• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
26 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

AS Hormati Negosiasi CoC ASEAN dengan Tiongkok

by SDGS Admin
26 Juli 2026
AS Hormati Negosiasi CoC ASEAN dengan Tiongkok
23
SHARES
143
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Amerika Serikat (AS) menyatakan menghormati langkah ASEAN yang melanjutkan perundingan Kode Etik atau Code of Conduct (CoC) Laut Cina Selatan (LCS) bersama Tiongkok. Meski demikian, AS menegaskan bahwa hasil akhir dari proses negosiasi tersebut tidak boleh mengesampingkan kepentingan strategis negaranya di kawasan.

Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN, Kevin Kim, mengatakan negaranya menghargai mekanisme pengambilan keputusan di ASEAN yang mengedepankan prinsip musyawarah dan konsensus.

BACA JUGA

Sumut Buka Peluang Investasi Bersama Amerika Serikat

Sumut Buka Peluang Investasi Bersama Amerika Serikat

23 September 2026
BPMA Dorong Joint Study Migas Berlanjut ke Eksplorasi

BPMA Dorong Joint Study Migas Berlanjut ke Eksplorasi

1 September 2026
Indonesia dan Singapura Sepakati 26 Kerja Sama Strategis

Indonesia dan Singapura Sepakati 26 Kerja Sama Strategis

11 Juli 2026

“Mengenai negosiasi CoC di LCS, seperti yang saya sampaikan sebelumnya, AS menghormati ASEAN sebagai organisasi yang mengambil keputusan berdasarkan konsensus. Kami menghormati keputusan ASEAN untuk melanjutkan pembahasan dengan Cina mengenai CoC, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun,” ujar Kim dalam konferensi pers secara daring, Jumat, 24 Juli 2026.

Kim menilai pembahasan mengenai Kode Etik Laut Cina Selatan merupakan isu yang memiliki arti penting, baik bagi Tiongkok maupun seluruh negara anggota ASEAN.

“Kami memahami bahwa isu ini sangat penting, baik bagi Tiongkok maupun seluruh negara anggota ASEAN,” ujarnya.

Walaupun mendukung proses negosiasi yang sedang berjalan, Kim menegaskan bahwa Amerika Serikat juga memiliki kepentingan di Laut Cina Selatan sehingga hasil kesepakatan nantinya tidak boleh mengabaikan posisi negaranya.

“Dari sudut pandang AS, hasil akhir negosiasi tidak boleh mengabaikan kepentingan AS. Karena, AS juga memiliki kepentingan yang penting di Laut Cina Selatan,” kata Kim.

Ia menjelaskan bahwa Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio telah menegaskan komitmen negaranya untuk tetap menjamin kebebasan bernavigasi di perairan internasional, menjalankan kewajiban berdasarkan perjanjian pertahanan dengan Filipina, serta menjunjung tinggi ketentuan hukum internasional.

“Serta terus menjunjung prinsip-prinsip hukum internasional. Termasuk, Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) dan putusan Mahkamah Arbitrase 2016 mengenai Laut Cina Selatan,” ujarnya.

Kim juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat memiliki komitmen pertahanan dengan Filipina. Dalam kunjungan Menteri Luar Negeri Marco Rubio ke Manila, pemerintah AS mengumumkan tambahan bantuan hibah militer senilai 60 juta dolar AS sehingga total bantuan yang diberikan kepada Filipina mencapai 100 juta dolar AS.

“Karena itu, dalam kunjungan Menlu Rubio kami mengumumkan tambahan USD60 juta sehingga total bantuan hibah militer bagi Filipina menjadi USD100 juta. Bantuan ini ditujukan agar Filipina dapat mempertahankan kedaulatannya serta mencegah terjadinya konflik,” kata Kim.

Menurutnya, bantuan tersebut melengkapi berbagai bentuk kerja sama keamanan yang selama ini telah terjalin antara Amerika Serikat dan Filipina. Ia juga menegaskan bahwa setiap penyelesaian sengketa di Laut Cina Selatan harus tetap menghormati kedaulatan wilayah Filipina.

Di sisi lain, Indonesia menilai proses perundingan CoC antara ASEAN dan Tiongkok terus menunjukkan perkembangan yang positif. Meskipun belum menghasilkan kesepakatan final dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) ke-59, pembahasan dinilai terus bergerak maju dengan target penyelesaian pada 2026.

Dalam forum tersebut, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia kembali menekankan pentingnya ASEAN menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga perdamaian, stabilitas, dan kerja sama di kawasan Asia Tenggara.

Share9SendTweet6
Previous Post

Ribuan Umat Buddha Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting 2026

Next Post

Penjualan Open Trip Perluas Pilihan Paket Wisata Domestik

Next Post
Penjualan Open Trip Perluas Pilihan Paket Wisata Domestik

Penjualan Open Trip Perluas Pilihan Paket Wisata Domestik

KEK Samota Diperkuat sebagai Destinasi Wisata Bahari Berkelas Dunia

KEK Samota Diperkuat sebagai Destinasi Wisata Bahari Berkelas Dunia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Pembangunan Tol Semarang – Demak, Ditargetkan Selesai Tahun 2027

Pembangunan Tol Semarang – Demak, Ditargetkan Selesai Tahun 2027

25 Oktober 2026
HEKRAFNAS 2026 Gaungkan Rekacipta Nusantara, Karya Lokal Siap Mendunia

HEKRAFNAS 2026 Gaungkan Rekacipta Nusantara, Karya Lokal Siap Mendunia

25 Oktober 2026
Tampil di WCCE Weekland, Hi Jakarta Production Jadi Delegasi Indonesia ke JTF Australia 2026

Tampil di WCCE Weekland, Hi Jakarta Production Jadi Delegasi Indonesia ke JTF Australia 2026

25 Oktober 2026
Kementerian PU Cetak 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi

Kementerian PU Cetak 41.824 Tenaga Kerja Konstruksi

25 Oktober 2026
Menteri Ekraf Luncurkan Creative by Indonesia pada Puncak HEKRAFNAS 2026

Menteri Ekraf Luncurkan Creative by Indonesia pada Puncak HEKRAFNAS 2026

25 Oktober 2026

POPULAR

  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3924 shares
    Share 1570 Tweet 981
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3960 shares
    Share 1584 Tweet 990
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3985 shares
    Share 1594 Tweet 996
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3375 shares
    Share 1350 Tweet 844
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    4014 shares
    Share 1606 Tweet 1004

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.