Karawang, Kabar SDGs – Rencana pengembangan jalur KRL Commuter Line hingga wilayah Karawang terus menunjukkan progres. Saat ini, proyek tersebut tengah memasuki tahap peninjauan ulang Detail Engineering Design (DED) sebagai bagian dari persiapan menuju tahap pembangunan.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Karawang Tahun 2027. Ia mengungkapkan bahwa perkembangan proyek ini berjalan positif dan diperkirakan segera memasuki tahap awal konstruksi.
“Alhamdulillah ada perkembangan yang baik. Saat ini DED-nya sedang direview dan kemungkinan tahun ini sudah mulai ada pembangunan, dimulai dari pembangkit listriknya,” paparnya.
Dalam rencana yang sedang disusun, Karawang akan menjadi salah satu titik pemberhentian KRL. Selain itu, fasilitas pendukung berupa depo atau tempat perawatan kereta direncanakan dibangun di kawasan Cikampek yang akan difungsikan sebagai pusat servis untuk jalur tersebut.
“Sementara itu, depo atau fasilitas perawatan kereta nantinya direncanakan berada di wilayah Cikampek, yang akan menjadi pusat servis kereta untuk jalur tersebut,” ujarnya.
Kehadiran layanan KRL hingga Karawang pun disambut antusias oleh masyarakat. Warga menilai, akses transportasi yang lebih mudah akan sangat membantu mobilitas, khususnya bagi mereka yang sering bepergian ke Jakarta.
“Saya sering bolak-balik ke Jakarta. Biasanya pakai bus atau travel. Tentunya kalau ada KRL ini akan sangat membantu,” kata salah seorang warga Saefudin (32), Senin (13/4).
Menurut Saefudin, penggunaan KRL sebenarnya sudah tidak asing baginya. Namun selama ini ia harus menempuh jarak cukup jauh ke Cikarang untuk bisa mengakses layanan tersebut.
“Cuma jarang, soalnya naiknya jauh mesti ke Cikarang. Makanya, saya setuju kalar KRL sampai ke Karawang,” harapnya.











Discussion about this post