Nusantara, Kabar SDGs – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembangunan manusia melalui peningkatan literasi kesehatan masyarakat. Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap isu kesehatan publik, Otorita IKN menyelenggarakan workshop pencegahan HIV/AIDS di Ruang Serbaguna Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (3/11).
Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran terbuka bagi masyarakat untuk berdiskusi langsung dengan tenaga medis mengenai isu kesehatan, khususnya penyakit menular. Selain itu, workshop ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan sejak dini serta mendorong penghapusan stigma terhadap penderita HIV/AIDS.
Acara menghadirkan dua narasumber ahli di bidang kesehatan, yakni dr. Pratono, M.Epid. dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan dr. Jumria T. Panggalo, Sp.PD. dari RSUD Sepaku. Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, yang hadir mewakili Otorita IKN, menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dalam menghadapi ancaman penyakit menular seperti HIV/AIDS.
“Meskipun Otorita IKN tidak hanya berfokus pada edukasi masalah kesehatan HIV/AIDS, penyakit ini merupakan salah satu yang perlu kita waspadai. Karena itu, baik masyarakat maupun pemerintah harus memahami pentingnya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyakit menular,” ujar Suwito melalui Humas Otorita IKN, Rabu (5/11).
Senada dengan itu, dr. Pratono menuturkan bahwa Indonesia saat ini menempati peringkat ke-14 dunia dalam jumlah orang yang hidup dengan HIV (ODHIV). “Dengan posisi Indonesia di peringkat ke-14, penting bagi kita untuk memperkuat sistem pengendalian HIV/AIDS, termasuk melalui proses skrining kesehatan yang dapat dilakukan dengan dukungan lembaga seperti Palang Merah Indonesia (PMI),” kata Pratono secara daring.
Sementara itu, dr. Jumria menjelaskan fenomena HIV/AIDS sebagai kondisi yang sering kali tidak disadari oleh penderitanya. “Kalau saya mengibaratkan penyakit menular ini seperti gunung es. Banyak yang tidak menyadari bahwa dirinya sudah membawa virus ini. Apalagi biasanya hal ini terjadi pada fase-fase awal penyebaran virus ke dalam tubuh,” ungkap Jumria.
Melalui kegiatan ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya membangun Nusantara sebagai kota yang tidak hanya hijau dan cerdas, tetapi juga sehat, tangguh secara sosial, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan publik.












Discussion about this post