• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
25 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Angkutan Perkotaan KAI Group Terus Meningkat Sepanjang 2025

Layani 442,1 Juta Pengguna Sepanjang 2025, Naik Sekitar 36,1 Juta Dibanding 2024

by Riski Yanti
9 Februari 2026
Angkutan Perkotaan KAI Group Terus Meningkat Sepanjang 2025
29
SHARES
180
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

 JAKARTA, KabarSDGs – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pertumbuhan positif layanan angkutan perkotaan sepanjang 2025. Berbagai layanan transportasi berbasis rel yang dikelola KAI Group semakin menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat, mulai dari perjalanan kerja, pendidikan, aktivitas ekonomi, hingga konektivitas menuju bandara dan kawasan aglomerasi.

Sepanjang 2025, total layanan angkutan perkotaan KAI Group melayani 442.111.779 pengguna, meningkat dibandingkan 406.024.854 pengguna pada 2024, atau bertambah sekitar 36.086.925 pengguna.

BACA JUGA

Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

Warteg on Train di KA Batavia Disambut Baik oleh Penumpang

19 Oktober 2026
Angkutan Perkotaan KAI Group Terus Meningkat Sepanjang 2025

Tujuh Perjalanan Commuter Line Kembali Dibatalkan Esok

18 Oktober 2026
Kebersihan KRL Diapresiasi Netizen Jepang

Kebersihan KRL Diapresiasi Netizen Jepang

1 Oktober 2026

Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan seiring aktivitas sosial dan ekonomi yang terus bergerak dinamis.

Tren tersebut sejalan dengan analisis Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 yang mencatat bahwa kawasan metropolitan di Indonesia masih didominasi penduduk usia produktif dengan intensitas perjalanan harian yang tinggi, terutama menuju pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan layanan publik.

Wilayah Jabodetabek, Bandung Raya, Yogyakarta, Surabaya, Medan, hingga Palembang tercatat sebagai kawasan dengan arus komuter terbesar, sehingga membutuhkan transportasi publik berkapasitas besar dan terjadwal.

Kontribusi terbesar angkutan perkotaan KAI Group sepanjang 2025 berasal dari layanan yang dikelola KAI Commuter. Sepanjang tahun tersebut, KAI Commuter melayani 400.737.915 pengguna, meningkat dari 374.484.307 pengguna pada 2024.

Layanan ini tersebar di sejumlah kawasan metropolitan dan aglomerasi yang menjadi pusat pergerakan harian masyarakat.

Di wilayah Jabodetabek, Commuter Line Jabodetabek melayani 349.311.251 pengguna sepanjang 2025, mencerminkan tingginya mobilitas harian masyarakat Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Di Jawa Barat, Commuter Line Area II Bandung melayani 18.727.643 pengguna, menopang mobilitas masyarakat Bandung Raya dan sekitarnya.

Sementara itu, di Jawa Timur, Commuter Line Area VIII Surabaya mencatat 16.020.323 pengguna, seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan perjalanan harian di kawasan Surabaya dan kota penyangga.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, Commuter Line Area VI Yogyakarta melayani 9.015.768 pengguna sepanjang 2025, menjadi bagian penting dari pergerakan harian masyarakat, mahasiswa, dan wisatawan.

Masih di kawasan ini, layanan KA Prameks yang melayani koridor Yogyakarta–Solo turut melayani 1.113.023 pengguna, mendukung mobilitas regional jarak menengah.

Di Banten, Commuter Line Rangkasbitung–Merak melayani 4.463.446 pengguna sepanjang 2025, menghubungkan wilayah barat Banten dengan simpul transportasi laut dan kawasan industri. Untuk konektivitas bandara, Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta melayani 2.346.934 pengguna, mendukung pergerakan penumpang pesawat, pekerja bandara, dan perjalanan bisnis dari dan menuju pusat Kota Jakarta.

Selain layanan komuter, KAI Group juga mengoperasikan LRT Jabodebek yang melayani 28.816.787 pengguna sepanjang 2025, meningkat dari 21.055.870 pengguna pada 2024.

Layanan ini memperkuat konektivitas kawasan hunian di Bekasi, Depok, dan Jakarta Timur dengan pusat bisnis serta simpul transportasi lain di Jakarta.

Konektivitas menuju bandara juga diperkuat melalui layanan kereta api bandara. Di Yogyakarta, layanan kereta menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) melayani 2.865.729 pengguna sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 2.730.791 pengguna pada 2024.

