• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
27 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Merek Lokal Indonesia Berpeluang Tembus Pasar Global Lewat Digital

by SDGS Admin
25 Oktober 2026
Merek Lokal Indonesia Berpeluang Tembus Pasar Global Lewat Digital
15
SHARES
96
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Merek lokal Indonesia memiliki peluang untuk memperluas jangkauan hingga pasar internasional dengan mengoptimalkan keunikan produk, memperkuat identitas merek, dan memanfaatkan teknologi digital. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam sesi creative session bertajuk “Local Roots on the Rise: How Local Brands Win the Market” pada hari ketiga The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyampaikan bahwa daya saing merek lokal tidak hanya bergantung pada harga, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan produk yang memiliki karakter dan keaslian. Menurutnya, kekayaan sumber daya Nusantara, mulai dari bahan alami hingga ramuan herbal, dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang sesuai dengan kebutuhan konsumen masa kini.

BACA JUGA

Sociolla Perkuat Dukungan bagi Brand Kecantikan Lokal

Sociolla Perkuat Dukungan bagi Brand Kecantikan Lokal

3 Agustus 2026
Sensatia Raih Persetujuan Cruelty Free International

Sensatia Raih Persetujuan Cruelty Free International

20 Juli 2026
Parade Gorontalo Karnaval Karawo 2025, Bangga Identitas Produk Asli Indonesia

Parade Gorontalo Karnaval Karawo 2025, Bangga Identitas Produk Asli Indonesia

29 September 2025

Irene menilai identitas lokal dapat menjadi keunggulan tersendiri bagi produk Indonesia dalam menghadapi persaingan global. Pemanfaatan media sosial dan berbagai platform digital juga membuka kesempatan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menjangkau konsumen internasional tanpa hanya bergantung pada pasar dalam negeri.

“Dengan kekuatan social media, dengan kekuatan digital space, jangan targetin 280 juta audience, tapi targetinlah 8 miliar audience yang ada di luar sana di seluruh dunia, maka Indonesia bisa menjadi brand yang terdepan. Setiap langkah perjuangan para pejuang ekonomi kreatif tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi keluarga, lingkungan sekitar, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas. Ketika kita berkarya dan bergerak sepenuh hati, kesejahteraan serta kemakmuran akan mengalir bagi ekonomi Indonesia,” ujar Irene.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemilik merek, penyedia platform digital, dan pemerintah untuk memperkuat pertumbuhan usaha kreatif. Sinergi tersebut diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus mendorong pengembangan produk yang berangkat dari potensi dan kekayaan daerah.

“Kolaborasi erat antara platform, brand, dan Kementerian Ekraf adalah bentuk nyata kerja sama untuk terus bertumbuh. Ekonomi kreatif kini diposisikan sebagai new engine of growth bagi perekonomian Indonesia. Berbeda dari sektor lain, ide tidak akan pernah habis, bahan bakarnya akan terus mengalir selama para pelaku ekraf bergerak bersama. Nah, kalau dari Kementerian Ekonomi Kreatif selalu mengatakan, You no longer walk alone,” ujar Wamen Ekraf.

Perspektif pelaku usaha turut disampaikan oleh kreator konten sekaligus pendiri Mother of Pearl (MOP), Tasya Farasya. Ia menyoroti kepercayaan konsumen dan inovasi sebagai faktor penting dalam membangun serta mempertahankan perkembangan sebuah merek lokal. Menurutnya, pengembangan produk perlu mengikuti kebutuhan pasar tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan dan keterlibatan berbagai pihak dalam ekosistem ekonomi kreatif.

Penerapan prinsip keberlanjutan dapat dilakukan melalui berbagai inisiatif, termasuk pemanfaatan kembali limbah kosmetik atau upcycling. Di sisi lain, keterlibatan afiliator, kreator konten, dan tenaga kerja lokal juga dapat memperluas dampak ekonomi dari pertumbuhan sebuah merek.

“Semakin kita bertumbuh, semakin banyak pula influencer, affiliate, hingga tim kreatif yang terlibat. Kehadiran jenama lokal bukan sekadar tentang mengikuti tren, melainkan bagaimana kita bisa menciptakan tren tersendiri sekaligus membuka peluang bisnis yang saling mendukung di dalam industri ekonomi kreatif,” ungkap Tasya.

Dari perspektif perdagangan digital, Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang, menjelaskan bahwa platform niaga elektronik memiliki peran dalam membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperluas jangkauan pemasaran. Teknologi digital memungkinkan produk lokal terhubung dengan konsumen dari berbagai wilayah sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis melalui ekosistem usaha yang saling mendukung.

Pembahasan dalam WCCE 2026 tersebut menegaskan pentingnya menggabungkan potensi lokal, inovasi produk, identitas merek, dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing industri kreatif Indonesia. Dengan dukungan kolaborasi lintas sektor, merek lokal diharapkan mampu memperluas pasar, menciptakan kesempatan kerja, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Share6SendTweet4
Previous Post

Kana Hills Ungasan Resmi Diluncurkan dengan Konsep Luxury Living

Next Post

Aremania Salurkan Donasi Rp50 Juta untuk Korban Karhutla Kalteng

Next Post
Aremania Salurkan Donasi Rp50 Juta untuk Korban Karhutla Kalteng

Aremania Salurkan Donasi Rp50 Juta untuk Korban Karhutla Kalteng

Kalenan Cafe & Resto Hadirkan Nuansa Swiss di Nganjuk

Kalenan Cafe & Resto Hadirkan Nuansa Swiss di Nganjuk

Discussion about this post

NEWS UPDATE

PGN Perluas Edukasi Jargas untuk Warga Surabaya

PGN Perluas Edukasi Jargas untuk Warga Surabaya

27 Oktober 2026
Penerapan Code Stroke, Sistem Penanganan Komprehensif untuk Stroke Akut

Penerapan Code Stroke, Sistem Penanganan Komprehensif untuk Stroke Akut

27 Oktober 2026
Innova Zenix 2026 Hadir dengan Fitur Kendali Jarak Jauh

Innova Zenix 2026 Hadir dengan Fitur Kendali Jarak Jauh

27 Oktober 2026
Creativillage di Kawasan SCBD, Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global

Creativillage di Kawasan SCBD, Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global

27 Oktober 2026
WCCE Weekland 2026 Ditutup dengan Doa Bersama dan Aksi Peduli Karhutla Kalimantan

WCCE Weekland 2026 Ditutup dengan Doa Bersama dan Aksi Peduli Karhutla Kalimantan

27 Oktober 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4017 shares
    Share 1607 Tweet 1004
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3407 shares
    Share 1363 Tweet 852
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3992 shares
    Share 1597 Tweet 998
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4054 shares
    Share 1622 Tweet 1014
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4045 shares
    Share 1618 Tweet 1011

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.