• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
17 April 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home TRAVEL & LIFESTYLE

Studi Populix: Takjil Bukan Sekadar Self-Reward

by SDGS Admin
3 Maret 2026
Studi Populix: Takjil Bukan Sekadar Self-Reward
22
SHARES
135
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, Kabar SDGs – Kata ‘takjil’ berakar dari kata ‘ajila’ yang dalam bahasa Arab berarti menyegerakan untuk berbuka puasa. Namun, di Indonesia kata takjil sendiri telah mengalami pergeseran makna menjadi panganan dan minuman untuk berbuka puasa. Riset terbaru Populix menemukan pergeseran lain soal aktivitas berburu takjil, yang dulu hanya dianggap sebagai aktivitas menjelang berbuka, kini telah berakulturasi menjadi tradisi yang tidak dapat dipisahkan dari bulan Ramadan.

Susan Adi Putra, Research Director Populix, menjelaskan bahwa saat ini fenomena berburu takjil menjadi aktivitas ngabuburit yang paling populer di kalangan Gen Z dan milenial. Bahkan jauh terpaut dengan aktivitas lain seperti scroll media sosial maupun memasak untuk keperluan berbuka.

BACA JUGA

Baznas Siak Salurkan Program Yatim Dhuafa Bahagia Selama Ramadan

Baznas Siak Salurkan Program Yatim Dhuafa Bahagia Selama Ramadan

18 Maret 2026
Bupati Siak Gelar Safari Ramadhan Di Masjid Al Muttaqin Minas Timur

Bupati Siak Gelar Safari Ramadhan Di Masjid Al Muttaqin Minas Timur

18 Maret 2026
Remaja Pacet Hidupkan Permainan Tradisional Gledekan Laker Usai Sahur

Remaja Pacet Hidupkan Permainan Tradisional Gledekan Laker Usai Sahur

16 Maret 2026

“Tak hanya itu, 41% anak muda menganggap kegiatan berburu takjil bukan sekadar self-reward setelah seharian berpuasa, melainkan menjadi sebuah tradisi khas bulan Ramadan yang tidak tergantikan,” jelas Putra.

Temuan ini dipertegas oleh frekuensi berburu takjil yang kini menjadi rutinitas selama bulan puasa. Hal ini dilakukan baik oleh laki-laki maupun perempuan, di mana lebih dari setengahnya mengaku membeli takjil hampir setiap hari. Hanya 5% responden yang mengaku akan membeli takjil kurang dari seminggu sekali atau tidak sama sekali.

Ketika ditanya jenis kudapan apa yang paling dicari, minuman manis, seperti es teh, es buah, es campur, masih menjadi pilihan utama, khususnya bagi Gen Z. Sedangkan bagi perempuan dan milenial ada kecenderungan untuk lebih menyukai kue tradisional. Selain itu, menu favorit lainnya adalah gorengan, buah kurma, dessert kekinian, lalu makanan berat seperti nasi, lontong, dan lain sebagainya.

“Meskipun mayoritas cenderung membeli takjil secara langsung dari pedagang kaki lima, penjualan secara online juga membuka peluang untuk meraup omzet lebih tinggi. Pasalnya, sekitar sepertiga responden, khususnya perempuan, mengaku membeli takjil melalui aplikasi pesan makanan online maupun via media sosial atau aplikasi pesan instan,” tambah Putra.

Survei tentang “Berburu Takjil Menurut Gen Z dan Milenial” dilakukan pada 18-19 Februari 2025 melalui platform PopSurvey. Penelitian ini dilakukan kepada 1.000 orang milenial dan Gen Z, dengan perbandingan responden laki-laki dan perempuan yang seimbang. 93% responden beragama Islam dan berasal dari tingkat ekonomi menengah ke atas.

Share9SendTweet6
Previous Post

PLN Nusantara Power Services Gandeng KEPCO KPS Perkuat Ekspansi Global Sektor Ketenagalistrikan

Next Post

Dari Pengurangan Limbah ke Pemberdayaan Perempuan: Airbnb Dukung Yayasan R.O.L.E. Indonesia

Next Post
Dari Pengurangan Limbah ke Pemberdayaan Perempuan: Airbnb Dukung Yayasan R.O.L.E. Indonesia

Dari Pengurangan Limbah ke Pemberdayaan Perempuan: Airbnb Dukung Yayasan R.O.L.E. Indonesia

JTT Perkuat Pemeliharaan Tol Jakarta Cikampek Demi Jaga Keandalan Infrastruktur

JTT Perkuat Pemeliharaan Tol Jakarta Cikampek Demi Jaga Keandalan Infrastruktur

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Kecelakaan Di Perlintasan Sebidang Terus Menurun 3 Tahun Terakhir

Kecelakaan Di Perlintasan Sebidang Terus Menurun 3 Tahun Terakhir

16 April 2026
Transkon Jaya Ekspansi Tangkap Peluang IKN

Transkon Jaya Ekspansi Tangkap Peluang IKN

16 April 2026
KAI Daop 1 Jakarta Tambah Perjalanan KA, Akses ke Yogyakarta, Solo, Cilacap, dan Bandung Semakin Fleksibel

KAI Daop 1 Jakarta Tambah Perjalanan KA, Akses ke Yogyakarta, Solo, Cilacap, dan Bandung Semakin Fleksibel

16 April 2026
Program Makanan Bergizi Balikpapan Dihentikan Sementara

Program Makanan Bergizi Balikpapan Dihentikan Sementara

16 April 2026
Kementerian PU Percepat Bendungan Cijurey dan Cibeet

Kementerian PU Percepat Bendungan Cijurey dan Cibeet

16 April 2026

POPULAR

  • Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    Ancaman Spyware Modern Uji Ketahanan Siber Indonesia

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gubernur Bukhara Tawari Indonesia Destinasi Umrah Plus di Uzbekistan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Kemenkes Integrasikan Diari Diabetes Digital Primaku ke Aplikasi SatuSehat

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Port Connect 2025: Sinergi IPCC dan PTP Nonpetikemas Kembangkan Talenta Muda untuk Ekonomi Maritim

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Maestro Patung Yusman Sempurnakan Chattra Borobudur

    21 shares
    Share 8 Tweet 5

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.