Jakarta, Kabar SDGs – PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia terus memperluas jaringan ritelnya dengan meresmikan toko ke-1.400 di Indonesia. Pencapaian tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 pada 4 September.
Pembukaan toko ke-1.400 menjadi salah satu gambaran agresifnya pertumbuhan jaringan MR.D.I.Y. Indonesia. Ekspansi dilakukan untuk semakin mendekatkan akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan rumah tangga dan produk sehari-hari.
Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, mengatakan strategi pengembangan jaringan perusahaan mengedepankan pendekatan customer-centric. Menurutnya, kebutuhan pelanggan menjadi salah satu dasar dalam menentukan arah pertumbuhan perusahaan.
“Sebagai Perseroan yang mengutamakan pendekatan customer-centric, kami menjadikan kebutuhan pelanggan sebagai kompas dalam menjalankan strategi pertumbuhan. Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum yang tepat untuk terus membuktikan bahwa pelanggan senantiasa menjadi pusat dari setiap langkah pertumbuhan MR.D.I.Y. Indonesia,” kata Edwin.
Sepanjang 2026, MR.D.I.Y. Indonesia menargetkan pembukaan sedikitnya 270 toko baru. Hingga Agustus 2026, perusahaan telah merealisasikan pembukaan 177 toko baru.
Dengan perkembangan tersebut, jaringan MR.D.I.Y. Indonesia kini telah mencakup 445 dari total 514 kabupaten dan kota di Indonesia. Perusahaan juga telah hadir di 37 dari 38 provinsi.
Perluasan jaringan tidak hanya difokuskan pada pusat-pusat kota besar. MR.D.I.Y. Indonesia juga mulai memperkuat kehadirannya di wilayah tier 3, termasuk Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Buton Tengah.
Pada Juli dan Agustus 2026 saja, sebanyak 27 toko baru dibuka di luar Pulau Jawa. Beberapa gerai baru bahkan mampu mencatatkan penjualan yang melampaui target awal pada bulan pertama beroperasi.
Kondisi tersebut dinilai menunjukkan adanya permintaan yang cukup tinggi terhadap produk kebutuhan sehari-hari di berbagai daerah. Dari keseluruhan jaringan MR.D.I.Y. Indonesia, sekitar 80 persen merupakan toko standalone, sementara 20 persen lainnya berlokasi di pusat perbelanjaan atau mall-based stores.
Seiring bertambahnya jaringan, MR.D.I.Y. Indonesia kini menyediakan sekitar 18.000 pilihan produk untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumen. Produk-produk tersebut ditawarkan dengan konsep “Hemat, Lengkap, Dekat”.
Konsep tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh beragam kebutuhan rumah tangga dan produk sehari-hari dari toko yang lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
Edwin mengatakan perusahaan secara rutin mempelajari pola pembelian serta perubahan permintaan konsumen agar produk yang ditawarkan tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
“MR.D.I.Y. Indonesia menjadikan kebutuhan pelanggan sebagai pertimbangan utama dalam menentukan kurasi produk dan mengembangkan pengalaman berbelanja. Kami terus memperdalam analisis terhadap pola pembelian, tingkat perputaran produk, dan perubahan permintaan untuk memahami kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah,” ujarnya.
Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional 2026, MR.D.I.Y. Indonesia turut menghadirkan program promosi yang mencakup lebih dari 800 produk. Potongan harga yang diberikan mencapai 52 persen.
Berbagai produk yang masuk dalam program tersebut meliputi perlengkapan untuk merapikan dan menata rumah, kebutuhan sekolah dan kreativitas, olahraga, hobi dan permainan, perkakas, perlengkapan liburan, fesyen, serta berbagai pernak-pernik.
Program promosi tersebut ditujukan untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan sekaligus menawarkan produk dengan nilai ekonomis.
Selain memperluas jumlah toko, perusahaan juga meningkatkan kemampuan karyawan melalui pelatihan produk serta keterampilan interpersonal. Pengembangan kompetensi tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan secara konsisten di seluruh jaringan MR.D.I.Y. Indonesia.
“Ke depan, MR.D.I.Y. Indonesia akan terus hadir lebih dekat bagi keluarga Indonesia, dengan komitmen menghadirkan produk yang hemat dan lengkap di setiap toko baru,” tutup Edwin.







Discussion about this post