• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Organda Surabaya Siapkan Angkot Listrik

by SDGS Admin
31 Agustus 2026
Organda Surabaya Siapkan Angkot Listrik
19
SHARES
117
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Surabaya, Kabar SDGs – Elektrifikasi transportasi di Kota Surabaya mulai diarahkan untuk mencakup lebih banyak moda angkutan umum. Selain bus berukuran besar, Organisasi Angkutan Darat (Organda) Surabaya tengah menyiapkan skema agar angkutan kota atau mikrolet yang masih beroperasi dapat beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan listrik.

Gagasan tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Menyusun Peta Jalan Elektrifikasi Transportasi Surabaya: Integrasi Bus dan Angkot Listrik Menuju Zero Emission, Sabtu (29/8/2026).

BACA JUGA

LABA Masuk Bisnis Baterai Kendaraan Listrik

LABA Masuk Bisnis Baterai Kendaraan Listrik

26 September 2026
VKTR Berpotensi Dapat Pendanaan Rp2 Triliun

VKTR Berpotensi Dapat Pendanaan Rp2 Triliun

5 September 2026
Polytron Dorong Adopsi Motor Listrik di Surabaya

Polytron Dorong Adopsi Motor Listrik di Surabaya

30 Agustus 2026

Ketua DPC Organda Kota Surabaya Sunhaji Ilahoh mengatakan perubahan menuju kendaraan listrik semakin diperlukan. Menurutnya, selain berkaitan dengan ketidakpastian energi global, tingginya emisi dari kendaraan juga menjadi alasan perlunya pembenahan sistem transportasi umum.

“Tujuannya bagaimana ada perubahan angkutan yang berbasis BBM ke angkutan yang berbasis elektrik,” kata Sunhaji.

Organda, lanjut Sunhaji, menginginkan proses elektrifikasi tidak hanya berfokus pada pengadaan bus listrik oleh pemerintah. Angkutan kota yang selama ini menjadi bagian dari sistem transportasi masyarakat Surabaya juga dinilai perlu dilibatkan dalam proses transformasi tersebut.

Jumlah mikrolet yang masih beroperasi di Surabaya saat ini juga terus berkurang. Dari yang sebelumnya mencapai sekitar 12 ribu unit, kini hanya sebagian kecil yang masih aktif dan memiliki kelengkapan administrasi.

Penurunan jumlah armada tersebut dinilai dapat menjadi kesempatan untuk melakukan peremajaan sekaligus memperkenalkan kendaraan listrik kepada para pemilik angkutan kota.

Organda tengah menjajaki skema pembiayaan yang diharapkan dapat meringankan beban pemilik mikrolet ketika melakukan penggantian kendaraan. Dengan skema tersebut, pemilik angkutan diharapkan dapat memiliki kendaraan listrik dan melakukan pembayaran secara bertahap.

“Bagaimana nanti ada angkutan len menggunakan listrik dan tidak buy the service. Kami akan berupaya sendiri bagaimana mereka bisa ngangsur sendiri dan kemudian uang mukanya nanti kita free,” ujarnya.

Untuk membahas kemungkinan penerapan skema tersebut, Organda berencana mengundang pelaku usaha dari China. Pertemuan lanjutan ditargetkan berlangsung sekitar satu bulan setelah FGD.

Menurut Sunhaji, transformasi transportasi tidak boleh hanya dilihat dari sisi penggantian teknologi kendaraan. Peralihan tersebut juga menyangkut keberlangsungan mata pencaharian pengemudi, kernet, pekerja operasional hingga tenaga administrasi yang selama ini bekerja di sektor angkutan umum.

Karena itu, ia meminta proses modernisasi tetap memperhatikan keberadaan pekerja lama. Pemerintah diharapkan dapat memastikan tenaga kerja yang terdampak perubahan tetap memperoleh kesempatan untuk masuk dan bekerja dalam ekosistem transportasi yang baru.

“Yang penting bagi saya win-win solution. Pemerintah punya program, tapi bagaimana ke depannya pengemudi, pekerja, helper, juga karyawan administrasi bisa diambil dari anggota kami,” tegasnya.

Selain mendorong elektrifikasi, Organda juga meminta adanya perluasan jaringan layanan transportasi umum di Surabaya. Dalam forum tersebut disebutkan terdapat rencana pembukaan dua koridor baru yang ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun ini.

Sunhaji menyatakan Organda akan ikut mengawal rencana tersebut agar pembukaan koridor tidak berhenti pada tahap pembahasan.

“Paling tidak tahun ini sudah ada dua koridor yang akan diluncurkan di Surabaya. Dan itu akan saya kawal agar bisa direalisasikan,” katanya.

Penambahan koridor dinilai penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap transportasi umum. Semakin banyak pilihan rute diharapkan dapat mendorong masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

Elektrifikasi dan perluasan jaringan layanan diharapkan dapat berjalan secara bersamaan. Dengan demikian, penggunaan kendaraan listrik tidak sekadar menjadi tanda modernisasi, tetapi dapat menjadi bagian dari sistem transportasi yang lebih rendah emisi sekaligus tetap memberikan ruang bagi keberlangsungan usaha angkutan umum lokal.

“Kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi?” pungkas Sunhaji.

Share8SendTweet5
Previous Post

Polytron Dorong Adopsi Motor Listrik di Surabaya

Next Post

Mahasiswa USK Raih Tiga Medali Internasional

Next Post
Mahasiswa USK Raih Tiga Medali Internasional

Mahasiswa USK Raih Tiga Medali Internasional

Kementerian PU Perkuat Dukungan Air untuk Tangani Karhutla di Kalimantan dan Jambi

Kementerian PU Perkuat Dukungan Air untuk Tangani Karhutla di Kalimantan dan Jambi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

14 Oktober 2026
Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

14 Oktober 2026
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

14 Oktober 2026
Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

14 Oktober 2026
Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

14 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3795 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3786 shares
    Share 1514 Tweet 947
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4084 shares
    Share 1634 Tweet 1021
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3732 shares
    Share 1493 Tweet 933
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3759 shares
    Share 1504 Tweet 940

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.