• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
22 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Kompetensi Personel Transportasi Udara Diperkuat, Dorong Digitalisasi untuk Penerbangan Aman dan Keberlanjutan

by Riski Yanti
5 September 2026
Kompetensi Personel Transportasi Udara Diperkuat, Dorong Digitalisasi untuk Penerbangan Aman dan Keberlanjutan
17
SHARES
104
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) menyelenggarakan Pertemuan Ke-2 Komite Nasional Keamanan Penerbangan (KNKP) Tahun 2026, Kamis (3/9).

Pertemuan mengangkat tema Peningkatan Kompetensi Personel Keamanan Penerbangan Melalui Transformasi Pembelajaran di Era Digital untuk Mendukung Penerbangan yang Aman dan Berkelanjutan.

BACA JUGA

Kemenhub Perkuat Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak

Kemenhub Perkuat Pengawasan Kendaraan ODOL di Pelabuhan Tanjung Perak

19 Oktober 2026
Kemenhub Terus Melakukan Pengawasan Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla

Kemenhub Terus Pantau Dampak Karhutla

19 Oktober 2026
Kemenhub Kukuhkan 90 Marine Inspector

Kemenhub Kukuhkan 90 Marine Inspector

19 Oktober 2026

Pertemuan KNKP menjadi forum koordinasi dan sinergi para pemangku kepentingan dalam memperkuat sistem keamanan penerbangan nasional, khususnya melalui peningkatan kompetensi personel dan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

Forum ini juga menjadi sarana untuk merencanakan, mengoordinasikan, serta mengevaluasi penerapan langkah-langkah keamanan di bandar udara, angkutan udara, entitas terkait dan operator penerbangan sesuai dengan Program Keamanan Penerbangan Nasional.

Direktur Keamanan Penerbangan, Capt. Sigit Hani Hadiyanto, menyampaikan bahwa perkembangan industri penerbangan dan kemajuan teknologi membawa tantangan yang semakin kompleks sehingga perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Penerbangan bukan lagi sekadar moda transportasi, melainkan urat nadi perekonomian, konektivitas nasional, serta simbol kedaulatan negara. Seiring bertambahnya kompleksitas operasional dan kemajuan teknologi, personel keamanan penerbangan harus siap menghadapi tantangan baru dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, termasuk dalam menghadapi perkembangan digitalisasi,” ujar Capt. Sigit.

Menurutnya, sistem keamanan penerbangan dibangun melalui tiga pilar utama, yaitu regulasi, fasilitas, dan sumber daya manusia.

Dari ketiga pilar tersebut, sumber daya manusia memiliki peran yang sangat penting karena menjadi garda terdepan dalam menerapkan berbagai ketentuan dan prosedur keamanan penerbangan di lapangan.

Penguatan kompetensi tersebut sejalan dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 40 Tahun 2024 tentang Program Pendidikan dan Pelatihan Keamanan Penerbangan Nasional, yang diarahkan untuk menyiapkan personel keamanan penerbangan yang terlatih, berwawasan, dan mampu menerapkan standar keamanan, baik dalam kondisi normal maupun ketika menghadapi peningkatan ancaman.

Arah tersebut juga menjadi bagian dari kebijakan Rencana Strategis Direktorat Keamanan Penerbangan Tahun 2025–2029, khususnya dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta pemanfaatan teknologi, informasi, dan komunikasi secara optimal.

“Penguatan sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi juga sejalan dengan ICAO Global Aviation Security Plan (GASeP), terutama dalam pengembangan security culture, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk memperkuat keamanan penerbangan,” jelas Capt. Sigit.

Lebih lanjut, Capt. Sigit menyampaikan terdapat empat hal utama yang menjadi perhatian dalam pengembangan kompetensi personel keamanan penerbangan di era digital.

Pertama, digitalisasi metode pembelajaran melalui pemanfaatan e-learning, Learning Management System (LMS), video pembelajaran, webinar, serta modul digital yang fleksibel dan terukur.

Kedua, peningkatan kompetensi digital personel, termasuk pemahaman mengenai dasar-dasar keamanan siber dan pengenalan potensi ancaman yang muncul akibat perkembangan digitalisasi.

