• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Anak Ketiga Badak Ratu: Secercah Harapan Bagi Kelestarian Badak Sumatera

by Riski Yanti
2 Oktober 2023
Anak Ketiga Badak Ratu: Secercah Harapan Bagi Kelestarian Badak Sumatera
30
SHARES
187
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

LAMPUNG, KabarSDGs – Proses persalinan badak Ratu berlangsung sekitar 17 menit dari mulai terlihat kantong allantois sampai dengan bayi badak lahir dengan selamat.

Zulfi Arsan, Koordinator Tim Dokter Hewan SRS TNWK, menambahkan badak Ratu mulai menunjukkan tanda-tanda perilaku akan melahirkan dimulai dari pukul 00.04 WIB hingga melahirkan bayi badak sumatera betina pada pukul 01.44 WIB hari Sabtu, 30 September 2023.

BACA JUGA

Way Kambas Ubah Pola Perawatan Gajah

Way Kambas Ubah Pola Perawatan Gajah

7 Oktober 2026
Way Kambas Kembangkan Wisata Berbasis Konservasi

Way Kambas Kembangkan Wisata Berbasis Konservasi

3 Oktober 2026
Sinergi Perantau Dorong Pembangunan Lampung

Sinergi Perantau Dorong Pembangunan Lampung

31 Maret 2026

“Sama seperti kebuntingan badak di SRS TNWK sebelumnya, pada kebuntingan kali ini badak Ratu mendapatkan tambahan hormon penguat kehamilan, yang diberikan setiap hari. Serta jenis, variasi, dan jumlah asupan pakan yang diberikan sangat diperhatikan untuk mencukupi kebutuhan badak Ratu,” tambah Zulfi.

Tak hanya itu, Zulfi juga menjelaskan bahwa selama dalam masa kebuntingan ini pemeriksaan kesehatan kebuntingan juga dilakukan secara rutin setiap 10-14 hari sekali dengan alat ultrasonografi (USG) sejak umur kebuntingan awal (20 hari pasca kawin) sampai dengan 3 hari menjelang kelahiran. Pemantauan intensif badak Ratu selama 24 jam oleh tim dokter hewan, paramedik, dan perawat satwa SRS TNWK sudah mulai dilakukan sejak 1 minggu menjelang kelahiran sampai dengan 2 bulan kedepan.

Dedi Candra, dokter hewan dari Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik (KKHSG) KLHK menambahkan, sekitar 45 menit setelah lahir, bayi badak tersebut sudah mulai berdiri. 2 jam kemudian, bayi badak mulai mencari puting susu induknya untuk menyusu. Sama halnya dengan anaknya, kondisi badak Ratu pasca melahirkan juga terpantau sehat dan normal.

“Dan sejak melahirkan hingga saat ini, badak Ratu menunjukkan sikap overprotektif terhadap anaknya,” imbuh Dedi. Tim dokter hewan akan terus memantau secara intensif kondisi kesehatan dan tentunya ‘ikatan batin’ antara induk-anak badak. Sejak kemarin (01/10), badak Ratu mulai mengajak anaknya untuk menjelajahi hutan dan belajar berkubang. Sebelum siaran pers ini dirilis, bobot bayi badak Ratu tercatat sebesar 27 kilogram.

Mengutip pernyataan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar pada siaran pers sebelumnya, kelahiran anak badak keempat di SRS TNWK ini membuktikan komitmen Pemerintah Republik Indonesia dalam melakukan upaya konservasi badak di Indonesia, khususnya badak sumatera.

Indra Exploitasia, Plt. Direktur KKHSG KLHK menambahkan, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berencana mengintegrasikan metode Assisted Reproductive Technology (ART) atau Teknologi Reproduksi Berbantu untuk propagasi (perbanyakan) badak sumatera, selain melalui upaya perkembangbiakan alami.

“Untuk tujuan tersebut, KLHK dibantu oleh tim ART dan Biobank IPB University telah mengambil jaringan tali pusar tak lama setelah kelahiran anak ketiga badak Ratu untuk dijadikan sumber sel punca (stem cells). Saat ini, jaringan tali pusar tersebut telah berada di Laboratorium Pusat ART dan Biobank Badak Sumatera Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University untuk dilakukan perbanyakan sel punca,” jelas Indra.

Dr. Muhammad Agil menyampaikan bahwa Laboratorium Pusat ART dan Biobank Badak Sumatera dengan dukungan Leibniz Institute for Zoo and Wildlife Research (Leibniz-IZW) Jerman didedikasikan untuk mendukung program propagasi badak sumatera yang dilaksanakan KLHK.

“Laboratorium Pusat ART dan Biobank Badak Sumatera diharapkan dapat memproduksi embrio badak sumatera dan program transfer embrio untuk menghasilkan individu badak sumatera baru melalui induk pinjam (surrogate mother),” tambah koordinator tim ART dan Biobank IPB University ini.

Kelahiran badak sumatera kali ini melibatkan berbagai pakar kesehatan satwa liar dari berbagai lembaga yang semuanya adalah ahli dari Indonesia.

Share12SendTweet8
Previous Post

Kementerian PUPR Dukung Pengembangan Ekonomi Perkotaan yang Tangguh Lewat Pembangunan Infrastruktur

Next Post

Libur Panjang, Jasa Marga Catat 772 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek

Next Post
Libur Panjang, Jasa Marga Catat 772 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek

Libur Panjang, Jasa Marga Catat 772 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek

Presiden RI Joko Widodo Resmikan Kereta Cepat Pertama di Asia Tenggara

Presiden RI Joko Widodo Resmikan Kereta Cepat Pertama di Asia Tenggara

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

14 Oktober 2026
Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

14 Oktober 2026
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

14 Oktober 2026
Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

14 Oktober 2026
Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

14 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3795 shares
    Share 1518 Tweet 949
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3786 shares
    Share 1514 Tweet 947
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4084 shares
    Share 1634 Tweet 1021
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3732 shares
    Share 1493 Tweet 933
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3697 shares
    Share 1479 Tweet 924

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.