Denpasar, Kabar SDGs – Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Ni Putu Tutik Kusuma Wardhani menilai Gerakan Langit Biru Indonesia dapat menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam. Menurutnya, gerakan tersebut perlu dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial dengan mendorong keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan dalam menjaga lingkungan.
Tutik mengatakan upaya pelestarian alam membutuhkan partisipasi dari berbagai unsur masyarakat. Beragam kegiatan yang digelar dalam Gerakan Langit Biru Indonesia, seperti membersihkan lingkungan, menanam pohon dan melakukan penghijauan, menebarkan bibit ikan ke danau, hingga melepasliarkan tukik, dinilai sebagai bentuk konkret kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem.
“Gerakan Langit Biru Indonesia adalah momentum untuk pelestarian alam,” kata Tutik Wardhani di sela acara Gerakan Langit Biru Indonesia di Denpasar, Minggu (23/8).
Politisi asal Kabupaten Buleleng tersebut juga menyoroti kegiatan pelepasliaran tukik sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap upaya menjaga keberlangsungan satwa yang dilindungi. Ia menilai perlindungan terhadap satwa dan habitatnya merupakan tanggung jawab bersama agar kekayaan alam Indonesia dapat tetap dinikmati oleh generasi mendatang.
Gerakan Langit Biru Indonesia digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah dengan melibatkan kader partai bersama masyarakat.
Menurut Tutik, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Warga tidak hanya diposisikan sebagai penerima manfaat, tetapi juga didorong menjadi pelaku utama dalam menjaga kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.
“Melalui gerakan bersih-bersih, penanaman pohon penghijauan, penebaran bibit ikan ke danau, bahkan pelepasliaran tukik sebagai wujud pelestarian satwa langka yang telah dilindungi undang-undang, sebagai upaya pelestarian terwujud di Indonesia,” ujarnya.
Ia mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Partai Demokrat untuk hadir dan bekerja bersama masyarakat. Menurut Tutik, aktivitas politik seharusnya tidak hanya berkutat pada persoalan kontestasi dan kekuasaan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan.
Rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi kader Demokrat untuk berinteraksi secara langsung dengan warga. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan dan aspirasi yang mereka hadapi kepada para wakil rakyat untuk kemudian diperjuangkan melalui jalur pemerintahan.
Tutik menegaskan bahwa menyerap aspirasi warga merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai anggota DPR RI. Berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat, termasuk isu lingkungan, masalah sosial, maupun kebutuhan pembangunan, akan menjadi bahan untuk disampaikan dan diperjuangkan kepada pemerintah.
Ia berharap semangat Gerakan Langit Biru Indonesia tetap berjalan meskipun rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat telah selesai. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan perlu dibangun menjadi kebiasaan dan dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini merupakan wujud nyata Partai Demokrat turun bersama-sama masyarakat menjaga kelestarian alam Indonesia,” ujarnya.
Tutik juga mendorong agar kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan organisasi politik dalam menjaga lingkungan terus diperkuat. Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan keseimbangan alam dan keberlanjutan lingkungan.
Selain mendorong pelestarian alam, kegiatan tersebut dinilai dapat mempererat hubungan antara Partai Demokrat dan masyarakat. Tutik berharap keterlibatan kader secara langsung di tengah warga dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas serta memperkuat kepercayaan masyarakat.
Gerakan Langit Biru Indonesia pada akhirnya diharapkan tidak berhenti sebagai rangkaian kegiatan peringatan, melainkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mendorong masyarakat untuk menjaga lingkungan secara bersama-sama. Upaya tersebut menjadi bagian dari dorongan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, hijau, dan mampu mempertahankan kelestarian alam bagi generasi mendatang.












Discussion about this post