Badung, Kabar SDGs – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali memperluas konektivitas internasional dengan Australia melalui pembukaan dua rute penerbangan baru yang dioperasikan maskapai Jetstar, yakni rute Avalon dan Sunshine Coast. Langkah ini dinilai strategis dalam meningkatkan akses wisatawan mancanegara menuju Pulau Bali.
Penerbangan rute Avalon–Denpasar kembali beroperasi pada Senin (23/3) malam, sementara rute Sunshine Coast–Denpasar resmi dibuka pada Rabu (25/3) siang sebagai rute baru yang langsung terhubung dengan Bali. Kehadiran kedua rute ini memperkuat jaringan penerbangan internasional, khususnya dari Australia yang menjadi salah satu pasar utama wisatawan Bali.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, menyampaikan bahwa pembukaan rute ini merupakan bentuk kolaborasi positif antara operator bandara dan maskapai dalam mendorong pertumbuhan sektor penerbangan dan pariwisata. “Kami sangat mengapresiasi kembali beroperasinya rute Avalon, serta rute Sunshine Coast yang menjadi rute terbaru di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Ini merupakan bukti bahwa Bali tetap menjadi destinasi unggulan bagi wisatawan internasional, khususnya dari Australia,” ujar Nugroho Jati.
Pada 23 Maret 2026, penerbangan Jetstar dengan nomor JQ49 dari Avalon tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 20.56 WITA, sebelum kembali berangkat menuju Avalon pada pukul 23.03 WITA dengan nomor JQ50 membawa 222 penumpang. Sementara itu, penerbangan perdana dari Sunshine Coast dengan nomor JQ86 mendarat di Bali pada 25 Maret 2026 pukul 13.52 WITA dengan jumlah penumpang mencapai 229 orang.
Rute Avalon dijadwalkan beroperasi lima kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Kamis, Jumat, dan Minggu. Sedangkan rute Sunshine Coast melayani penerbangan tiga kali dalam seminggu pada hari Rabu, Jumat, dan Minggu.
Australia hingga saat ini masih menjadi penyumbang wisatawan mancanegara terbesar ke Bali. Pada dua bulan pertama tahun 2026, tercatat sebanyak 240.897 wisatawan asal Australia berkunjung ke Pulau Dewata. Sementara sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan Australia mencapai 1,6 juta orang, sekaligus menjadikan negara tersebut sebagai pasar terbesar bagi pariwisata Bali.
Dengan tambahan dua rute ini, total terdapat 11 rute penerbangan langsung yang menghubungkan Australia dengan Bali, di antaranya Perth, Melbourne, Sydney, Brisbane, Adelaide, Gold Coast, Darwin, Cairns, Newcastle, serta Avalon dan Sunshine Coast.
“Dengan dibukanya kedua rute ini, diharapkan hubungan konektivitas antara Indonesia dan Australia semakin erat, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor pariwisata dan industri pendukung lainnya. Dengan dibukanya rute langsung menuju Avalon dan Sunshine Coast, tentunya menjadikan semakin banyaknya alternatif dan pilihan rute penerbangan bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkunjung ke Australia, serta sebaliknya,” ujar Nugroho Jati.
Ia menambahkan bahwa pihak bandara bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mendorong pengembangan jaringan penerbangan, baik domestik maupun internasional, sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.












Discussion about this post