat, terutama dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan perluasan kepesertaan.

BACA JUGA

Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

Lampung Percepat Layanan Kesehatan Daerah dan Distribusi Farmasi

21 April 2026
Layanan Kesehatan Door To Door Jangkau Warga IKN

Layanan Kesehatan Door To Door Jangkau Warga IKN

15 April 2026
Pertamina Gelar Donor Darah Peringati Hari Kesehatan Dunia

Pertamina Gelar Donor Darah Peringati Hari Kesehatan Dunia

13 April 2026

Direktorat Jenderal Anggaran sebagai Tim Kesekretariatan Executing Agency, bersama dengan Kementerian/Lembaga terkait sebagai implementing agency, seperti Kementerian Kesehatan sebagai regulator utama di bidang kesehatan, DJSN sebagai perumus kebijakan umum dalam sistem jaminan kesehatan sosial nasional (SJSN), dan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program JKN, bertanggung jawab dalam memonitor kemajuan implementasi program ini.

Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan, menyelenggarakan kegiatan “Implementation Support Mission Indonesia National Health Insurance (JKN) Reforms and Results Program” untuk memantau indikator kemajuan atau Disbursement Link Indicator (DLI).

Kegiatan ini melibatkan pembahasan capaian pada setiap area hasil dan DLI JKN, mitigasi isu atau permasalahan, serta perencanaan strategis untuk mencapai target DLI.

Dalam sesi Keynote Speech pembukaan acara tersebut, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, Made Arya Wijaya menekankan, keberhasilan PforR JKN reforms sangat bergantung pada koordinasi dan kerja keras dari implementing agency yang melibatkan berbagai pihak, termasuk K/L dan institusi pemerintah lainnya di sektor kesehatan.

“Hingga saat ini, perkembangan utama dalam 3 area hasil dan 9 DLI didominasi oleh penyusunan dan penyempurnaan regulasi, seperti panduan alur klinis untuk FKTRL, revisi pedoman penilaian teknologi kesehatan (PTK), pedoman tata cara coding INACBGs dalam Permenkes Nomor 26 Tahun 2021, template costing untuk revisi tarif INACBGs, blueprint strategi transformasi digital kesehatan, Inpres tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN, dan perjanjian kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Pusdatin Kemenkes yang disusun oleh Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Made, terdapat juga penyempurnaan pedoman verifikasi dan manajemen klaim, penetapan tracer indicators, serta pengembangan sistem pembayaran pelayanan kesehatan tingkat pertama dalam program JKN yang disusun oleh BPJS.

Selain peningkatan regulasi, ada juga upaya perbaikan pada sisi SDM dan sistem, seperti pelatihan pengkodean klinis yang telah dilakukan dalam 3 gelombang untuk total 278 RS oleh Kementerian Kesehatan dan pengembangan dashboard SISMONEV serta penetapan indikator BPJS Kesehatan oleh DJSN.

“Dalam hal kesekretariatan, Kementerian Keuangan telah membuat kemajuan dalam melengkapi kesekretariatan PforR JKN dengan tenaga ahli dan melakukan penyesuaian atas output dan indikator guna meningkatkan koordinasi, dampak, dan keberlanjutan JKN,” ungkapnya.

Made juga menekankan, keberhasilan program ini tidak terlepas dari optimalnya koordinasi antara Bank Dunia yang terus mendukung upaya perbaikan di sektor kesehatan di Indonesia dengan seluruh implementing agency yang terlibat, seperti Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan DJSN.

“Selain itu, program ini juga mendapat dukungan dari pihak-pihak lain, termasuk Bappenas dan Kemenko Bidang PMK,” pungkasnya.

Share16SendTweet10
Previous Post

Kebakaran Lahan 26 Hektar di Barito selatan, 2 Unit Truck Damkar Diterjunkan

Next Post

BRIN Adakan Monitoring dan Evaluasi untuk Para Peneliti

Next Post
BRIN Adakan Monitoring dan Evaluasi untuk Para Peneliti

BRIN Adakan Monitoring dan Evaluasi untuk Para Peneliti

Pesiden Berikan Penghargaan dan Bonus kepada Para Atlet SEA Games ke-32 Kamboja di Istana Merdeka

Pesiden Berikan Penghargaan dan Bonus kepada Para Atlet SEA Games ke-32 Kamboja di Istana Merdeka

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pemkab Pidie Dukung Pembukaan Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry

Pemkab Pidie Dukung Pembukaan Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry

25 Mei 2026
Hindari Kecurangan Dalam Perusahaan, KAI Services Gelar Sosialisasi Pencegahan Fraud

Hindari Kecurangan Dalam Perusahaan, KAI Services Gelar Sosialisasi Pencegahan Fraud

24 Mei 2026
Platinum Convention Hall Perkuat Balikpapan Sebagai Gerbang IKN

Platinum Convention Hall Perkuat Balikpapan Sebagai Gerbang IKN

24 Mei 2026
Bidik Rute Jakarta-Malahayati, ASDP-Pemprov Aceh Perkuat Jalur Strategis Logistik Barat Indonesia

Bidik Rute Jakarta-Malahayati, ASDP-Pemprov Aceh Perkuat Jalur Strategis Logistik Barat Indonesia

24 Mei 2026
Kementerian PU Kebut Perencanaan Teknis Jalan Tol Serpong–Bogor via Parung

Kementerian PU Kebut Perencanaan Teknis Jalan Tol Serpong–Bogor via Parung

24 Mei 2026

POPULAR

  • Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    Titik Longsor Jalan Lintas Curup-Lebong Mulai Diperbaiki Dengan Anggaran Rp 200 Miliar

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • PTPN IV PalmCo Perkuat Transisi Energi Hijau Lewat Pembangunan 16 Pabrik CBG

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Harga Sawit Kaltim Naik Dipicu Penguatan CPO

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Aceh Buka Bantuan Pendidikan Korban Bencana

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kemnaker Buka Bantuan TKM Pemula 2026

    33 shares
    Share 13 Tweet 8

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.