Layanan ini terdiri dari skema PSO yang melayani masyarakat dengan tarif terjangkau serta layanan komersial YIA Xpress yang melayani perjalanan langsung dengan waktu tempuh lebih singkat.

Di wilayah Solo Raya dan Yogyakarta, KA BIAS, yaitu kereta api bandara yang menghubungkan kawasan perkotaan dengan Bandara Internasional Yogyakarta melalui jalur rel eksisting, melayani 769.490 pengguna sepanjang 2025, meningkat tajam dibandingkan 192.187 pengguna pada 2024.

Di Sumatera Utara, layanan KA Srilelawangsa berperan sebagai penghubung utama antara pusat Kota Medan dan Bandara Kualanamu, sekaligus melayani perjalanan komuter masyarakat di wilayah tersebut.

Sepanjang 2025, KA Srilelawangsa melayani 4.115.680 pengguna, meningkat dari 3.085.294 pengguna pada 2024, seiring bertumbuhnya mobilitas penumpang pesawat, pekerja bandara, dan aktivitas perjalanan harian di kawasan metropolitan Medan.

Sementara itu, di Palembang, LRT Sumatera Selatan melayani 4.626.481 pengguna sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 4.350.217 pengguna pada 2024, dan menjadi tulang punggung transportasi publik perkotaan dari bandara hingga kawasan pusat aktivitas masyarakat.

Di Jawa Tengah, layanan KA Batara Kresna yang menghubungkan wilayah Solo dan Wonogiri melayani 179.697 pengguna sepanjang 2025, meningkat dari 126.188 pengguna pada 2024, mendukung mobilitas kawasan aglomerasi Solo Raya.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pertumbuhan jumlah pengguna angkutan perkotaan sepanjang 2025 menjadi dasar penting bagi penguatan layanan ke depan.

“Sepanjang 2025, angkutan perkotaan KAI Group menjadi bagian dari aktivitas harian masyarakat di berbagai wilayah. Peningkatan jumlah pengguna ini mencerminkan kebutuhan mobilitas yang semakin terhubung dan menjadi landasan bagi KAI Group untuk terus meningkatkan kualitas layanan, kenyamanan perjalanan, serta integrasi antarmoda,” ujar Anne.

Anne menambahkan bahwa transportasi berbasis rel turut mendukung efisiensi waktu perjalanan, membantu pengelolaan arus lalu lintas perkotaan, serta menopang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Sejalan dengan analisis BPS terbaru, penguatan angkutan perkotaan berbasis rel menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung produktivitas kawasan perkotaan.

Melalui penguatan layanan angkutan perkotaan, KAI Group terus berperan dalam membangun sistem mobilitas perkotaan yang efisien, terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai kota di Indonesia.

Share12SendTweet7
Previous Post

Kemenhub Perkuat Keselamatan dan Layanan Transportasi

Next Post

655.407 Tiket KA Reguler Lebaran 2026 Telah Terjual

Next Post
655.407 Tiket KA Reguler Lebaran 2026 Telah Terjual

655.407 Tiket KA Reguler Lebaran 2026 Telah Terjual

Honda Perkenalkan New CR-V e HEV di IIMS 2026

Honda Perkenalkan New CR-V e HEV di IIMS 2026

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pembangunan Tol Semarang – Demak, Ditargetkan Selesai Tahun 2027

Pembangunan Tol Semarang – Demak, Ditargetkan Selesai Tahun 2027

25 Oktober 2026
HEKRAFNAS 2026 Gaungkan Rekacipta Nusantara, Karya Lokal Siap Mendunia

HEKRAFNAS 2026 Gaungkan Rekacipta Nusantara, Karya Lokal Siap Mendunia

25 Oktober 2026
Tampil di WCCE Weekland, Hi Jakarta Production Jadi Delegasi Indonesia ke JTF Australia 2026

Tampil di WCCE Weekland, Hi Jakarta Production Jadi Delegasi Indonesia ke JTF Australia 2026

25 Oktober 2026
Kementerian PU Cetak 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi

Kementerian PU Cetak 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi

25 Oktober 2026
Menteri Ekraf Luncurkan Creative by Indonesia pada Puncak HEKRAFNAS 2026

Menteri Ekraf Luncurkan Creative by Indonesia pada Puncak HEKRAFNAS 2026

25 Oktober 2026

POPULAR

  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3914 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3949 shares
    Share 1580 Tweet 987
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3974 shares
    Share 1590 Tweet 994
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4012 shares
    Share 1605 Tweet 1003
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4003 shares
    Share 1601 Tweet 1001

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.