Kalimantan Tengah, Kabar SDGs – Aremania menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah melalui aksi kemanusiaan dengan nilai donasi mencapai Rp50 juta. Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk ratusan paket sembako bagi relawan pemadam kebakaran dan warga terdampak, serta distribusi air bersih ke sejumlah wilayah.
Aksi kemanusiaan ini ditujukan untuk membantu para relawan yang bekerja memadamkan api di lapangan sekaligus masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat bencana karhutla. Bantuan sembako diharapkan dapat meringankan beban penerima selama menghadapi kondisi darurat.
Selain kebutuhan pangan, penyediaan air bersih menjadi bagian penting dari bantuan yang diberikan. Di Pangkalan Bun, distribusi dilakukan menggunakan tiga mobil tangki dengan total kapasitas 15.000 liter air bersih. Penyaluran serupa juga dilaksanakan di Muara Teweh dengan dua mobil tangki, serta di Sampit yang melibatkan empat unit mobil tangki.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Aremania bekerja sama dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan, yayasan, dan kelompok suporter sepak bola yang berada di Kalimantan Tengah. Mitra yang terlibat meliputi Paguyuban Brawijaya Jawa Timur, Yayasan Peduli Sesama Mutiara Hati, Ansor Provinsi Kalimantan Tengah, Banser, serta kelompok suporter Isen Mulang FC, yakni Kalteng Mania dan Pasus 1970.
Keterlibatan berbagai komunitas tersebut memperkuat koordinasi dalam penyaluran bantuan agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kerja sama lintas organisasi ini juga mencerminkan pentingnya gotong royong dalam menghadapi bencana yang berdampak pada kehidupan masyarakat dan lingkungan.
Presidium Aremania UTAS, Ali Rifki, melalui Ketua Arema Central Borneo, Sam Amin Bahrudin Asari, menyampaikan keprihatinannya atas musibah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan Tengah. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membantu meringankan beban relawan yang terlibat dalam upaya pemadaman.
“Kami sangat sedih dan prihatin atas musibah bencana karhutla di Kalimantan Tengah. Semoga sedikit bantuan ini dapat membantu dan meringankan saudara-saudara kami di Kalimantan. Kami juga berharap karhutla ini dapat segera tertangani,” ujar Amin menyampaikan pesan Ali Rifki.
Ia menambahkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas Aremania kepada sesama yang membutuhkan pertolongan, tanpa membedakan latar belakang maupun asal daerah. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui bantuan nyata yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan masyarakat selama menghadapi dampak bencana.
Melalui penyaluran bantuan ini, Aremania berharap kondisi masyarakat di wilayah terdampak segera membaik dan proses pemulihan dapat berlangsung secara bertahap. Penanganan karhutla juga diharapkan berjalan lancar sehingga dampaknya terhadap kehidupan warga dan lingkungan tidak semakin meluas.
Aksi kemanusiaan tersebut sekaligus menegaskan peran solidaritas dan gotong royong antarkomunitas dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat. Kolaborasi berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu bentuk dukungan sosial yang penting untuk meringankan beban warga dan relawan ketika bencana melanda.










Discussion about this post