Bandar Lampung, Kabar SDGs – Pemerintah Kota Bandar Lampung tengah menyiapkan rencana pembangunan sport center di Kecamatan Kemiling yang diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas olahraga berskala besar di Provinsi Lampung. Pembangunan tersebut direncanakan berada di kawasan Bukit Kemiling Permai dengan menggunakan lahan yang disebut sebagai aset milik Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandar Lampung, Zakky Irawan, menyampaikan bahwa kepastian mengenai status kepemilikan lahan menjadi salah satu aspek yang ditangani pihaknya. Sebagai pengelola keuangan dan aset daerah, BKAD akan memastikan dokumen kepemilikan lahan tersedia sebagai bagian dari persiapan pembangunan.
“Kalau untuk lokasinya InsyaAllah itu tanah Pemkot, dan lokasinya ada di Bukit Kemiling Permai. Dan saya pastikan kalau itu tanah milik Pemkot,” ujar Zakky saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/9/2026).
Ia menjelaskan, BKAD akan menyiapkan berbagai dokumen serta bukti yang menunjukkan kepemilikan lahan oleh pemerintah kota. Sementara itu, aspek perencanaan pembangunan dan pelaksanaan pekerjaan akan ditangani perangkat daerah sesuai dengan kewenangannya.
“Karena saya di bagian keuangan dan aset, jadi saya akan menyiapkan bukti-bukti bahwa tanah itu milik Pemkot. Terkait perencanaan pembangunannya itu ada di Baperida dan pengerjaannya ada di PU,” jelasnya.
Rencana sport center tersebut juga berkaitan dengan pengembangan fasilitas olahraga akuatik. Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah mengungkap rencana pembangunan fasilitas renang di kawasan Kemiling dengan kebutuhan lahan sekitar dua hektare.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana sebelumnya belum menyampaikan secara rinci mengenai proyek pembangunan yang sedang dipersiapkan pemerintah daerah. Ia hanya memberikan gambaran bahwa akan terdapat terobosan pembangunan yang dinilai berbeda dari program sebelumnya.
“Pokoknya ada yang membuat spektakuler, tunggu saja. Ada terobosan pembangunan yang akan dilakukan Pemkot Bandar Lampung, tapi ya nanti dulu masih rahasia lah, tunggu saja,” kata Eva beberapa hari sebelumnya.
Eva menyebut pemerintah kota tetap menjalankan berbagai agenda pembangunan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia mengatakan sejumlah sektor dasar masih menjadi perhatian utama, terutama kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur.
“Kalau untuk pembangunan kita tetap, tapi yang diprioritaskan kita kesehatan, pendidikan, karena kesehatan dan pendidikan ini prioritas bagi masyarakat Bandar Lampung dan juga infrastruktur,” ujarnya.
Saat kembali ditanya mengenai proyek infrastruktur yang direncanakan menjadi salah satu ikon atau terobosan baru Kota Bandar Lampung pada 2027, Eva belum mengungkapkan detailnya dan meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi.
“Nanti ada. Jangan geh, jangan sekarang,” ujar Eva Dwiana.
Informasi mengenai rencana fasilitas olahraga akuatik tersebut kemudian disampaikan Eva melalui unggahan di media sosial. Dalam pertemuannya dengan pengurus olahraga akuatik, ia menyampaikan bahwa pemerintah kota berencana membangun sport center khusus renang di kawasan Kemiling dengan luas lahan sekitar dua hektare.
“Doakan kami, kita akan bangun sport center renang di Kemiling, luasnya kurang lebih dua hektare. Khusus untuk renang,” kata Eva.











Discussion about this post