• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
1 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home UKM CORNER

Kaya Kreatifitas, Kasongan Kini Miliki Kerajinan Kipas dan Topi Batik

by SDGS Admin
10 November 2024
Kaya Kreatifitas, Kasongan Kini Miliki Kerajinan Kipas dan Topi Batik
47
SHARES
292
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bantul, Kabar SDGs – Desa Kasongan di Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul terkenal dengan industri gerabah yang diekspor ke luar negeri. Mayoritas penduduk di wilayah Kasongan bekerja sebagai pembuat gerabah. Namun, Kasongan juga memiliki industri kerajinan yang menarik, seperti kipas dan topi lipat batik.

Di tangan Mursiyah dan Ponimin, bambu wulung diubah menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomis. Pasangan suami istri telah memulai usaha Kipas Indah sejak tahun 1991.

BACA JUGA

Kerajinan Badung Tembus Pasar Nasional dan Global

Kerajinan Badung Tembus Pasar Nasional dan Global

1 Oktober 2026
Bantul Gelar Gerakan Tanam dan Panen Padi Demi Capai Swasembada Pangan

Bantul Gelar Gerakan Tanam dan Panen Padi Demi Capai Swasembada Pangan

13 Februari 2025
Renovasi Masjid Baitul Barokah Telan Biaya 160 Juta dari Warga Diresmikan Bupati Bantul

Renovasi Masjid Baitul Barokah Telan Biaya 160 Juta dari Warga Diresmikan Bupati Bantul

12 Februari 2025

Ketika bertemu dengan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bantul, Dwi Joko Purnomo, bersama Anggota Dekranasda Kabupaten Bantul, Ponimin menceritakan bahwa awalnya dia bekerja untuk orang lain di industri yang sama, hingga akhirnya dia dan istrinya memulai usaha sendiri. Ketika ditanya tentang keunikan usahanya, Ponimin mengatakan bahwa ia tidak hanya membuat kipas, tetapi juga topi dengan bahan baku yang sama.

“Dulu awalnya dari Pak Lik, membantu disana terus lama-lama bisa sendiri akhirnya buat usaha mandiri. Dulu kan awalnya hanya kipas, kemudian berkembang jadi topi. Kalau topi ini dulu ada orang Prancis yang memesan, dia bawa contohnya kemudian kita buat dan kembangkan sampai sekarang,” terang Ponimin.

Bambu wulung dipilih sebagai bahan baku utama daripada jenis bambu lain. Ini karena bambu wulung dianggap memiliki kualitas yang lebih baik. Ponimin mendapatkan bahan baku bambu wulung dari daerah Purworejo.

“Kalau dibuat lengkungnya, topi ini kalau bambu apus cepat kembali, tapi kalau bambu wulung tetap tahan ketika dibentuk, antijamur juga. Jadi lebih awet,” ungkapnya.

Ponimin dan istrinya bisa membuat 100 produk kipas atau topi batik dalam satu hari dengan ukuran yang bervariasi. Ukuran cincin mulai dari 19 cm, 23 cm, 25 cm, dan 28 cm memiliki jari-jari yang berbeda sesuai dengan ukurannya. Untuk memenuhi permintaan pasar, Ponimin dan istrinya dibantu oleh enam karyawan. Mereka dibagi-bagi tugas seperti membuat jari-jari, poros tangkai, tukang lem, dan tukang sablon kain. Kipas Indah menjual kipas mulai dari Rp 3000 dan topi batik mulai dari Rp 5000.

“Biasanya pesanan itu dari pelanggan lama, minimal order dua ratus nanti harganya bisa ecer tiga ribu untuk kipas dan lima ribu untuk topi,” ujar Ponimin.

Share19SendTweet12
Previous Post

Kemenparekraf Dukung Pelaksanaan Pusbatara Run 2024 di Legok, Tangerang

Next Post

Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Next Post
Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Layanan Penerbangan Terganggu Erupsi Gunung Lewotobi, Kemenhub Siapkan Alternatif Angkutan Laut

Layanan Penerbangan Terganggu Erupsi Gunung Lewotobi, Kemenhub Siapkan Alternatif Angkutan Laut

Discussion about this post

NEWS UPDATE

BRIN Soroti Risiko Vape bagi Generasi Muda

BRIN Soroti Risiko Vape bagi Generasi Muda

1 Oktober 2026
Rute Langsung Hong Kong-Surabaya Resmi Beroperasi

Rute Langsung Hong Kong-Surabaya Resmi Beroperasi

1 Oktober 2026
Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha

Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha

1 Oktober 2026
Kebersihan KRL Diapresiasi Netizen Jepang

Kebersihan KRL Diapresiasi Netizen Jepang

1 Oktober 2026
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean

1 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3295 shares
    Share 1318 Tweet 824
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3284 shares
    Share 1314 Tweet 821
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    3603 shares
    Share 1441 Tweet 901
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3245 shares
    Share 1298 Tweet 811
  • BPKH Salurkan Bingkisan Lebaran Untuk 100 Anak Yatim Di Malang

    3236 shares
    Share 1294 Tweet 809

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.