Penajam Paser Utara, Kabar SDGs – PT Astra Honda Motor bersama Main Dealer Astra Motor Kaltim 1 melaksanakan kegiatan pembaruan kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor di SMK Negeri 6 Penajam. Program ini menjadi bagian dari inisiatif “ESG Mission, Engaging for The Future” yang mendorong kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan vokasi.
Kegiatan ini difokuskan pada penyelarasan materi pembelajaran dengan perkembangan teknologi di industri sepeda motor. Technical Instructor Astra Motor Kaltim 1, Rusdianto, menyampaikan bahwa keterlibatan industri penting untuk memastikan kurikulum tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja. “Agar sejalan dengan perkembangan teknologi dunia industri, kami hadir dalam kegiatan pengembangan dan implementasi kurikulum TBSM untuk memberikan dukungan standar teknis serta penguji,” ungkap Rusdianto pada Jumat 27 Maret 2026.
Selain pembaruan kurikulum, kegiatan ini juga menghadirkan praktisi industri yang memberikan pendampingan langsung kepada siswa. Selama proses berlangsung, siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga mendapatkan bimbingan teknis serta pengawasan dalam menyelesaikan tugas sesuai standar industri.
Sebanyak 30 siswa kelas XI mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka menjalani Uji Kompetensi Keahlian yang mencakup berbagai aspek teknis, mulai dari sistem pengereman, transmisi otomatis atau CVT, karburator, suspensi, hingga sistem pengisian baterai. Siswa juga dilatih untuk mendiagnosis kerusakan pada sistem PGM-FI yang menjadi salah satu teknologi penting pada sepeda motor modern.
Manager Technical Service Department Astra Motor Kaltim 1, Iqbal Safii, menegaskan bahwa uji kompetensi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK. “Pelaksanaan uji kompetensi ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja,” kata Iqbal.
Ia turut mengapresiasi sinergi antara pihak sekolah dan industri yang dinilai mampu memperkuat kesiapan siswa menghadapi tuntutan dunia kerja. “Melalui kegiatan ini, diharapkan lulusan SMK Negeri 6 Penajam tidak hanya memiliki pemahaman teori, tetapi juga keterampilan praktis yang sesuai dengan standar industri otomotif, khususnya sepeda motor Honda,” pungkasnya.












Discussion about this post