• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
11 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

29.000 Liter Air Bersih Dialirkan bagi Warga Terdampak Kekeringan di Wilayah Sungai Bengawan Solo

by Riski Yanti
26 Agustus 2026
29.000 Liter Air Bersih Dialirkan bagi Warga Terdampak Kekeringan di Wilayah Sungai Bengawan Solo
17
SHARES
105
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo menyalurkan 29.000 liter air bersih bagi sedikitnya 647 jiwa yang terdampak kekeringan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selain memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Kementerian PU juga mengoptimalkan infrastruktur sumber daya air untuk menjaga ketersediaan air bagi pertanian.

BACA JUGA

Gedung Pemerintahan di Solok Diperbaiki, Akibat Banjir Bandang

Gedung Pemerintahan di Solok Diperbaiki, Akibat Banjir Bandang

6 Oktober 2026
Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan Pasca Bencana 

Lima Kabupaten/Kota Sumut Dipulihkan Pasca Bencana 

6 Oktober 2026
Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa untuk Tangani Kekeringan Sawah di Bekasi

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa untuk Tangani Kekeringan Sawah di Bekasi

29 September 2026

Penyaluran air bersih dilaksanakan pada Senin (24/8/2026) di empat desa, yaitu Desa Sidomulyo, Kabupaten Boyolali; Desa Mernung dan Desa Ngroto, Kabupaten Blora, Jawa Tengah; serta Desa Banyu Urip, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Di Kabupaten Boyolali, BBWS Bengawan Solo menyalurkan 4.000 liter air bersih bagi 45 kepala keluarga atau 115 jiwa di Desa Sidomulyo.

Sementara di Kabupaten Blora, distribusi dilakukan sebanyak 4.000 liter bagi sekitar 150 jiwa di Desa Mernung dan 5.000 liter bagi sekitar 202 jiwa di Desa Ngroto.

Adapun di Kabupaten Ngawi, sebanyak 16.000 liter air bersih disalurkan kepada 80 kepala keluarga atau sekitar 180 jiwa di Dusun Tambakselo, Desa Banyu Urip.

Air tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kondisi kekeringan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pemenuhan kebutuhan air masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan kekeringan. Dukungan air bersih dilakukan secara cepat dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan kondisi lapangan.

“Dalam kondisi kekeringan, kita harus memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap air, terutama untuk kebutuhan dasar sehari-hari. Kementerian PU akan terus mengoptimalkan sumber daya dan infrastruktur yang tersedia untuk membantu masyarakat terdampak,” ujar Menteri Dody.

Dukungan tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat penerima manfaat. Bapak Gimin, warga Dusun Tambakselo, Desa Banyu Urip, Kabupaten Ngawi, mengatakan bantuan air bersih sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat. Air ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Kementerian PU yang telah membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujar Gimin.

Optimalkan Tata Air untuk Pertanian

Selain distribusi air bersih, BBWS Bengawan Solo melakukan penanganan untuk menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian di Kabupaten Lamongan.

Di Desa Pasi, Kecamatan Glagah, dilakukan pembuatan bendung sementara di Sungai Blawi/Bengawan Jero untuk menaikkan Tinggi Muka Air (TMA) sekaligus menahan masuknya air asin dari arah hilir.

Upaya tersebut dilakukan agar air dapat dimanfaatkan untuk mengairi daerah irigasi di sekitarnya. Penanganan dilanjutkan dengan normalisasi Sungai Deket, Sungai Corong, dan Sungai Malang serta pengoperasian pompa untuk menambah debit air yang masuk ke sistem Sungai Blawi.

Normalisasi Sungai Deket dilakukan untuk memperlancar aliran air dari Sungai Blawi menuju areal persawahan di Desa Sidomulyo dan Desa Soko, Kecamatan Glagah, serta Desa Ketapangtelu, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.

Melalui rangkaian penanganan tersebut, air dari sistem Sungai Blawi dan Sungai Bengawan Solo dimanfaatkan untuk mendukung pengairan Daerah Irigasi (DI) Bengawan Jero seluas sekitar 3.386 hektare.

Hingga saat ini, sekitar 2.930 hektare telah terairi, sementara sekitar 456 hektare masih dalam proses penanganan.

BBWS Bengawan Solo juga mengoperasikan tiga unit pompa berukuran 6 inci dan tiga unit pompa berukuran 3 inci untuk mengalirkan air dari Sungai Deket menuju saluran sekunder dan petak sawah seluas sekitar 41 hektare.

Pengaturan distribusi air dilakukan melalui sistem jadwal giliran pelayanan agar ketersediaan air dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kementerian PU melalui BBWS Bengawan Solo akan terus memantau kondisi kekeringan dan ketersediaan air di wilayah kerja BBWS Bengawan Solo serta melakukan distribusi air bersih, pengelolaan sumber air, dan optimalisasi jaringan irigasi sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi lapangan.

Share7SendTweet4
Previous Post

Tindak Lanjut Koordinasi Pascagempa, Menteri Dody Tinjau Kondisi Danau Kelimutu

Next Post

Korban Gempa NTT Bertambah Menjadi 103 Orang

Next Post
Korban Gempa NTT Bertambah Menjadi 103 Orang

Korban Gempa NTT Bertambah Menjadi 103 Orang

Air Bersih Disalurkan bagi Warga Terdampak Kekeringan di Jawa Tengah

Air Bersih Disalurkan bagi Warga Terdampak Kekeringan di Jawa Tengah

Discussion about this post

NEWS UPDATE

USK Gelar Pameran Seni Internasional Bertema Cultural Nuances

USK Gelar Pameran Seni Internasional Bertema Cultural Nuances

10 Oktober 2026
Vasa Hotel Surabaya Hadirkan BBQ Nusantara dengan Panorama Senja

Vasa Hotel Surabaya Hadirkan BBQ Nusantara dengan Panorama Senja

10 Oktober 2026
Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

10 Oktober 2026
Kemkomdigi Siapkan Aturan Transparansi Harga Layanan Antar Barang dan Makanan

Kemkomdigi Siapkan Aturan Transparansi Harga Layanan Antar Barang dan Makanan

10 Oktober 2026
Mengenal Thomas Oentoro, Eks Eksekutif INA

Mengenal Thomas Oentoro, Eks Eksekutif INA

10 Oktober 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3668 shares
    Share 1467 Tweet 917
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3672 shares
    Share 1469 Tweet 918
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3613 shares
    Share 1445 Tweet 903
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3640 shares
    Share 1456 Tweet 910
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3961 shares
    Share 1584 Tweet 990

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.