• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
10 Juli 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESRA

M4CR Dorong Perempuan Pesisir Kaltara Berdaya Lewat Sekolah Lapang Livelihood

by SDGS Admin
10 Juli 2026
M4CR Dorong Perempuan Pesisir Kaltara Berdaya Lewat Sekolah Lapang Livelihood
15
SHARES
93
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Perempuan di wilayah pesisir memiliki peran yang tidak tergantikan dalam menopang kehidupan keluarga dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Selain mengurus rumah tangga, mereka turut mengolah hasil perikanan, membantu aktivitas tambak, hingga menjadi penggerak usaha skala rumah tangga.
Peningkatan keterampilan menjadi salah satu kunci agar perempuan mampu menciptakan nilai tambah dari potensi lokal. Pendekatan inilah yang dikembangkan Kementerian Kehutanan melalui program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) melalui kegiatan Sekolah Lapang Livelihood, sebuah ruang belajar yang membekali masyarakat, khususnya perempuan, dengan keterampilan mengembangkan usaha berbasis sumber daya pesisir secara berkelanjutan.
Salah satu praktiknya dapat ditemukan di Desa Bebatu, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Desa pesisir ini memiliki keterkaitan yang erat dengan ekosistem mangrove. Selama bertahun-tahun, masyarakat menggantungkan penghidupan pada hasil tambak melalui penerapan silvofishery, yaitu sistem budidaya yang memadukan tambak dengan pelestarian mangrove, sehingga manfaat ekonomi dapat tumbuh tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan.


Produktivitas tambak yang semakin baik kemudian membuka peluang baru. Hasil udang tidak hanya memiliki nilai ketika dijual dalam bentuk segar, tetapi juga dapat diolah menjadi produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi. Melihat potensi tersebut, Sekolah Lapang Livelihood M4CR hadir untuk memperkuat kapasitas perempuan dalam mengembangkan usaha berbasis hasil tambak.
Sebanyak 11 perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Baru mengikuti pelatihan pengolahan petis udang. Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada teknik produksi, tetapi juga mencakup pengenalan standar kebersihan, proses pengolahan yang tepat, hingga menghasilkan petis dengan kualitas yang lebih baik.
Selain meningkatkan keterampilan produksi, peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai pengemasan produk yang higienis, pelabelan, serta dasar-dasar keamanan pangan. Pembelajaran tersebut menjadi bekal penting agar produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki kualitas yang lebih baik, tetapi juga memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Ketua KWT Bina Baru, Rukiah, mengatakan pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru bagi kelompoknya dalam mengembangkan usaha berbasis potensi desa.
“Melalui kegiatan ini, kami merasa sangat terbantu karena mendapat ilmu baru, pengalaman, dan wawasan bagi kelompok. Selama ini distribusi produk kami hanya menjangkau wilayah Desa Bebatu dan kabupaten. Ke depan, kami berharap ada keberlanjutan agar dapat semakin mendorong perekonomian ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok kami,” ujarnya.
Menurut Rukiah, peningkatan kapasitas yang diperoleh melalui Sekolah Lapang Livelihood membuka wawasan bahwa hasil tambak dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah apabila diolah dengan teknik yang tepat dan didukung kualitas kemasan yang baik.
Pemerintah Desa Bebatu juga memandang peningkatan kapasitas masyarakat sebagai bagian penting dalam memperkuat ekonomi desa. Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Bebatu, Sri Kamariah, mengatakan bahwa peluang kerja di desa masih relatif terbatas sehingga pengembangan usaha berbasis potensi lokal menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai perempuan memiliki kontribusi besar dalam mendukung perekonomian keluarga. Karena itu, pemerintah desa terus memberikan dukungan terhadap kelompok-kelompok masyarakat yang ingin mengembangkan usaha, termasuk membantu proses pengajuan proposal maupun mendorong keberlanjutan kegiatan pemberdayaan.
Sementara itu, PPIU Manager Kalimantan Utara program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR), Akhmad Ashar Sarif, mengatakan bahwa Sekolah Lapang Livelihood merupakan bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara rehabilitasi mangrove dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Pelatihan sekolah lapang ini merupakan komitmen kami bersama dalam melestarikan mangrove dan meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus memastikan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak hanya diukur dari aspek ekologis, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat memperoleh manfaat ekonomi melalui pemanfaatan sumber daya alam yang dilakukan secara berkelanjutan. Ketika masyarakat memiliki keterampilan untuk mengembangkan usaha berbasis hasil tambak maupun sumber daya pesisir lainnya, maka manfaat rehabilitasi mangrove dapat dirasakan secara lebih luas.
Peningkatan kapasitas perempuan melalui Sekolah Lapang Livelihood menjadi contoh bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri dalam mengembangkan usaha. Melalui proses tersebut, perempuan tidak lagi diposisikan sebagai pelengkap dalam kegiatan ekonomi, melainkan sebagai pelaku utama yang mampu menciptakan nilai tambah dari potensi desa.
Di Desa Bebatu, upaya tersebut menunjukkan bahwa pelestarian mangrove dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Ketika ekosistem mangrove tetap terjaga melalui penerapan silvofishery, sementara perempuan memperoleh kesempatan meningkatkan kapasitas dan mengembangkan produk olahan, maka terbentuk fondasi yang lebih kuat bagi terwujudnya ekonomi pesisir yang tangguh dan berkelanjutan.

BACA JUGA

Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

Astra Perkuat Kepemimpinan Perempuan Lewat AWN 2026

15 Mei 2026
Karmila Sari Luncurkan Buku Politik Perempuan

Karmila Sari Luncurkan Buku Politik Perempuan

11 Mei 2026
Kartini Holistic Living Ajak Perempuan Peduli Kesehatan

Kartini Holistic Living Ajak Perempuan Peduli Kesehatan

26 April 2026
Share6SendTweet4
Previous Post

12 Akademisi Ajukan Amicus Curiae, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria

Next Post

Dibangun di Kawasan Sejuk, Sekolah Rakyat Kabupaten Bandung Dukung Kenyamanan Belajar Siswa

Next Post
Dibangun di Kawasan Sejuk, Sekolah Rakyat Kabupaten Bandung Dukung Kenyamanan Belajar Siswa

Dibangun di Kawasan Sejuk, Sekolah Rakyat Kabupaten Bandung Dukung Kenyamanan Belajar Siswa

Prambanan Jadi Simbol Kemitraan Indonesia dan India

Prambanan Jadi Simbol Kemitraan Indonesia dan India

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Prambanan Jadi Simbol Kemitraan Indonesia dan India

Prambanan Jadi Simbol Kemitraan Indonesia dan India

10 Juli 2026
Dibangun di Kawasan Sejuk, Sekolah Rakyat Kabupaten Bandung Dukung Kenyamanan Belajar Siswa

Dibangun di Kawasan Sejuk, Sekolah Rakyat Kabupaten Bandung Dukung Kenyamanan Belajar Siswa

10 Juli 2026
M4CR Dorong Perempuan Pesisir Kaltara Berdaya Lewat Sekolah Lapang Livelihood

M4CR Dorong Perempuan Pesisir Kaltara Berdaya Lewat Sekolah Lapang Livelihood

10 Juli 2026
12 Akademisi Ajukan Amicus Curiae, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria

12 Akademisi Ajukan Amicus Curiae, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria

10 Juli 2026
Prabowo Sambut Kunjungan PM India

Prabowo Sambut Kunjungan PM India

10 Juli 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    1105 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    818 shares
    Share 327 Tweet 205

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.