• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Agustus 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home UKM CORNER

Kaya Kreatifitas, Kasongan Kini Miliki Kerajinan Kipas dan Topi Batik

by SDGS Admin
10 November 2024
Kaya Kreatifitas, Kasongan Kini Miliki Kerajinan Kipas dan Topi Batik
45
SHARES
280
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Bantul, Kabar SDGs – Desa Kasongan di Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul terkenal dengan industri gerabah yang diekspor ke luar negeri. Mayoritas penduduk di wilayah Kasongan bekerja sebagai pembuat gerabah. Namun, Kasongan juga memiliki industri kerajinan yang menarik, seperti kipas dan topi lipat batik.

Di tangan Mursiyah dan Ponimin, bambu wulung diubah menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomis. Pasangan suami istri telah memulai usaha Kipas Indah sejak tahun 1991.

BACA JUGA

Bantul Gelar Gerakan Tanam dan Panen Padi Demi Capai Swasembada Pangan

Bantul Gelar Gerakan Tanam dan Panen Padi Demi Capai Swasembada Pangan

13 Februari 2025
Renovasi Masjid Baitul Barokah Telan Biaya 160 Juta dari Warga Diresmikan Bupati Bantul

Renovasi Masjid Baitul Barokah Telan Biaya 160 Juta dari Warga Diresmikan Bupati Bantul

12 Februari 2025
Pemkab Bantul Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka Dalam Wujudkan Tata Kelola Data yang Lebih Baik

Pemkab Bantul Raih Penghargaan Bhumandala Kanaka Dalam Wujudkan Tata Kelola Data yang Lebih Baik

11 November 2024

Ketika bertemu dengan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bantul, Dwi Joko Purnomo, bersama Anggota Dekranasda Kabupaten Bantul, Ponimin menceritakan bahwa awalnya dia bekerja untuk orang lain di industri yang sama, hingga akhirnya dia dan istrinya memulai usaha sendiri. Ketika ditanya tentang keunikan usahanya, Ponimin mengatakan bahwa ia tidak hanya membuat kipas, tetapi juga topi dengan bahan baku yang sama.

“Dulu awalnya dari Pak Lik, membantu disana terus lama-lama bisa sendiri akhirnya buat usaha mandiri. Dulu kan awalnya hanya kipas, kemudian berkembang jadi topi. Kalau topi ini dulu ada orang Prancis yang memesan, dia bawa contohnya kemudian kita buat dan kembangkan sampai sekarang,” terang Ponimin.

Bambu wulung dipilih sebagai bahan baku utama daripada jenis bambu lain. Ini karena bambu wulung dianggap memiliki kualitas yang lebih baik. Ponimin mendapatkan bahan baku bambu wulung dari daerah Purworejo.

“Kalau dibuat lengkungnya, topi ini kalau bambu apus cepat kembali, tapi kalau bambu wulung tetap tahan ketika dibentuk, antijamur juga. Jadi lebih awet,” ungkapnya.

Ponimin dan istrinya bisa membuat 100 produk kipas atau topi batik dalam satu hari dengan ukuran yang bervariasi. Ukuran cincin mulai dari 19 cm, 23 cm, 25 cm, dan 28 cm memiliki jari-jari yang berbeda sesuai dengan ukurannya. Untuk memenuhi permintaan pasar, Ponimin dan istrinya dibantu oleh enam karyawan. Mereka dibagi-bagi tugas seperti membuat jari-jari, poros tangkai, tukang lem, dan tukang sablon kain. Kipas Indah menjual kipas mulai dari Rp 3000 dan topi batik mulai dari Rp 5000.

“Biasanya pesanan itu dari pelanggan lama, minimal order dua ratus nanti harganya bisa ecer tiga ribu untuk kipas dan lima ribu untuk topi,” ujar Ponimin.

Share18SendTweet11
Previous Post

Kemenparekraf Dukung Pelaksanaan Pusbatara Run 2024 di Legok, Tangerang

Next Post

Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Next Post
Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Pemkab Bantul Berikan Santunan kepada Korban Bencana Rumah Roboh

Layanan Penerbangan Terganggu Erupsi Gunung Lewotobi, Kemenhub Siapkan Alternatif Angkutan Laut

Layanan Penerbangan Terganggu Erupsi Gunung Lewotobi, Kemenhub Siapkan Alternatif Angkutan Laut

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Vega Hotel Pererat Hubungan dengan Mitra Bisnis

Vega Hotel Pererat Hubungan dengan Mitra Bisnis

15 Agustus 2026
UMN Dorong Mahasiswa Kembangkan Karya IP

UMN Dorong Mahasiswa Kembangkan Karya IP

15 Agustus 2026
PPU Gandeng Karo Kendalikan Inflasi

PPU Gandeng Karo Kendalikan Inflasi

15 Agustus 2026
Honda Ajak Anak Muda Berkarya Lewat Fotografi

Honda Ajak Anak Muda Berkarya Lewat Fotografi

15 Agustus 2026
Midtown Perkuat Kebersamaan Lewat Fun Match

Midtown Perkuat Kebersamaan Lewat Fun Match

14 Agustus 2026

POPULAR

  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    1740 shares
    Share 696 Tweet 435
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    1744 shares
    Share 698 Tweet 436
  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    1774 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Bank Muamalat Gelar Muamalah Executive Class Bahas Perjalanan Finansial dan Spiritual Menuju Baitullah

    1708 shares
    Share 683 Tweet 427
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    1742 shares
    Share 697 Tweet 436

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.