• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
14 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY

Menko Polhukam: TPPO Adalah Kejahatan Serius yang Tidak Bisa Didamaikan

by SDGS Admin
10 Mei 2023
Menko Polhukam: TPPO Adalah Kejahatan Serius yang Tidak Bisa Didamaikan
40
SHARES
250
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

MANGGARAI BARAT, KabarSDGs – Pemerintah Indonesia sudah menyatakan perang terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), termasuk yang ditegaskan Presiden Jokowi dalam rangkaian KTT ASEAN di Labuan Bajo, pekan ini. Terkait dengan hal itu, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan, untuk kasus TPPO, dimana orangnya sudah tertangkap, tidak berlaku restorative justice.

“Kejahatan TPPO itu adalah kejahatan serius yang tidak bisa didamaikan, pelakunya harus dihukum” ujar Mahfud MD saat ditanya wartawan usai menghadiri dan memimpin Pertemuan ASEAN Political and Security Council (APSC), di Labuan Bajo, Selasa (9/5/2023).

BACA JUGA

Turis Jerman Larikan Artefak Bersejarah Pakai Skuter di Italia

Turis Jerman Larikan Artefak Bersejarah Pakai Skuter di Italia

30 Mei 2025
Menparekraf: Pelaksanaan Event Berperan Penting Pulihkan Ekonomi Bali

Menparekraf: Pelaksanaan Event Berperan Penting Pulihkan Ekonomi Bali

30 Januari 2024
Rekomendasi Jajanan Pasar Khas Jakarta yang Wajib Dicicipi Selama KTT ASEAN 2023

Rekomendasi Jajanan Pasar Khas Jakarta yang Wajib Dicicipi Selama KTT ASEAN 2023

4 September 2023

Mahfud MDmelanjutkan, satu hal penting yang akan dibahas di KTT ASEAN ini, antara lain, yang mendapat perhatian khusus adalah soal TPPO.

“Ini sudah menjadi penyakit yang sangat mengancam bagi kehidupan masyarakat. Ini nanti akan diputuskan oleh negara negara ASEAN bentuk kerja samanya bagaimana,” ujar Mahfud MD.

Menurutnya, Indonesia sudah menyatakan perang terhadap TPPO, dan menyatakan tidak berlaku restorative justice, tidak ada perdamaian antara korban dengan pelaku.

“Dan kebetulan saya ini bicara dari NTT. NTT ini daerah yang paling banyak Tindak Pidana Perdagangan Orang-nya. Menurut catatan, setiap tahun tidak kurang dari warga NTT yang pulang dari luar negeri sudah menjadi mayat, karena diperjualbelikan sebagai budak oleh mafia perdagangan orang ini,” jelas Mahfud.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Indonesia sudah membuat kebijakan dan menyediakan segala perangkat yang diperlukan untuk menindak tegas tindak pidana perdagangan orang. Ia juga menekankan, tidak ada perdamaian antara pelaku tindak pidana dengan korban dan dengan aparat.

“Prioritas capaian dari Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun ini pada komponen ASEAN Matters diantaranya adalah kesepakatan dan implementasi Kerjasama penanganan Tindak Pidana Penyelundupan Orang (TPPO) akibat penyalahgunaan teknologi,” terangnya.

Diketahui, saat ini korban TPPO tidak hanya WNI tetapi juga terdapat warga negara dari negara-negara anggota ASEAN lainnya. Para korban TPPO ini dibawah ke negara ASEAN lainnya sehingga diperlukan kerja sama aparat hukum antar negara ASEAN.

Share16SendTweet10
Previous Post

Setelah KTT G20, Mobil Listrik Digunakan Kembali di KTT ke-42 ASEAN 2023

Next Post

Pentingnya Persatuan ASEAN agar Menjadi Motor Perdamaian dan Pertumbuhan Ekonomi

Next Post
Pentingnya Persatuan ASEAN agar Menjadi Motor Perdamaian dan Pertumbuhan Ekonomi

Pentingnya Persatuan ASEAN agar Menjadi Motor Perdamaian dan Pertumbuhan Ekonomi

Ini 3 Hal Penting bagi Pengembangan UMKM Menurut Erick Thohir

Ini 3 Hal Penting bagi Pengembangan UMKM Menurut Erick Thohir

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

Surabaya Temukan Lebih dari Empat Ribu Kasus TBC Hingga Mei 2026

14 Juni 2026
BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Way Gemol

14 Juni 2026
Internet BAKTI Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Maratua

Internet BAKTI Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Maratua

14 Juni 2026
Kementerian Koperasi Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,34 Triliun

Kementerian Koperasi Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,34 Triliun

14 Juni 2026
TP PKK Bali Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

TP PKK Bali Dorong Konsumsi Ikan untuk Cegah Stunting

13 Juni 2026

POPULAR

  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    351 shares
    Share 140 Tweet 88
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    629 shares
    Share 252 Tweet 157
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    384 shares
    Share 154 Tweet 96
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    347 shares
    Share 139 Tweet 87
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    356 shares
    Share 142 Tweet 89

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.