• HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
16 Oktober 2026
No Result
View All Result
Kabar SDGs
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI
No Result
View All Result
Kabar SDGs
No Result
View All Result
Home SUSTAINABILITY EKONOMI

Selamatkan 18,6 Hektare Sawah di Sumbawa, Kementerian PU Salurkan 25 Ribu Liter Air Irigasi

by Riski Yanti
31 Agustus 2026
Selamatkan 18,6 Hektare Sawah di Sumbawa, Kementerian PU Salurkan 25 Ribu Liter Air Irigasi
16
SHARES
103
VIEWS
Bagikan di FacebookWhatsapp

Jakarta, KabarSDGs – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat penanganan dampak kekeringan pada sektor pertanian dengan memastikan ketersediaan air bagi lahan sawah yang terdampak.

Melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I Mataram, Kementerian PU menyalurkan 25.000 liter air irigasi untuk membantu menyelamatkan tanaman padi dari ancaman gagal panen di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

BACA JUGA

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

14 Oktober 2026
KemenPU Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

KemenPU Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

13 Oktober 2026
Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Percepat Pemulihan 8 Titik Longsor di Ruas Tapan–Jambi

Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Percepat Pemulihan 8 Titik Longsor di Ruas Tapan–Jambi

13 Oktober 2026

Distribusi air irigasi dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026) selama tujuh jam, mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WITA, pada Daerah Irigasi (DI) Mamak, Desa Hijrah, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa.

Penyaluran dilakukan menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter sebanyak lima kali perjalanan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU terus memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap dampak kekeringan, termasuk melalui optimalisasi sumber daya air yang tersedia untuk menjaga keberlanjutan layanan irigasi bagi masyarakat.

“Air merupakan fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu, termasuk dengan mengoptimalkan infrastruktur sumber daya air agar air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Menteri Dody.

Air tersebut dimanfaatkan untuk penyiraman areal persawahan seluas 18,6 hektare yang mengalami kekeringan dan berpotensi mengalami gagal panen.

Sebanyak 40 petani yang mengusahakan tanaman padi pada Musim Tanam (MT) II menjadi penerima manfaat kegiatan tersebut. Saat distribusi dilakukan, tanaman padi rata-rata telah berusia sekitar 70 hari.

Langkah distribusi air ini merupakan bentuk respons Kementerian PU dalam membantu petani yang lahannya terdampak kekeringan.

Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengupayakan pemenuhan kebutuhan air, terutama pada areal yang masih dapat diselamatkan.

D.I Mamak memiliki luas layanan sekitar 3.800 hektare dengan sumber utama air berasal dari Bendungan Mamak.

Dalam kondisi kekeringan, alternatif sumber air juga diupayakan melalui Sungai Lape dengan melakukan pemompaan dari air buangan irigasi untuk mendukung kebutuhan air di lahan pertanian.

BBWS Nusa Tenggara I akan terus mengupayakan distribusi air secara bertahap sesuai kondisi ketersediaan sumber air.

Salurkan 4.700 Liter Air Bersih untuk Warga Kota Bima

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I Mataram juga melakukan upaya penanganan dampak kekeringan di wilayah Nusa Tenggara Barat, melalui kegiatan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Lingkungan Bina Baru, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasana E Barat, Kota Bima.

Distribusi air bersih dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026) mulai pukul 16.05 WITA hingga 18.30 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, BBWS Nusa Tenggara I Mataram mengerahkan satu unit truk tangki dengan kapasitas 4.700 liter untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Sebanyak 4.700 liter air bersih telah disalurkan kepada 145 kepala keluarga (KK) atau sekitar 225 jiwa yang terdampak kekeringan di kawasan permukiman warga.

Kegiatan distribusi air bersih ini merupakan bagian dari respons Kementerian PU dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekeringan.

Pelaksanaan di lapangan berlangsung lancar dengan kondisi cuaca cerah dan akses menuju lokasi dalam kondisi baik.

Air bersih yang didistribusikan berasal dari sumber air dalam kondisi normal dan diangkut menggunakan truk tangki air bersih. Jarak antara sumber air dengan lokasi penanganan sekitar 5 kilometer.

Perwakilan masyarakat sekaligus Babinsa Kelurahan Dara, Sahrul Akbar, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.

“Masyarakat setempat berterima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan oleh BBWS Nusa Tenggara I Mataram,” ujar Sahrul.

Kementerian PU akan terus melakukan koordinasi lintas sektor dan optimalisasi sumber air yang tersedia, Kementerian PU berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menghadapi dampak kekeringan serta mendukung terwujudnya swasembada pangan.

Share6SendTweet4
Previous Post

375 Infrastruktur Sanitasi di Sumut Dibangun, Libatkan Pekerja Lokal

Next Post

Bandung Legend Tembus 16 Besar di Jepang

Next Post
Bandung Legend Tembus 16 Besar di Jepang

Bandung Legend Tembus 16 Besar di Jepang

Menteri Dody Targetkan 3 Sekolah Rakyat di Kepri Rampung Juni 2027

Menteri Dody Targetkan 3 Sekolah Rakyat di Kepri Rampung Juni 2027

Discussion about this post

NEWS UPDATE

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

Prashanti Hotel Lampung Gelar Topping Off Siap Hadirkan Konsep Wellness

14 Oktober 2026
Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

Elnusa Bidik Pasar Internasional untuk Perkuat Pertumbuhan Bisnis

14 Oktober 2026
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System

14 Oktober 2026
Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

Kaltim Kekurangan Pasokan Daging Domba hingga 50 Persen Kebutuhan

14 Oktober 2026
Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

Aktivasi Creative Hub Perkuat 50 Talenta Kreatif di Banten

14 Oktober 2026

POPULAR

  • Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    Cargill Raih Gold Award ISDA Berkat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

    3792 shares
    Share 1517 Tweet 948
  • Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

    3783 shares
    Share 1513 Tweet 946
  • PTBA Buka Pendaftaran Program BIDIKSIBA 2026

    3728 shares
    Share 1491 Tweet 932
  • Kerja Sama Shopee dan J&T Express Berakhir Setelah Bertahun Lamanya

    4080 shares
    Share 1632 Tweet 1020
  • Minamas Plantation Berbagi dengan Anak Yatim di Pekanbaru

    3755 shares
    Share 1502 Tweet 939

NEWS CHANNELS

  • AKADEMIKA
  • CSR
  • EKONOMI
  • GALERI
  • HOT NEWS
  • INTERVIEW
  • KESEHATAN
  • KESRA
  • LINGKUNGAN
  • OPINION
  • PENDIDIKAN & IPTEK
  • SUSTAINABILITY
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • UKM CORNER

INFORMATION

  • About Us
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Contact

CONTACT

Hubungi redaksi melalui email di bawah ini:

redaksi@kabarsdgs.com

 

No Result
View All Result
  • HOME
  • SUSTAINABILITY
  • CSR
  • UKM CORNER
  • AKADEMIKA
  • TRAVEL & LIFESTYLE
  • INTERVIEW
  • OPINION
  • GALERI

© 2020 Kabar SDGS - Hak cipta dilindungi oleh undang - undang.