• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
8 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Bali Punya Modal Besar Jadi Destinasi MICE Kelas Dunia

by Riski Yanti
8 Juni 2026
Bali Punya Modal Besar Jadi Destinasi MICE Kelas Dunia
15
SHARES
92
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bali, KabarSDGs – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menilai Bali memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu destinasi Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) terbaik dunia.

Karena itu, pelantikan pengurus Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) periode 2026–2031 diharapkan menjadi momentum memperkuat daya saing industri MICE Bali yang berkualitas dan berkelanjutan.

BACA JUGA

Bali Tuan Rumah Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia 2026

Bali Tuan Rumah Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia 2026

6 Juni 2026
Kunjungan Wisman dan Devisa Pariwisata Tumbuh Positif pada Awal 2026

Kunjungan Wisman dan Devisa Pariwisata Tumbuh Positif pada Awal 2026

6 Juni 2026
Wellness Tourism Jadi Peluang Besar Pariwisata Indonesia di Masa Depan

Wellness Tourism Jadi Peluang Besar Pariwisata Indonesia di Masa Depan

6 Juni 2026

“Kehadiran BaliCEB harus menjadi instrumen baru, semangat baru, dan kekuatan baru bagi kita semua untuk mewujudkan Bali sebagai destinasi MICE kelas dunia, sekaligus menjaga kekuatan Bali dan mendorong terciptanya pariwisata yang berkualitas serta berkelanjutan,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa dalam sambutannya pada pelantikan pengurus BaliCEB periode 2026–2031 di The Meru, Sanur, Bali, Jumat (5/6/2026) malam.

Wamenpar menegaskan Bali memiliki potensi yang sangat besar dalam industri MICE global.

Berdasarkan data International Congress and Convention Association (ICCA), Bali menempati peringkat ke-38 dunia sebagai destinasi penyelenggaraan pertemuan internasional asosiasi.

Wamenpar menjelaskan industri MICE memiliki nilai strategis karena mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dibandingkan wisata konvensional.

Kehadiran peserta pertemuan dan konvensi mendorong tingkat hunian hotel, penggunaan transportasi, konsumsi produk UMKM, hingga aktivitas ekonomi kreatif dan jasa pendukung lainnya.

Pada 2024, Bali berhasil menyelenggarakan 54 pertemuan internasional yang memenuhi kriteria ICCA, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan 34 pertemuan internasional.

Menurut Wamenpar, Bali memiliki keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki banyak destinasi MICE lain di dunia. Bali menawarkan keunggulan berupa kekayaan alam, budaya, dan daya tarik destinasi yang unik.

“Setiap destinasi memiliki keunggulannya masing-masing. Bali memiliki kekuatan yang khas melalui kekayaan alam, budaya, dan keramahtamahan masyarakat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penyelenggaraan kegiatan MICE. Potensi inilah yang perlu terus kita optimalkan agar Bali semakin kompetitif di tingkat global,” ujar Ni Luh Puspa.

Meski demikian, Wamenpar mengingatkan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan bersama untuk memperkuat daya saing Bali sebagai destinasi MICE dunia.

Beberapa di antaranya adalah peningkatan kualitas infrastruktur, pengelolaan lingkungan, penanganan sampah, serta penguatan berbagai aspek pendukung lainnya.

Menurutnya, perhatian besar Presiden terhadap pembangunan dan pengembangan Bali menjadi peluang strategis yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Saya pikir ini adalah kesempatan yang harus kita ambil bersama. Mari kita bergotong royong menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di Bali sehingga kita benar-benar mampu mewujudkan Bali sebagai destinasi MICE kelas dunia,” katanya.

Wamenpar juga berharap BaliCEB dapat menjadi penggerak utama dalam mendorong penerapan praktik penyelenggaraan event yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Event saat ini sudah dituntut memiliki standar yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola. Jadi bukan sekadar menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga memastikan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Wamenpar.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali, Wayan Koster, menekankan pentingnya BaliCEB bekerja secara terukur dan memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung pengembangan pariwisata Bali melalui program-program konkret selama lima tahun ke depan.

“Sehingga BaliCEB benar-benar dapat memainkan peran strategis dalam pengembangan pariwisata, khususnya sektor MICE di Bali,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum BaliCEB periode 2026–2031, Ketut Jaman, mengatakan kepengurusan baru akan berfokus pada lima agenda utama.

Agenda tersebut meliputi penguatan positioning Bali sebagai destinasi MICE global berbasis budaya dan keberlanjutan, peningkatan promosi internasional dan jejaring global, penguatan strategi bidding event internasional secara aktif dan terstruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia MICE, serta penguatan standar layanan, pemanfaatan teknologi, keamanan, dan praktik keberlanjutan.

Selain itu, BaliCEB juga berkomitmen memperluas manfaat industri MICE bagi masyarakat Bali, termasuk pengusaha UMKM, pelaku ekonomi kreatif, komunitas lokal, seniman, dan pekerja pariwisata.

“Pengembangan industri MICE tidak hanya tentang mendatangkan event internasional, tetapi juga memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat Bali,” ujar Ketut Jaman.

Share6SendTweet4
Previous Post

Stimulus Libur Sekolah 2026, ASDP Berikan Diskon Tarif Jasa Pelabuhan hingga 100%

Next Post

Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat untuk Warga Kurang Mampu

Next Post
Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat untuk Warga Kurang Mampu

Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat untuk Warga Kurang Mampu

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat untuk Warga Kurang Mampu

Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat untuk Warga Kurang Mampu

8 Juni 2026
Bali Punya Modal Besar Jadi Destinasi MICE Kelas Dunia

Bali Punya Modal Besar Jadi Destinasi MICE Kelas Dunia

8 Juni 2026
Stimulus Libur Sekolah 2026, ASDP Berikan Diskon Tarif Jasa Pelabuhan hingga 100%

Stimulus Libur Sekolah 2026, ASDP Berikan Diskon Tarif Jasa Pelabuhan hingga 100%

8 Juni 2026
Veda Ega Start Kesembilan di Moto3 Hungaria

Veda Ega Start Kesembilan di Moto3 Hungaria

8 Juni 2026
Mulai Juni, Penyeberangan Hunimua–Waipirit Beroperasi 24 Jam Tiap Akhir Pekan

Mulai Juni, Penyeberangan Hunimua–Waipirit Beroperasi 24 Jam Tiap Akhir Pekan

8 Juni 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    553 shares
    Share 221 Tweet 138
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    277 shares
    Share 111 Tweet 69
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    308 shares
    Share 123 Tweet 77

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.