Sidoarjo, Kabar SDGs – Komitmen lintas sektor di Kabupaten Sidoarjo mulai menunjukkan langkah nyata dalam mendorong penguatan ekonomi desa melalui percepatan pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hingga kini, sebanyak 232 desa dan kelurahan telah masuk dalam sistem pemetaan dari total 346 wilayah yang menjadi target program.
Upaya percepatan ini mendapat dukungan penuh dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sidoarjo yang turut menandatangani kesepakatan bersama sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan program strategis nasional tersebut. Kolaborasi antar lembaga ini dinilai menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan bahwa percepatan pembangunan harus tetap memperhatikan aspek administrasi dan legalitas sebagai dasar keberlanjutan program. Ia mengingatkan agar proses pembangunan tidak hanya berorientasi pada kecepatan, tetapi juga tertib secara aturan.
“Hari ini kita mengajak semuanya, ini adalah program pemerintah, program Bapak Presiden, tentunya percepatan pembangunan harus kita lakukan namun tidak meninggalkan administrasi (pendirian) yang harus kita selesaikan,” jelas Subandi, Kamis (30/4/2026).
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemilihan lokasi yang tepat agar gerai koperasi dapat berfungsi optimal dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kalau lokasinya tidak bagus, di situ kondisinya menurut panjenengan enggak laku, ya jangan ditempati Pak,” pintanya kepada kepala desa yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari aparat keamanan. Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menyatakan kesiapan institusinya untuk berkolaborasi dalam mendukung percepatan pembangunan koperasi desa.
“Dan kami siap untuk bersinergi, berkolaborasi, berkomunikasi, serta bersama untuk mewujudkan implementasi dari kegiatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini,” katanya.
Kajari Sidoarjo, Zaidar Rasepta, turut menilai program ini sebagai langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Ia optimistis target yang telah ditetapkan dapat tercapai melalui kerja sama seluruh pihak terkait.
“Terkait dengan KDKMP, tentu ini program strategis nasional ya, untuk pertumbuhan ekonomi desa. Tentu kita dukung secara bersama,” kata Zaidar.
Sementara itu, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo mengungkapkan bahwa progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan. Dari awal 88 titik lokasi, realisasi kini telah mendekati 60 persen dari total desa yang ditargetkan.
“Jadi sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas support dan dukungannya. Mudah-mudahan dengan adanya Koperasi Merah Putih yang sudah bergerak sat-set ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.
Dengan capaian tersebut, percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sidoarjo tidak hanya menjadi program administratif, tetapi juga mencerminkan sinergi kuat antar lembaga dalam memperkuat fondasi ekonomi berbasis desa secara berkelanjutan.









Discussion about this post