Aceh, Kabar SDGs – Gubernur Aceh Muzakir Manaf terus menguatkan upaya mewujudkan penyelenggaraan pemberangkatan jemaah umrah melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda. Sabtu siang, ia memfasilitasi pertemuan antara pendiri PT SAM Airlines Muchlis Hasyim dan Ketua Kesatuan Antar Travel Umrah dan Haji Aceh (KATUHA) Mahfud Ahmad Makam di Meuligoe Gubernur Aceh sebagai langkah awal menyatukan pelaku travel dan operator penerbangan yang berfokus pada layanan ibadah umrah.
Dalam keterangannya, Mualem menjelaskan bahwa ia menjembatani pertemuan tersebut untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menyusun mekanisme pemberangkatan. “Hari ini, saya memfasilitasi pertemuan Pak Muchlis dan Pak Mahfud serta Datin Seri Vie Shantie Khan, untuk membahas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah via Aceh,” ujarnya.
Ia optimis kerja sama SAM Airlines dengan PT PEMA akan menjadi penggerak baru bagi perekonomian Aceh. Menurutnya, langkah awal berupa opsi mencarter pesawat tetap akan menempatkan Aceh sebagai basis operasi. “Mereka tidak hanya melayani jamaah asal Aceh. Jika perlu, jamaah se-Nusantara bisa berangkat via Aceh dengan menggunakan jasa SAM Airlines,” kata Mualem.
Ia menekankan keunggulan geografis Aceh yang menjadikan durasi penerbangan lebih singkat menuju Jeddah. “Aceh–Jeddah itu hanya butuh waktu 6 hingga 6,5 jam penerbangan. Jadi, biayanya tentu lebih murah jika berangkat via Aceh. Hal ini tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi saudara se-Nusantara,” ucapnya.
Datin Seri Vie Shantie Khan dari PT SAM Airlines menyebut pihaknya telah menyiapkan 3 hingga 10 pesawat guna mendukung target pemberangkatan perdana pada Januari 2026. Muchlis Hasyim menambahkan keyakinan bahwa SAM Airlines dapat segera beroperasi. “Pak Gubernur bahkan menargetkan agar pada Januari atau paling telat Februari, SAM Airlines sudah memberangkatkan jamaah umrah,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa proses perizinan masih berlangsung dan menjadi fokus utama selain penyiapan jamaah. “Pesawat sudah ada, namun ijin dan jamaah yang masih terus kita pastikan. Karena itu, kami mengapresiasi Pak Gubernur yang telah mempertemukan kami dengan pihak travel untuk membahas ini,” ujarnya.
Ketua KATUHA Mahfud Ahmad Makam memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan travel umrah agar target jumlah jamaah untuk pemberangkatan awal dapat terpenuhi. “Target Pak Gubernur di Januari. Karena itu, kita terus berkoordinasi agar jumlah jamaah mencukupi. Jika tidak mencukupi, maka akan kita berangkatkan di Februari,” katanya.












Discussion about this post