Ketiga, penerapan pembelajaran berkelanjutan (continuous learning) melalui pelatihan penyegaran (refresher training) secara berkala guna memastikan kompetensi personel tetap relevan dengan perkembangan ancaman dan teknologi.

Keempat, penguatan human factors dan budaya keamanan (security culture), dengan menempatkan teknologi sebagai instrumen pendukung bagi pengambilan keputusan dan penilaian profesional manusia.

“Teknologi harus kita manfaatkan untuk memperkuat kemampuan personel, bukan menggantikan penilaian profesional manusia. Karena itu, transformasi pembelajaran harus tetap menempatkan kompetensi, kewaspadaan, dan budaya keamanan sebagai fondasi utama,” tegas Capt. Sigit.

Untuk memperkaya perspektif dan berbagi praktik terbaik, pertemuan KNKP juga menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan yang memberikan paparan terkait arah kebijakan serta inovasi pembelajaran di bidang keamanan penerbangan.

Narasumber antara lain Kasubdit Personel Keamanan Penerbangan, Direktur Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Direktur InJourney Airport Learning Center, Vice President Corporate Security PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, serta Direktur Gapura Learning Center.

Selain membahas penguatan kompetensi, Ditjen Hubud juga memberikan penghargaan kepada personel keamanan penerbangan atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga serta mempertahankan sistem keamanan penerbangan, termasuk keberhasilan dalam menggagalkan upaya penyelundupan emas di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas profesionalisme personel sekaligus pengingat bahwa efektivitas sistem keamanan penerbangan sangat ditentukan oleh kesiapan, kompetensi, dan integritas sumber daya manusia di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, Capt. Sigit turut menyampaikan bahwa penguatan keamanan penerbangan nasional juga tidak terlepas dari upaya Indonesia meningkatkan peran dan kontribusinya dalam penerbangan sipil internasional.

Pada 31 Agustus 2026, Pemerintah Indonesia melalui Kemenhub secara resmi mengumumkan pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization/ICAO) pada 43rd Extraordinary Assembly 2026.

“Pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran dan kontribusi Indonesia dalam tata kelola penerbangan sipil internasional. Hal ini juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk terus menunjukkan kapasitas dan komitmennya dalam mendukung penerbangan sipil yang aman, selamat, berkelanjutan, dan berdaya saing,” pungkas Capt. Sigit.

Share7SendTweet4
Previous Post

Kewaspadaan Ditingkatkan di Wilayah Terdampak Karhutla

Next Post

Indonesia Perluas Pasar Wisatawan Taiwan

Next Post
Indonesia Perluas Pasar Wisatawan Taiwan

Indonesia Perluas Pasar Wisatawan Taiwan

Kemenhub Tegaskan Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Kemenhub Tegaskan Penyesuaian Fuel Surcharge Bukan Kenaikan Tarif Dasar Tiket Pesawat

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kementerian Kebudayaan Percepat Revitalisasi Museum sebagai Penggerak Ekonomi

Kementerian Kebudayaan Percepat Revitalisasi Museum sebagai Penggerak Ekonomi

21 Oktober 2026
BPK Bali Peringati Hari Kebudayaan dengan Aksi Pelestarian Warisan Leluhur

BPK Bali Peringati Hari Kebudayaan dengan Aksi Pelestarian Warisan Leluhur

21 Oktober 2026
Pertamina Dampingi Nelayan Bali Lestarikan Penyu Lekang di Pantai Biaung

Pertamina Dampingi Nelayan Bali Lestarikan Penyu Lekang di Pantai Biaung

21 Oktober 2026
Squid Game The Experience Hadir di Indonesia Buka Peluang Ekonomi Kreatif

Squid Game The Experience Hadir di Indonesia Buka Peluang Ekonomi Kreatif

21 Oktober 2026
Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minuman Beralkohol

Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minuman Beralkohol

20 Oktober 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4220 shares
    Share 1688 Tweet 1055
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3929 shares
    Share 1572 Tweet 982
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3831 shares
    Share 1532 Tweet 958
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3281 shares
    Share 1312 Tweet 820
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3866 shares
    Share 1546 Tweet 967

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.