• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
9 November 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY KESEHATAN

Masalah Kesehatan Siswa Terungkap, Pemerintah Siapkan Pemeriksaan Lanjutan

by Riski Yanti
21 Juli 2025
Masalah Kesehatan Siswa Terungkap, Pemerintah Siapkan Pemeriksaan Lanjutan
24
SHARES
149
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sudah mulai dilaksanakan pada 14 Juli 2025 untuk para siswa Sekolah Rakyat, bersamaan dengan dibukanya tahun ajaran baru 2025/2026.

Hasilnya cukup mengejutkan, ditemukan berbagai masalah kesehatan pada siswa, mulai dari gangguan penglihatan, karies gigi, pradiabetes, hipertensi hingga risiko penyakit jiwa.

BACA JUGA

Kemkomdigi Perketat Pengawasan Konten Mini Drama AI

Kemkomdigi Perketat Pengawasan Konten Mini Drama AI

29 Oktober 2026
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

26 Oktober 2026
Kemkomdigi Siapkan Aturan Transparansi Harga Layanan Antar Barang dan Makanan

Kemkomdigi Siapkan Aturan Transparansi Harga Layanan Antar Barang dan Makanan

10 Oktober 2026

Pemerintah pun berkomitmen memastikan kesehatan siswa-siswi Sekolah Rakyat lewat pemeriksaan lanjutan yang lebih akurat.

“Mulai 14 Juli 2025, program CKG sudah dimulai berbarengan dengan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di 72 Sekolah Rakyat. Sedikitnya 7.300 siswa sudah diperiksa kesehatannya,” ujar Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan, Lovely Daisy, dalam Diskusi Redaksi (DIKSI) yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta, Rabu (16/7/2025) petang.

Menurut Daisy, dari hasil pemeriksaan sementara yang masuk ke Kemenkes pada tiga Sekolah Rakyat terhadap 355 siswa, terdiri 175 siswa SMP dan 180 siswa SMA, sebanyak 52,11 persen memerlukan pemeriksaan lanjutan.

“Apabila memerlukan pemeriksaan lanjutan di puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan lainnya tentunya siswa dan masyarakat harus terdaftar di BPJS Kesehatan. Nah, khusus di Sekolah Rakyat nanti ditangani khusus,” jelas dr. Daisy.

Adapun masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan di tiga Sekolah Rakyat tersebut adalah gigi karies sebanyak 42,8 persen.

Setelah itu diikuti antara lain gangguan penglihatan 21,9 persen, gizi kurang 13,8 persen, prahipertensi 11,5 persen, anemia 10 persen, hipertensi 9,8 persen, dan pradiabetes 5,6 persen. Ditemukan pula risiko kesehatan jiwa sebanyak 1,9 persen.

Dijelaskan oleh Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes, seluruh proses pemeriksaan dilakukan di sekolah. Mengingat CKG adalah proses penapisan (screening) masalah kesehatan anak didik.

Beberapa temuan awal seperti anemia, diabetes (gula darah), dan jantung tentu membutuhkan pemeriksaan lanjutan ke Puskesmas jika memang ada riwayat kesehatan keluarga.

“Untuk menentukan apakah ada gejala talasemia atau tidak pada siswa misalnya,” jelas Lovely Daisy.

Terkait jenis pemeriksaan kesehatan di sekolah umum yang bukan Sekolah Rakyat untuk setiap jenjang pendidikan SD, SMP maupun SMA temuannya ada yang sama, yakni status gizi, merokok, kebugaran, tekanan darah, tuberkulosis (TBC), telinga, mata, gigi, jiwa, hepatitis (B dan C), dan kesehatan reproduksi.

*Cek Kesehatan Reproduksi tidak Semua Siswa*

Secara khusus cek kesehatan reproduksi dilakukan hanya untuk siswa putri kelas 4-6 SD, riwayat imunisasi kelas 1 SD gula darah kelas kelas 7 SMP, riwayat imunisasi HPV kelas 9 putri, anemia remaja putri kelas 10 SMP dan talasemia untuk siswa SMP serta SMA.

Menyikapi keluhan publik adanya perbedaan jenis pemeriksaan di beberapa Puskesmas, Daisy menerangkan bahwa Kemenkes sebenarnya sudah mengeluarkan petunjuk teknis (juknis) soal jenis pemeriksaan kesehatan kepada petugas Puskesmas.

“Kami sudah melakukan sosialisasi baik untuk pemeriksaan di sekolah maupun puskesmas dan itu selalu kita monitor,” jelasnya.

CKG merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto yang telah dijalankan sejak 10 Februari 2025 melalui Puskesmas atau Klinik Kesehatan.

Hingga pertengahan Juli, program CKG telah dirasakan lebih dari 12 juta masyarakat umum. Khusus untuk CKG sekolah, Kemenkes menargetkan 53,8 juta pelajar di 282 ribu satuan pendidikan menjadi sasaran utama.

Share10SendTweet6
Previous Post

Menkomdigi Ajak Media Kawal Program Sekolah Rakyat Lewat Informasi Akurat

Next Post

Indonesia Siap Jadi Motor Penggerak Agenda Baru WSIS

Next Post
Indonesia Siap Jadi Motor Penggerak Agenda Baru WSIS

Indonesia Siap Jadi Motor Penggerak Agenda Baru WSIS

Kemenhub Prioritaskan Angkutan Terintegrasi, Terima Masukan Komunitas Transportasi

Kemenhub Prioritaskan Angkutan Terintegrasi, Terima Masukan Komunitas Transportasi

Discussion about this post

NEWS UPDATE

“Weaponized Content” dan Kesehatan Mental di Era Kognitif: Darurat Ketahanan Psikologis di Tengah Badai Disinformasi Siber

“Weaponized Content” dan Kesehatan Mental di Era Kognitif: Darurat Ketahanan Psikologis di Tengah Badai Disinformasi Siber

7 November 2026
Polsek Tembagapura Hadirkan Honai Belajar untuk Anak Pedalaman Mimika

Polsek Tembagapura Hadirkan Honai Belajar untuk Anak Pedalaman Mimika

7 November 2026
Gunung Semeru Erupsi Lagi Awan Panas Meluncur Hingga 5 Kilometer

Kemarau Panjang Dongkrak Panen dan Harga Semangka di Nganjuk

7 November 2026
Gunung Semeru Erupsi Lagi Awan Panas Meluncur Hingga 5 Kilometer

Gunung Semeru Erupsi Lagi Awan Panas Meluncur Hingga 5 Kilometer

7 November 2026
Kemenhub dan Kemenlu Perkuat Diplomasi Dukungan Pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO

Kemenhub dan Kemenlu Perkuat Diplomasi Dukungan Pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO

6 November 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4623 shares
    Share 1849 Tweet 1156
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    3683 shares
    Share 1473 Tweet 921
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    4232 shares
    Share 1693 Tweet 1058
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    4294 shares
    Share 1718 Tweet 1074
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    4330 shares
    Share 1732 Tweet 1083

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.