• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
8 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Program B50 Diproyeksikan Perkuat Perkebunan Sawit Kaltim

by SDGS Admin
6 Juli 2026
Program B50 Diproyeksikan Perkuat Perkebunan Sawit Kaltim
26
SHARES
165
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Samarinda, Kabar SDGs – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyambut positif penerapan kebijakan biodiesel B50 yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026. Program yang menggunakan campuran 50 persen minyak sawit tersebut dinilai berpotensi meningkatkan penyerapan hasil perkebunan kelapa sawit rakyat sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Selain memperluas pasar domestik bagi produk kelapa sawit, kebijakan ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani sehingga tidak mudah mengalami fluktuasi.

BACA JUGA

Trakindo Kembangkan Caterpillar untuk Biodiesel B50

Trakindo Kembangkan Caterpillar untuk Biodiesel B50

24 Agustus 2026
Prabowo Terima Laporan Perkembangan B50 dan Bioetanol

Prabowo Terima Laporan Perkembangan B50 dan Bioetanol

17 Agustus 2026
Pertamina Tambah Pasokan Biosolar Di Balikpapan

Pertamina Tambah Pasokan Biosolar Di Balikpapan

10 Mei 2026

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur, Ahmad Muzakkir, mengatakan daerahnya memiliki potensi besar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Saat ini, luas perkebunan kelapa sawit rakyat di Kalimantan Timur mencapai sekitar 225 ribu hektare dengan produksi sekitar 741 ribu ton TBS setiap tahun.

Menurutnya, kapasitas produksi tersebut didukung oleh keberadaan 108 pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di Kalimantan Timur untuk mengolah crude palm oil (CPO) sebagai bahan baku biodiesel.

“Bagaimanapun juga, kebijakan ini akan memberikan dampak positif terhadap sektor perkebunan, terutama dari sisi peningkatan pemanfaatan hasil kelapa sawit,” ujar Ahmad Muzakkir di Samarinda.

Meski kebijakan B50 telah mulai diterapkan, Muzakkir menjelaskan pelaksanaan secara menyeluruh masih menunggu tahapan implementasi berikutnya, khususnya terkait mekanisme distribusi yang sedang disiapkan pemerintah pusat bersama pelaku usaha.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan sesuai kewenangannya, sementara pelaksanaan operasional juga melibatkan sektor swasta.

“Kita tunggu seperti apa tahapan implementasinya. Untuk pengolahan dan distribusi tentu mengacu pada sistem yang sudah dibangun. Pemerintah pada prinsipnya memberikan dukungan sesuai program dan kewenangan yang dimiliki, sementara pelaksanaannya juga melibatkan pihak swasta,” jelas Muzakkir.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan perlindungan terhadap petani kelapa sawit tetap menjadi perhatian utama. Melalui Dinas Perkebunan, pemerintah secara berkala menetapkan harga acuan TBS sebagai upaya menjaga kepastian harga jual yang layak bagi petani.

Saat ini, harga TBS di Kalimantan Timur berada di kisaran Rp3.400 per kilogram. Pemerintah berharap kebijakan B50 dapat membantu menjaga stabilitas harga tersebut sekaligus membuka peluang peningkatan harga seiring meningkatnya kebutuhan minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel.

Dengan dukungan kapasitas produksi, infrastruktur pengolahan, serta meningkatnya kebutuhan pasar domestik, program B50 diharapkan mampu memperkuat tata niaga kelapa sawit di Kalimantan Timur sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sawit rakyat.

Share10SendTweet7
Previous Post

Belitong Akan Revalidasi UNESCO Global Geopark

Next Post

Penerbangan Muscat–Medan Buka Akses Wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara

Next Post
Penerbangan Muscat–Medan Buka Akses Wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara

Penerbangan Muscat–Medan Buka Akses Wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Poltekpar NHI Bandung Didukung Kemenpar

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Poltekpar NHI Bandung Didukung Kemenpar

Discussion about this post

NEWS UPDATE

SIER Gandeng Dua Investor di EJIF 2026

SIER Gandeng Dua Investor di EJIF 2026

8 Oktober 2026
Bali dan Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Ekonomi

Bali dan Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Ekonomi

8 Oktober 2026
PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

PKK Bali Dukung Gerakan Bersih Lingkungan

8 Oktober 2026
Okupansi Hotel di Balikpapan Tertekan Pengetatan Anggaran

Okupansi Hotel di Balikpapan Tertekan Pengetatan Anggaran

8 Oktober 2026
Balikpapan Latih Teman Tuli Jadi Barista

Balikpapan Latih Teman Tuli Jadi Barista

7 Oktober 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3573 shares
    Share 1429 Tweet 893
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3578 shares
    Share 1431 Tweet 895
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3555 shares
    Share 1422 Tweet 889
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3522 shares
    Share 1409 Tweet 881
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3873 shares
    Share 1549 Tweet 968

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.