• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Hiu Paus Buka Peluang Wisata Bahari Sidoarjo

by SDGS Admin
30 Agustus 2026
Hiu Paus Buka Peluang Wisata Bahari Sidoarjo
19
SHARES
117
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Sidoarjo, Kabar SDGs – Kemunculan hiu paus atau hiu tutul di perairan Tlocor, Kecamatan Jabon, membuka peluang baru bagi pengembangan pariwisata bahari di Kabupaten Sidoarjo. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memilih tidak terburu-buru menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata komersial.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung kawasan pesisir Tlocor, Kamis (27/8/2026). Dalam kunjungan itu, ia bersama jajaran Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), BPBD Sidoarjo, serta Forkopimka Jabon melihat kondisi kawasan sekaligus potensi yang dimilikinya.

BACA JUGA

Penataan Pantai Panjang Bengkulu Kembali Digencarkan

Penataan Pantai Panjang Bengkulu Kembali Digencarkan

28 April 2026
Ciparage Jadi Favorit Libur Lebaran

Ciparage Jadi Favorit Libur Lebaran

26 Maret 2026
Pantai Kilang Dipadati Wisatawan Lebaran

Pantai Kilang Dipadati Wisatawan Lebaran

26 Maret 2026

Pemkab Sidoarjo saat ini masih mengutamakan proses kajian dan pemetaan sebelum menentukan bentuk pengembangan kawasan. Karakteristik wilayah, pola kemunculan hiu paus, aspek legalitas hingga kondisi ekosistem menjadi sejumlah hal yang perlu dipastikan.

Mimik mengatakan keberadaan satwa laut tersebut merupakan potensi wisata yang harus dikelola secara hati-hati dengan mengutamakan prinsip konservasi. Menurutnya, pengembangan kawasan tidak boleh mengorbankan habitat maupun keberlangsungan biota laut.

“Saya keliling bersama Disporapar dan BPBD untuk mengangkat potensi wisata air di Sidoarjo. Ternyata di sini ada hiu tutul dan saya sudah membuktikannya dengan melihat secara langsung,” kata Mimik.

Keselamatan wisatawan juga menjadi pertimbangan penting sebelum kawasan tersebut dibuka sebagai tujuan wisata. Kemunculan hiu paus diketahui berkaitan dengan kondisi perairan, cuaca dan pasang surut sehingga diperlukan pemantauan secara berkala.

Pemantauan tersebut dibutuhkan untuk mengetahui pola keberadaan satwa sekaligus memahami kondisi habitatnya. Data yang diperoleh nantinya dapat menjadi dasar dalam menentukan bentuk aktivitas wisata yang aman bagi pengunjung dan tidak mengganggu keberadaan hiu paus.

Selain persoalan konservasi dan keselamatan, Pemkab Sidoarjo juga perlu memastikan aspek kewenangan dan perizinan. Kawasan perairan Tlocor berada dalam kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Ke depannya nanti kita harus mengkaji ulang potensinya seperti apa. Karena ini masih wilayahnya BBWS dan Kementerian PU, jadi kita harus kerja sama dan komunikasikan dengan pemerintah pusat serta provinsi, utamanya menyangkut perizinan,” jelasnya.

Mimik menegaskan pengembangan kawasan nantinya tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan jumlah wisatawan. Keberadaan destinasi baru tersebut diharapkan turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan.

Peran generasi muda setempat juga mendapat perhatian karena mereka dinilai aktif dalam mendorong berkembangnya kembali potensi wisata air di Sidoarjo. Keterlibatan masyarakat lokal menjadi salah satu faktor penting agar pengembangan destinasi dapat memberikan manfaat secara langsung kepada warga.

Selain keberadaan hiu paus, kawasan pesisir Tlocor juga memiliki potensi ekonomi lain berupa rumput laut. Komoditas tersebut disebut memiliki kualitas yang sangat baik dan menjadi salah satu potensi unggulan yang dapat dikembangkan.

“Di pesisir tadi banyak rumput laut, ini komoditas unggulan Sidoarjo dengan kualitas sangat bagus, bahkan disebut paling bagus se-Asia. Hal ini sudah dibuktikan oleh kementerian yang sempat melakukan sidak ke sini,” kata Mimik.

Keberadaan hiu paus sebagai daya tarik alam serta potensi rumput laut membuat kawasan Tlocor memiliki kombinasi antara peluang pariwisata dan ekonomi masyarakat. Namun, Pemkab Sidoarjo masih harus menyelesaikan berbagai kajian sebelum menentukan langkah pengembangan lebih lanjut.

Jika aspek legalitas, keselamatan pengunjung dan konservasi dapat dipastikan, kawasan pesisir Tlocor berpeluang dikembangkan sebagai salah satu ikon baru wisata bahari Sidoarjo dengan tetap menjaga keberlanjutan ekosistem dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Share8SendTweet5
Previous Post

Desa Muara Tenang Jadi Binaan PKK Lampung

Next Post

Gebyar UMKM Sidoarjo Dorong Usaha Mikro Naik Kelas

Next Post
Gebyar UMKM Sidoarjo Dorong Usaha Mikro Naik Kelas

Gebyar UMKM Sidoarjo Dorong Usaha Mikro Naik Kelas

Polytron Dorong Adopsi Motor Listrik di Surabaya

Polytron Dorong Adopsi Motor Listrik di Surabaya

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

14 Oktober 2026
Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

14 Oktober 2026
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

14 Oktober 2026
Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

14 Oktober 2026
Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

14 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3794 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3784 shares
    Share 1514 Tweet 946
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3732 shares
    Share 1493 Tweet 933
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4083 shares
    Share 1633 Tweet 1021
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3758 shares
    Share 1503 Tweet 940

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.