Mojokerto, Kabar SDGs – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menghadiri puncak perayaan hari ulang tahun ke-4 Alas Veenuz Trawas yang digelar pada Jumat (22/5) malam. Kehadirannya didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Trawas. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi terhadap konsep pengelolaan wisata yang dinilai mampu mengembangkan potensi alam tanpa menghilangkan fungsi lingkungan.
Menurut Bupati yang akrab disapa Gus Bupati itu, konsep wisata yang diterapkan Alas Veenuz Trawas mampu memanfaatkan kawasan hutan secara bijak dengan tetap menjaga kelestarian pepohonan yang ada.
“Saya melihat pohon-pohon masih berdiri tegak tidak ada yang ditebang, sehingga memanfaatkan ruang-ruang kosong yang ada di alas tersebut, dari situlah kemudian Alas Venus Trawas ini bisa, menggabungkan antara fungsi hutan dengan wisata,” jelas figur yang akrab disapa Gus Bupati itu.
Selain menyoroti konsep wisata berbasis alam, Gus Bupati juga mengapresiasi dampak ekonomi yang dihadirkan destinasi tersebut bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, keberadaan Alas Veenuz Trawas tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga mampu membuka peluang kerja bagi warga setempat.
“Dan yang luar biasa dari Alas Veenuz Trawas ini bisa membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Mojokerto turut menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan empat tahun Alas Veenuz Trawas dan berharap destinasi wisata tersebut terus berkembang di masa mendatang.
“Saya ucapkan selamat anniversary yang ke-4 untuk Alas Venus Trawas, mugi-mugi tambah barokah, rezekinya tambah lancar,” tandasnya.
Perayaan ulang tahun Alas Veenuz Trawas digelar di Lapangan Desa Trawas dengan mengusung nuansa religius. Rangkaian kegiatan diisi dengan lantunan sholawat, doa bersama, serta tausiyah yang disampaikan KH Marzuki Mustamar.
Selain itu, pada sela kegiatan juga dilakukan penyerahan hadiah dan cinderamata kepada anak-anak peserta khitan massal yang turut menjadi bagian dari rangkaian acara. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kebersamaan antara pengelola wisata, pemerintah daerah, dan masyarakat sekitar dalam memperingati perjalanan Alas Veenuz Trawas selama empat tahun terakhir.












Discussion about this post