• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
17 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Prabowo Terima Laporan Perkembangan B50 dan Bioetanol

by SDGS Admin
17 Agustus 2026
Prabowo Terima Laporan Perkembangan B50 dan Bioetanol
15
SHARES
93
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bogor, Kabar SDGs – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan mengenai perkembangan Program Mandatori B50 serta kesiapan infrastruktur untuk mendukung penerapan mandatori bioetanol. Laporan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon A. Mantiri dalam pertemuan bersama Presiden di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu sore, 9 Agustus 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, pertemuan tersebut membahas perkembangan pelaksanaan program B50 atau penggunaan biodiesel dengan campuran 50 persen yang sebelumnya telah diluncurkan Presiden Prabowo pada Juli 2026.

BACA JUGA

Program B50 Diproyeksikan Perkuat Perkebunan Sawit Kaltim

Program B50 Diproyeksikan Perkuat Perkebunan Sawit Kaltim

6 Juli 2026

Selain perkembangan B50, Simon juga menyampaikan informasi mengenai kesiapan infrastruktur yang dibutuhkan untuk memasuki tahap persiapan penerapan mandatori bioetanol.

“Dirut Pertamina melaporkan kemajuan dari Program Mandatori B50 (Biodiesel 50%) yang telah diluncurkan Presiden Prabowo bulan Juli lalu serta kesiapan infrastruktur dalam tahapan persiapan mandatori bioetanol oleh Pemerintah,” demikian keterangan Sekretaris Kabinet.

Program B50 merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan sekaligus kemandirian energi nasional. Peningkatan pemanfaatan bahan bakar berbasis sumber daya dalam negeri diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap energi impor serta meningkatkan pemanfaatan potensi nasional.

Pelaksanaan B50 menjadi perhatian pemerintah setelah program tersebut resmi diluncurkan pada Juli 2026. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan infrastruktur sebagai bagian dari rencana penerapan mandatori bioetanol.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga memberikan arahan terkait pembenahan struktur dan tata kelola perusahaan milik negara. Presiden meminta adanya penyederhanaan organisasi di Pertamina, PLN, serta sejumlah BUMN lainnya.

Salah satu arahan tersebut mencakup pengurangan lapisan organisasi serta penataan kembali jumlah anak dan cucu perusahaan yang berada di bawah struktur BUMN.

“Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya,” tulis Seskab.

Penyederhanaan struktur tersebut ditujukan untuk menciptakan tata kelola perusahaan negara yang lebih efektif. Dengan rantai organisasi yang lebih ringkas, pemerintah berharap proses pengambilan keputusan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

“Pemangkasan ditujukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas lebih meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN lebih terjaga,” pungkas Seskab.

Share6SendTweet4
Previous Post

Indika Energy Bentuk Anak Usaha Baru di Bidang Logistik

Next Post

Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

Next Post
Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

Refleksi Kemerdekaan Bidang Ekonomi

17 Agustus 2026
Prabowo Terima Laporan Perkembangan B50 dan Bioetanol

Prabowo Terima Laporan Perkembangan B50 dan Bioetanol

17 Agustus 2026
Indika Energy Bentuk Anak Usaha Baru di Bidang Logistik

Indika Energy Bentuk Anak Usaha Baru di Bidang Logistik

17 Agustus 2026
UGM Perkuat Riset AI Lewat Pusat Teknologi

UGM Perkuat Riset AI Lewat Pusat Teknologi

17 Agustus 2026
Pelindo Dorong Angkutan Pelabuhan Rendah Emisi

Pelindo Dorong Angkutan Pelabuhan Rendah Emisi

17 Agustus 2026

POPULAR

  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1808 shares
    Share 723 Tweet 452
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1772 shares
    Share 709 Tweet 443
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    2086 shares
    Share 834 Tweet 522
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    1782 shares
    Share 713 Tweet 446
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1798 shares
    Share 719 Tweet 450

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.