• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
7 Juni 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Pemanfaatan Investasi Pina Mulai Dijalankan di Kota Jayapura

by SDGS Admin
9 Mei 2025
Pemanfaatan Investasi Pina Mulai Dijalankan di Kota Jayapura
68
SHARES
427
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jayapura, Kabar SDGs – Koordinator lapangan Golden Eagle Internasional yang mengelola berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kota Jayapura di Papua, mengumumkan pembebasan utang bank dan pemanfaatan investasi pina.

Irianto Jacobus, Koordinator Lapangan Golden Eagle Internasional Jayapura, menjelaskan bahwa pelunasan utang nasabah di bank dan penggunaan investasi pina dimaksudkan untuk mendukung inisiatif pemerintah terkait ketahanan pangan.

BACA JUGA

GERAK Syariah 2025 Perkuat Inklusi Keuangan Syariah di Seluruh Indonesia

GERAK Syariah 2025 Perkuat Inklusi Keuangan Syariah di Seluruh Indonesia

29 Maret 2025

Ia menjelaskan bahwa pemilik dalam sistem perbankan, pendana, dan pemilik aset global merupakan satu entitas yang sah dan terverifikasi, yang menawarkan jaminan dalam bentuk kas, emas, dan sekuritas di semua bank sentral di 209 negara di dunia.

“Kami dipercaya oleh Golden Eagle Internasional untuk mengumumkan dua inisiatif, yakni pembebasan utang di bank dan penggunaan investasi pina. Kedua program ini akan dilaksanakan bersamaan demi mendukung ketahanan pangan bagi masyarakat, termasuk UMKM, petani, dan pelaku usaha produktif,” ungkap Irianto Jacobus di Kota Jayapura, Papua pada hari Senin (05/05) lalu.

Ia menyebut bahwa dalam konteks internasional, pemilik dikenal sebagai Golden Eagle International (Rajawali Emas), yang memiliki otoritas sistemik dan kepemilikan yang sah di sektor keuangan global.

Personal Guarantee (PG) berfungsi sebagai perwakilan sah dari pemilik sistem yang memiliki wewenang penuh untuk memberikan jaminan terhadap sistem perbankan baik nasional maupun internasional.

“Tugas utama PG adalah menjamin kepada bank sebagai debitur, sehingga bank dapat memperoleh likuiditas secara langsung dari bank sentral yang akan disalurkan kepada UMKM, petani, dan pelaku usaha produktif. Selain itu, PG juga membantu pemerintah dalam pendanaan pembangunan dan proyek-proyek prioritas, serta mengelola portofolio investasi bank untuk memperkuat ekonomi nasional,” katanya.

PG tidak berperan sebagai lembaga pembiayaan, melainkan sebagai penjamin utama yang menjembatani antara sumber dana global dan sistem perbankan nasional dengan dasar hukum dan kepemilikan yang sah.

Melias Adii, salah satu koordinator lapangan Golden Eagle International, turut menjelaskan bahwa program ini memiliki cakupan global dan telah diimplementasikan di 209 negara, termasuk Indonesia.

Ada 24 undang-undang yang baik di tingkat nasional maupun internasional, yang bertujuan untuk membebaskan masyarakat dan negara dari beban struktural akibat utang, serta membangun kemandirian ekonomi melalui sistem perbankan yang adil dan inklusif.

Dia menambahkan bahwa program pina memperkuat ketahanan pangan, dan merupakan investasi yang tidak bersumber dari APBN dan APBD, melainkan berasal dari pemilik dana global. Dana ini dialokasikan melalui bank tanpa membebani keuangan negara.

“Program ini sangat mendukung ketahanan pangan, baik di skala nasional maupun global, dengan memungkinkan pendanaan di sektor riil dan pertanian, pengembangan infrastruktur pangan dan logistik, serta revitalisasi desa, kawasan pedesaan, dan area industri pangan,” ungkap Adii.

Para koordinator berharap agar edukasi mengenai hal ini dapat terus dilakukan agar masyarakat dapat mengerti isu ini. Mengingat pada kenyataannya, masyarakat masih memiliki keraguan, tetapi ini merupakan tantangan yang ada di lapangan dalam kerangka sistem pemerintahan.

Menjawab hal terkait Golden Eagle Internasional, ini berkaitan dengan kepercayaan publik karena program ini tidak bersumber dari pemerintah.

“Oleh karenanya, sosialisasi yang berkelanjutan dan kesabaran dalam menyampaikan program ini kepada masyarakat sangatlah penting. Sebab program ini bertujuan untuk melawan kejahatan keuangan yang serius,” tuturnya.

Share27SendTweet17
Previous Post

Eksportir Indonesia Dihimbau Perhatikan Penggunaan Pewarna Makanan untuk Produk Ekspor

Next Post

JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2025

Next Post
JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2025

JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2025

Pala Papua Mulai Diburu Industri Parfum Dunia

Pala Papua Mulai Diburu Industri Parfum Dunia

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Rehabilitasi Huntara Rusak Di Langkahan Segera Dilakukan

Rehabilitasi Huntara Rusak Di Langkahan Segera Dilakukan

6 Juni 2026
Kementerian PU Kebut Pemulihan 274 Titik Infrastruktur Konektivitas Pascabencana Sumatera Utara

Kementerian PU Kebut Pemulihan 274 Titik Infrastruktur Konektivitas Pascabencana Sumatera Utara

6 Juni 2026
Koster Dorong BBTF Perluas Jangkauan Pariwisata Bali

Badung Resmikan Fasilitas Penampungan Limbah B3 Rumah Tangga

6 Juni 2026
Kebut Sekolah Rakyat Tahap II , Berikut 5 Lokasi Dengan Progres Tertinggi

Kebut Sekolah Rakyat Tahap II , Berikut 5 Lokasi Dengan Progres Tertinggi

6 Juni 2026
222 SPPG Siap Difungsikan di Seluruh Indonesia Termasuk Wilayah 3 T

222 SPPG Siap Difungsikan di Seluruh Indonesia Termasuk Wilayah 3 T

6 Juni 2026

POPULAR

  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    248 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    244 shares
    Share 98 Tweet 61

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.