• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
7 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home HOT NEWS

Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di 3 Provinsi Terdampak Bencana

7 Blok di Aceh Tamiang Segera Berdiri

by Riski Yanti
30 Desember 2025
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di 3 Provinsi Terdampak Bencana
22
SHARES
135
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Percepatan pembangunan dilaksanakan melalui sinergi dengan BUMN Karya sebagai bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

BACA JUGA

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

7 Juni 2026
Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

7 Juni 2026
Kementerian PU Kebut Pemulihan 274 Titik Infrastruktur Konektivitas Pascabencana Sumatera Utara

Kementerian PU Kebut Pemulihan 274 Titik Infrastruktur Konektivitas Pascabencana Sumatera Utara

6 Juni 2026

Berdasarkan data penanganan huntara Kementerian PU per 28 Desember 2025 pukul 08.00, tercatat jumlah rumah rusak berat di 3 provinsi terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor mencapai 47.149 unit.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 29.542 unit atau sekitar 62,7 % ditangani melalui pembangunan huntara, sementara 17.057 unit sisanya dibantu melalui skema Dana Tunggu Hunian (DTH).

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan hunian sementara merupakan bagian penting dalam fase tanggap darurat menuju pemulihan. Kementerian PU sepenuhnya berkoordinasi dengan BNPB dalam percepatan pembangunan huntara.

“Pelaksanaan huntara yang kami jalankan sesuai dengan arahan BNPB. Saat ini lokasi yang telah ditetapkan BNPB berada di Aceh Tamiang dan Bener Meriah. Kami juga telah berkomunikasi intensif dengan para bupati setempat. Prioritas saat ini berada di Aceh Tamiang karena kesiapan lahan sudah terpenuhi. Dalam dua hari terakhir telah kami kerjakan pematangan lahan, dan hari ini mungkin satu blok contoh huntara sudah dapat berdiri,” kata Menteri Dody saat rapat koordinasi pemulihan bencana di Aceh, Selasa (30/12/2025).

Di Provinsi Aceh, tercatat 38.169 unit rumah rusak berat. Saat ini pemerintah tengah membangun sebanyak 28.236 unit huntara, atau sekitar 74 % dari total rumah rusak berat, sedangkan 9.996 unit lainnya mendapatkan bantuan Dana Tunggu Hunian.

Hingga 30 Desember 2025 pukul 11.00 WIB, pembangunan huntara yang berlokasi di Kabupaten Aceh Tamiang terletak di atas lahan Kompleks DPRK–Kantor Bupati Aceh Tamiang.

Saat ini telah memasuki tahap konstruksi utama berupa pembangunan satu blok huntara terdiri dari 12 unit modular telah selesai pekerjaan frame, dan tengah dilakukan proses erection atap serta pemasangan panel dinding.

Dilanjutkan pekerjaan pondasi umpak untuk blok kedua yang juga telah rampung, dan pelaksanaan konstruksi mulai berlanjut ke blok ketiga. Diharapkan 7 blok yang menampung 336 orang dapat berdiri seluruhnya pada Januari 2026.

Sementara untuk Provinsi Sumatera Utara, tercatat dari 6.322 unit rumah rusak berat, pembangunan huntara dikerjakan sebanyak 876 unit atau sekitar 14 % dan 4.833 unit lainnya dibantu melalui Dana Tunggu Hunian.

Pembangunan huntara terus didorong seiring percepatan kesiapan lahan dan dukungan logistik di lapangan.

Di Provinsi Sumatera Barat, dari total 2.658 unit rumah rusak berat, sebanyak 430 unit huntara telah direncanakan untuk dibangun atau sekitar 16%, sedangkan 2.228 unit lainnya memperoleh bantuan Dana Tunggu Hunian sebagai solusi sementara bagi masyarakat terdampak.

Huntara yang dibangun dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain dapur umum, area cuci, mushola, serta sarana sanitasi yang memadai.

Fasilitas tersebut disiapkan untuk menunjang pemenuhan kebutuhan dasar warga selama menempati hunian sementara.

Dari sisi konstruksi, pembangunan huntara menerapkan sistem modular yang memungkinkan proses pembangunan dilakukan secara cepat, aman, dan kokoh, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Huntara dirancang menggunakan rangka baja ringan yang kuat dan tahan lama, dengan material pendukung berupa papan semen, multipleks lantai, serta atap zincalume, guna memastikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelayakan huni.

Share9SendTweet6
Previous Post

Transmigrasi Lokal Keladen Tambah Hunian Baru

Next Post

Kementerian PU Percepat Pemulihan Sarana Pendidikan Pascabencana di Aceh Tamiang

Next Post
Kementerian PU Percepat Pemulihan Sarana Pendidikan Pascabencana di Aceh Tamiang

Kementerian PU Percepat Pemulihan Sarana Pendidikan Pascabencana di Aceh Tamiang

Menhub Tinjau Gilimanuk, ASDP Perkuat Kesiapan Arus Balik Nataru

Menhub Tinjau Gilimanuk, ASDP Perkuat Kesiapan Arus Balik Nataru

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

7 Juni 2026
Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

7 Juni 2026
Saatnya Beraksi untuk Iklim, Komitmen Jasa Marga Capai Roadmap Net Zero Emission

Saatnya Beraksi untuk Iklim, Komitmen Jasa Marga Capai Roadmap Net Zero Emission

7 Juni 2026
Expo Saijaan Tutup Meriah Hari Jadi Kotabaru

Expo Saijaan Tutup Meriah Hari Jadi Kotabaru

7 Juni 2026
Polri Lantik 1848 Perwira Baru untuk Perkuat Pelayanan Publik

Polri Lantik 1848 Perwira Baru untuk Perkuat Pelayanan Publik

7 Juni 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    538 shares
    Share 215 Tweet 135
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    265 shares
    Share 106 Tweet 66
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    262 shares
    Share 105 Tweet 66
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    293 shares
    Share 117 Tweet 73

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.